Para Nahkoda dan ABK Kapal Nelayan Pontianak Hadiri Undangan Sosialisasi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalbar

- Penulis

Kamis, 21 November 2024 - 06:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuburaya, KALBAR, Jalurkhusus.com – Kamis tanggal 21 November 2024

Sejumlah nahkoda kapal nelayan dan pemilik kapal nelayan menghadiri undangan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat UPT Pelabuhan Perikakanan untuk agenda Diseminasi SHTI Di Pelabuhan Perikanan Pontianak.

“Dalam kesempatan tersebut para nahkoda sempat menyampaikan aspirasi mengenai biaya penambatan kapal selama tidak beraktivitas atau berlayar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nasir sumito sebagai nahkoda kapal dan perwakilan nelayan mengatakan, Kepada beberapa Awak Media Bahwa Dalam pertemuan tersebut, mereka menyampaikan keluhannya bahwa selama periode tersebut, kondisi laut yang tidak mendukung serta hasil tangkapan yang minim membuat mereka kesulitan menutupi berbagai biaya operasional, seperti bahan bakar, perawatan kapal, dan kewajiban retribusi.

Selain itu Para nahkoda, yang juga bertindak sebagai pemilik kapal nelayan, berharap pihak terkait dapat memberikan solusi atas permasalahan ini.

Baca Juga:  Aparat Gabungan Bertindak!!Grebek Gudang Oli Dikubu Raya diduga Menampung Oli Palsu

Mereka mengusulkan beberapa bentuk bantuan, seperti keringanan atau penangguhan biaya retribusi, subsidi operasional, atau dukungan lainnya yang dapat meringankan beban mereka selama masa sulit ini.

” Harapan mereka adalah agar keberlanjutan usaha perikanan tetap terjaga dan kehidupan para nelayan tidak semakin terpuruk”.

Terkait hal ini pihak UPT Pelabuhan Perikanan belum bisa mengambil sikap karena pejabat yang berwenang tidak ada ditempat sedang tugas di luar kota.

Maka dari itu sampai saat ini pihak nahkoda dan nelayan yang turut hadir di undangan tersebut belum bisa mendapatkan solusi yang tepat dari dinas Kelautan dan perikanan provinsi Kalimantan Barat .

“Semoga dengan adanya pertemuan selanjutnya,dinas bisa memberikan solusi yang sangat baik terkait apa yang kami sampaikan.” Ujar Nasir Sumito

(Teja)

Berita Terkait

Ketua DPC LIN Kubu Raya Nurjali, S.Pd.I Ucapkan Selamat atas Pelantikan AKP Ambril sebagai Kasat Reskrim Polres Kubu Raya
Joni Iskandar Ucapkan Selamat atas Pelantikan AKP Ambril sebagai Kasat Reskrim Polres Kubu Raya
Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Limbah Cair di Sekitar Bebek Boedjang Dikeluhkan Warga, Pihak Pengelola Sebut DLK Sudah Tinjau Lokasi
Pembagian Bantuan KPM di Desa Teluk Empening Disorot Warga, Diduga Tidak Transparan
Bongkar Mafia Pasca Panen di BBPP Bojong Picung, Petani Jadi Alat Komersial Terselubung
Dugaan Aktivitas PETI Kembali Marak di Nanga Taman Sekadau, inisial KK kordinator lama kembali
Viral Dugaan Bandar Narkoba Baku Hantam dan Terdengar Penembakan di Gang Angket, Polisi Beri Respons
SPBU 66.0624 Diduga Jadi Sarang Mafia Solar Subsidi, Awak Media Temukan Mobil Angkut Jeriken Keluar Masuk Bebas
Berita ini 0 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:40

Ketua DPC LIN Kubu Raya Nurjali, S.Pd.I Ucapkan Selamat atas Pelantikan AKP Ambril sebagai Kasat Reskrim Polres Kubu Raya

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:57

Joni Iskandar Ucapkan Selamat atas Pelantikan AKP Ambril sebagai Kasat Reskrim Polres Kubu Raya

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:35

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Limbah Cair di Sekitar Bebek Boedjang Dikeluhkan Warga, Pihak Pengelola Sebut DLK Sudah Tinjau Lokasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 05:43

Pembagian Bantuan KPM di Desa Teluk Empening Disorot Warga, Diduga Tidak Transparan

Senin, 1 Juni 2026 - 14:29

Bongkar Mafia Pasca Panen di BBPP Bojong Picung, Petani Jadi Alat Komersial Terselubung

Senin, 1 Juni 2026 - 07:20

Viral Dugaan Bandar Narkoba Baku Hantam dan Terdengar Penembakan di Gang Angket, Polisi Beri Respons

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:21

SPBU 66.0624 Diduga Jadi Sarang Mafia Solar Subsidi, Awak Media Temukan Mobil Angkut Jeriken Keluar Masuk Bebas

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:14

Diduga Jadi “Penguasa Proyek” di Desa Sendiri, Kades Terentang Hilir Disorot Proyek Jalan APBD Rp396 Juta Diduga Bermasalah

Berita Terbaru