Harisson Sekda Ajak Masyarakat Wujudkan Lingkungan Bersih Melalui Gerakan Indonesia Asri

- Penulis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 02:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalurkhusus.com]

PONTIANAK-Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. H. Harisson, M.Kes., menghadiri Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dipusatkan di Halaman Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan nasional untuk membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman.

Dalam laporannya, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kalimantan Barat, Suherman, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI berpedoman pada arahan Presiden Republik Indonesia saat Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah pada 2 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Gerakan ini juga mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 6.11/889/SD tentang Pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI serta Surat Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Nomor 100.2.4/E.9.05/BAK tanggal 26 Juni 2026.

 

Menurut Suherman, gerakan tersebut bertujuan membangun kesadaran, kepedulian, dan partisipasi aktif masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah melalui aksi kolektif yang berkelanjutan. Selain itu, gerakan ini juga diharapkan mampu menggerakkan sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, komunitas, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

 

“Rangkaian kegiatan Gerakan Indonesia ASRI di Provinsi Kalimantan Barat meliputi aksi kerja bakti bersama yang diikuti ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, TNI, Polri, dan masyarakat, penanaman 50 pohon, pasar murah sebanyak 1.000 paket sembako, penyaluran bantuan perlengkapan sekolah kepada 75 anak, serta aksi donor darah dengan target 100 pendonor,” jelas Suherman.

 

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, mengatakan bahwa pembangunan dan modernisasi tidak terlepas dari berbagai tantangan lingkungan, seperti persoalan sampah, polusi, hingga menurunnya kualitas kebersihan dan keindahan kota. Menurutnya, persoalan tersebut telah menjadi isu strategis nasional karena berkaitan erat dengan kesehatan masyarakat, ketahanan lingkungan, dan keberlanjutan pembangunan.

 

“Untuk menjawab tantangan itulah Pemerintah mencanangkan Gerakan Indonesia ASRI, yaitu Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Gerakan ini merupakan upaya strategis nasional untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, tertata, dan aman di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Harisson.

 

Ia menegaskan bahwa keempat pilar dalam Gerakan Indonesia ASRI saling berkaitan dan saling menguatkan. Lingkungan yang bersih dan indah akan menciptakan lingkungan yang sehat dan aman, sekaligus menjadi fondasi dalam membangun perubahan perilaku masyarakat agar semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Polsek Pengkadan Mediasi Kasus Perundungan Anak di Pengkadan Berakhir Damai, Diselesaikan Secara Kekeluargaan dan Adat Desa

 

Harisson juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Gerakan Indonesia ASRI di Kalimantan Barat, mulai dari unsur TNI, Polri, ASN, BUMD, dunia usaha, hingga masyarakat. Ucapan terima kasih secara khusus juga disampaikan kepada Yayasan Masjid Raya Mujahidin Pontianak yang telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

 

“Semoga langkah yang kita mulai hari ini memberikan dampak yang luas bagi terwujudnya lingkungan yang bersih, aman, nyaman, sehat, dan tertib di Provinsi Kalimantan Barat,” katanya.

 

Pada hari yang sama, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga mengikuti pencanangan Gerakan Indonesia ASRI secara virtual yang dilaksanakan secara nasional dan dipusatkan di Kota Malang oleh Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri.

 

Sebagai bentuk implementasi gerakan tersebut di Kalimantan Barat, Pemerintah Provinsi melaksanakan berbagai kegiatan, di antaranya penanaman pohon di kawasan Masjid Raya Mujahidin Pontianak, aksi kerja bakti atau bersih-bersih lingkungan, penyelenggaraan pasar murah dengan menyediakan 1.000 paket sembako yang terdiri atas beras, minyak goreng, dan telur, pembagian 75 paket perlengkapan sekolah bagi anak yatim piatu, serta aksi donor darah.

 

Harisson berharap Gerakan Indonesia ASRI tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi budaya yang terus digalakkan di seluruh daerah di Kalimantan Barat.

 

“Kita mengharapkan ke depan, dengan dukungan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat, kegiatan kurve atau kerja bakti dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga Kota Pontianak maupun seluruh wilayah Kalimantan Barat benar-benar menjadi daerah yang aman, sehat, resik, dan indah,” tutupnya.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Barat yang juga Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Windy Prihastary, S.STP., M.Si., para Staf Ahli Gubernur, para Asisten Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Ketua Yayasan Masjid Raya Mujahidin Pontianak, pimpinan BUMD Provinsi Kalimantan Barat, serta seluruh peserta Gerakan Indonesia ASRI.

Berita Terkait

Nurjali Ucapkan Selamat kepada Rahmadani “Perbedaan Pilihan Berakhir, Saatnya Bersatu Membangun Desa”
Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang
Terbakarnya Tempat Parkir Truk Di jalan Khatulistiwa Tidak Memakan Korban
Sungai Pawan Keruh , Publik Pertanyakan Efektivitas Pengawasan Penegakan Hukum di Sandai !!!
Jangan Tunda Lagi! Kecamatan Kumpai Raya Harus Menjadi Kado Istimewa Hari Kemerdekaan RI
INVESTIGASI | Kantor Desa Kenyauk Bergembok Saat Jam Kerja, Warga: Kades Diduga Lebih Sibuk Urus Lanting Jek (Alat Sedot Emas Ilegal) di Sungai
Subaidi dan Nurjali Desak Pemda Bongkar Penyebab Mandeknya Operasional Kecamatan Kumpai Raya
Ketua DPRD Terima Berkas Hasil Audit BPK dari LIN, Lanjut Untuk Perbaiki atau Diam Bekasi Tambah Rusak!!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:01

Nurjali Ucapkan Selamat kepada Rahmadani “Perbedaan Pilihan Berakhir, Saatnya Bersatu Membangun Desa”

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:01

Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:06

Terbakarnya Tempat Parkir Truk Di jalan Khatulistiwa Tidak Memakan Korban

Senin, 20 Juli 2026 - 07:09

Sungai Pawan Keruh , Publik Pertanyakan Efektivitas Pengawasan Penegakan Hukum di Sandai !!!

Senin, 20 Juli 2026 - 02:24

Jangan Tunda Lagi! Kecamatan Kumpai Raya Harus Menjadi Kado Istimewa Hari Kemerdekaan RI

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:29

Subaidi dan Nurjali Desak Pemda Bongkar Penyebab Mandeknya Operasional Kecamatan Kumpai Raya

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:45

Ketua DPRD Terima Berkas Hasil Audit BPK dari LIN, Lanjut Untuk Perbaiki atau Diam Bekasi Tambah Rusak!!

Sabtu, 11 Juli 2026 - 02:02

Harisson Sekda Ajak Masyarakat Wujudkan Lingkungan Bersih Melalui Gerakan Indonesia Asri

Berita Terbaru