Bobroknya Pengelolaan Anggaran di Dinkes Karawang, LIN: Ada Anggaran Keluar Barangnya dimana, Kejaksaan di Minta Usut Dalangnya

- Penulis

Jumat, 4 Juli 2025 - 10:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Jalurkhusus.com – Terkuak alasan kenapa Kepala Dinas Kesehatan tidak mau menemui Lembaga Investigasi Negara saat audiensi beberapa waktu lalu.

Menurut Ketua Lembaga Investigasi Negara (LIN) DPC Karawang (Ependi) kepada Jejakhukum.net, Jum’at (04/07/25) menjelaskan tentang dugaan adanya tindak pidana Korupsi yang dilakukan oleh mereka yang memiliki kewenangan di Dinkes.

Diantara data yang dimiliki oleh Lembaga Investigasi Negara saat ini, menurut Ependi segera mungkin akan di laporkan kepada institusi penegak hukum bilamana dari Dinas terkait tidak ada memberikan klarifikasi tentang hal ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Kami sudah menghubungi beberapa pejabat utama di dinas tersebut, namun dari mereka sebagian kaget akan hal ini, dan sebagian ada yang meminta untuk menemui bagian program” Jelas Dia.

Lanjutnya, Ependi juga tidak segan-segan akan melaporkan hal ini  ke Kejaksaan Agung, bila pemilik kebijakan tidak segera mengklarifikasi dengan data yang sebenarnya.

” Saya pastikan, laporan Lembaga Investigasi Negara sampai ke Kejaksaan Agung RI, bilamana Kadinkes tidak segera menjelaskan hal yang dimaksud melalui datanya yang sudah hasil dari pemeriksaan BPK tahun anggaran 2022, walaupun nantinya berkas tersebut dipastikan sampai lagi ke Kejaksaan Negri, pastinya dalam pantauan pusat ” kata Ependi.

Baca Juga:  Proyek Cor jalan gang Anggaran Apbd di desa parit baru sangat miris dan merah

Dalam hal ini, sambung Ependi, Lembaga Investigasi Negara yang di pimpinnya, berharap sedikitnya dapat berkontribusi kepada negara, setidaknya meminimalisir terjadinya praktek tindak pidana korupsi di wilayah kabupaten Karawang.

” Saya sampaikan kepada seluruh anggota yang terlibat dalam membesarkan LIN selama ini, jadikan lembaga ini sebagai naungan kalian, yang mana melalui Lembaga Investigasi Negara (LIN), banyak otak kotor yang ingin mengeruk uang negara dalam hal ini (Karawang) demi kepentingan pribadi dan golongan nya  setidaknya perlahan dapat berkurang, dan  bilamana hal tersebut masih berlanjut, team dari LBH LIN, tidak segan-segan untuk melaporkan nya ke Kejaksaan untuk segera diproses hukum, tutupnya

(Red)

Berita Terkait

Bapenda Bekasi Disorot: Rp120 Miliar Insentif Dipertanyakan, Dugaan Kebocoran Pajak Ikut Terkuak
Klarifikasi Resmi APMS 66.06.23 Kapuas Hulu Terkait Berita Yang Beredar
Kepsek ini Enggan Memberikan Kejelasan Terkait 407 juta Anggaran yang Disetor ke Kasda, LIN : Akan Bongkar Permasalahan Ini
Perbakin Kota Pontianak Audiensi dengan Kapolresta, Perkuat Sinergi Pembinaan Atlet Menembak
PETI Semakin Merajalela Di Semoncol,Aparat Penegak Hukum Berdiam Diri Tutup Mata Tutup Telinga!!
Diduga Bangun Opini Sesat dan Fitnah Publik, Tuduhan “Preman” terhadap Budi Dinilai Hoaks dan Cemarkan Nama Baik
RDP Mandek, Setwan DPRD Kabupaten Bekasi Bungkam, LIN Desak KPK Usut Insentif Rp. 126 Miliar Bagi ASN Pemungut Pajak di Bapenda
Integritas Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi di Pertanyakan, 120 Milliar Insentif bagi ASN Pemungut Pajak Diduga Belum Memiliki PERBUP, LIN: Permasalahan ini akan Kami Bawa ke KPK
Berita ini 23 kali dibaca
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:56

Bapenda Bekasi Disorot: Rp120 Miliar Insentif Dipertanyakan, Dugaan Kebocoran Pajak Ikut Terkuak

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:11

Klarifikasi Resmi APMS 66.06.23 Kapuas Hulu Terkait Berita Yang Beredar

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:44

Kepsek ini Enggan Memberikan Kejelasan Terkait 407 juta Anggaran yang Disetor ke Kasda, LIN : Akan Bongkar Permasalahan Ini

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:42

Perbakin Kota Pontianak Audiensi dengan Kapolresta, Perkuat Sinergi Pembinaan Atlet Menembak

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:34

PETI Semakin Merajalela Di Semoncol,Aparat Penegak Hukum Berdiam Diri Tutup Mata Tutup Telinga!!

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:29

RDP Mandek, Setwan DPRD Kabupaten Bekasi Bungkam, LIN Desak KPK Usut Insentif Rp. 126 Miliar Bagi ASN Pemungut Pajak di Bapenda

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:43

Integritas Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi di Pertanyakan, 120 Milliar Insentif bagi ASN Pemungut Pajak Diduga Belum Memiliki PERBUP, LIN: Permasalahan ini akan Kami Bawa ke KPK

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:10

Di Tengah Kasus Emas Ilegal,PETI Semakin Marak Di bukit Hitam,Diduga Ada Setoran

Berita Terbaru