Anggaran Desa Jadi Bancakan, Ratusan Desa di Bekasi Patut Diselidiki Kejaksaan!

- Penulis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 12:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi, Jalurkhusus.com – Dugaan Penyimpangan anggaran yang terjadi di banyak Desa bukanlah hal baru. Ini terjadi dikarenakan banyak faktor yang membuat kepala Desa melakukan nya.

Salah satu faktor utama yang membuat perilaku itu terjadi, kemungkinan upah atau gaji yang tidak berimbang. Hanya 72 juta dalam satu tahun., berarti hanya 6 juta dalam setiap bulannya.

Mengingat konteks awal perhelatan untuk mendapatkan kursi tersebut, setiap individu dipastikan akan menggelontorkan uang ratusan juta hingga milliaran rupiah hanya untuk mendapatkan simpatik warganya. Lalu bagaimana caranya uang yang sudah terlanjur digelontorkan dapat kembali?hal inilah yang seharusnya para penegak hukum faham.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kajiannya bidang Hukum Lembaga Investigasi Negara (LIN) bersama akar rumputnya melakukan survei ke puluhan Desa, dan hasilnya  sangat mencengangkan.

Lewat data yang dimiliki oleh LIN, hampir semua desa tidak berani melakukan ke transparansian saat dikonfirmasi. Fakta dilapangan menunjukkan kinerja Inspektorat jelas diragukan.

Menurut Fadhil (Sekretaris DPC), mengatakan pada Jejakhukum.net, Rabu (08/10/25), beberapa Desa saat ini masuk dalam laporan kami ke Kejaksaan negeri untuk segera diproses tentang perbuatan hukum Kepala Desa yang diduga melakukan Maladministrasi SPJ untuk kepentingan pribadi dan golongan nya.

” Ada 3 desa yang kami laporkan dan satu sekolah ke Kejaksaan negeri Kabupaten Bekasi hari ini, kami berharap Kejaksaan negeri Bekasi dapat bertindak cepat. Hal ini kami lakukan tak lain agar ada efek jera bagi mereka yang rakus akan uang haram” Ujarnya.

Baca Juga:  Dump Truk Bermuatan Sawit Diduga Jadi Penyebab Keretakan Proyek Rabat Beton Gang Tongkang Milik Perkim Kalbar

Fadhil juga sudah menyiapkan beberapa laporan lembaga nya yang akan ditujukan ke Kejaksaan tinggi dalam waktu dekat.

” Dalam waktu dekat sepertinya ada beberapa dinas dan sekolah lagi yang akan kita laporkan kemungkinan akan kita bawa ke Kejaksaan tinggi Jawa Barat. Kelengkapan datanya terbilang cukup, kembali ke Penegak hukum nya, apakah bisa di percepat proses pemanggilan nya, itu saja. Perkembangan dari setiap laporan ini pastinya kami akan beberkan kepada media, agar rakyat tahu , disetiap anggaran baik DD yang ada di Desa atau pun dana BOS yang ada di sekolah, adalah hak setiap masyarakat, hanya saja baik Kepala Desa atau Kepsek memiliki kapasitas hanya sebagai Manajer yang mengatur, dengan catatan bukan untuk dikuasai apalagi dikorupsi, tutupnya.

Perlunya pengawasan eksternal dalam hal ini media atau lembaga sosial kontrol lainnya adalah hal terpenting sebagai penyeimbang dari sisi luar, karna kalau hanya mengharapkan kinerja Inspektorat, dipastikan tidak akan mampu. Seharusnya negara juga memperhatikan hak-hak dari lembaga yang massive melakukan kontrol sosial tersebut, agar keberimbangan yang diharapkan oleh semua pihak nyata adanya. (Red)

Berita Terkait

Sangat Menyetuh hati Ilham Yang Alami lumpuh Sejak kecil,Kini Butuh Uluran Tangan Kita semua
Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum
PETI Aktif di Semerangkai Tidak Sesuai Fakta Tim Temukan Lanting Hanya Terparkir, Tidak Ada Aktivitas Penambangan
Kadis Kominfo Lambar Buka Suara Soal Isu Larangan Kendaraan Plat Luar di Area Pemda
Di Tengah Banjir, Dinkes Bekasi Hadir 24 Jam Jaga Kesehatan Masyarakat
Bupati Karawang Tebar Kebaikan di Kampung Halaman, Ratusan Warga Terima Santunan
Kasat Reskrim Polres Sintang Sulit Ditemui Wartawan,Disindir Keras Aktivis Muda Kalbar Dandi Rahmansyah
13 Dapur MBG Milik H.Widodo Dipertanyakan, Orang Tua Murid SDN 71 Pontianak Soroti Kualitas Makanan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 16:08

Sangat Menyetuh hati Ilham Yang Alami lumpuh Sejak kecil,Kini Butuh Uluran Tangan Kita semua

Minggu, 5 April 2026 - 13:31

Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum

Jumat, 3 April 2026 - 16:59

PETI Aktif di Semerangkai Tidak Sesuai Fakta Tim Temukan Lanting Hanya Terparkir, Tidak Ada Aktivitas Penambangan

Rabu, 1 April 2026 - 13:04

Kadis Kominfo Lambar Buka Suara Soal Isu Larangan Kendaraan Plat Luar di Area Pemda

Selasa, 31 Maret 2026 - 03:49

Di Tengah Banjir, Dinkes Bekasi Hadir 24 Jam Jaga Kesehatan Masyarakat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:50

Kasat Reskrim Polres Sintang Sulit Ditemui Wartawan,Disindir Keras Aktivis Muda Kalbar Dandi Rahmansyah

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:46

13 Dapur MBG Milik H.Widodo Dipertanyakan, Orang Tua Murid SDN 71 Pontianak Soroti Kualitas Makanan

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:56

Buka Puasa Bersama Media, Dirut Bank Kalbar Harap Ramadan Jadi Bulan Keberkahan

Berita Terbaru