Ke Mana Rp632 Juta Sisa Anggaran Kecamatan Cibitung? LIN Siap Ungkap Dugaan Kejanggalan

- Penulis

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, Jalurkhusus.com – Hasil investigasi LIN ke masing-masing Kecamatan sepertinya banyak temuan yang seharusnya jadi perhatian Inspektorat. Hal ini memicu timbulnya pertanyaan lebih mendalam tentang penggunaan uang negara.

Menurut Fadhil,biasa dipanggil. Dia seorang aktivis antikorupsi yang tergabung dalam wadah Lembaga Investigasi Negara (LIN), menjelaskan perihal dugaan Penggelapan uang negara yang ada di Kecamatan Cibitung tahun 2024, sebesar 632 juta.

Dari Pagu sebesar Rp:18.973.116.267 dan Realisasi nya sebesar Rp:17.350.075.237. Adapun belanja yang dilakukan selama tahun anggaran 2024 diantaranya, belanja Barjas sebesar Rp. 9.727.559.853 dan Belanja Pegawai sebesar Rp.6.989.186.384 rupiah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari total anggaran yang sudah terealisasi ditemukan sejumlah uang tidak tercatat sebesar Rp.632.729.000.

” Hasil kajian dari data yang kami miliki, ada sisa uang yang cukup besar. Gelap atau digelapkan? kami masih menunggu konfirmasi Camat Cibitung” jelasnya.

Baca Juga:  PETI Aktif di Semerangkai Tidak Sesuai Fakta Tim Temukan Lanting Hanya Terparkir, Tidak Ada Aktivitas Penambangan

Hal ini menjelaskan bahwa Lembaga Investigasi Negara (LIN) berani membuka tabir yang selama ini ditutupi. Raport merah harus diberikan terhadap Kinerja Inspektorat Kabupaten Bekasi selama ini. Terlalu banyak anggaran yang tidak jelas dimasing-masing instansi, tapi tidak terperiksa dengan baik.

Permasalahan uang negara yang belum ada kejelasannya, kemungkinan akan segera dilaporkan.

” Terkait uang negara yang belum ada kejelasannya, kami sepakat dengan team hukum,akan segera melaporkannya ke Kejaksaan” , tutupnya.

Hingga berita ini ditayangkan, team redaksi belum mendapatkan konfirmasi yang jelas seputar permasalahan yang di maksud oleh Bapak Encun Sunarto, selaku Camat Cibitung.

(Red)

Berita Terkait

Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan
Dalih “Hanya Titipan” Dipertanyakan, Toko Erajaya Bike Diduga Rutin Jual LPG Subsidi Rp28 Ribu Tanpa Plang Resmi
Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata
Sangat Menyetuh hati Ilham Yang Alami lumpuh Sejak kecil,Kini Butuh Uluran Tangan Kita semua
Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum
PETI Aktif di Semerangkai Tidak Sesuai Fakta Tim Temukan Lanting Hanya Terparkir, Tidak Ada Aktivitas Penambangan
Kadis Kominfo Lambar Buka Suara Soal Isu Larangan Kendaraan Plat Luar di Area Pemda
Di Tengah Banjir, Dinkes Bekasi Hadir 24 Jam Jaga Kesehatan Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 12:33

Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan

Selasa, 14 April 2026 - 05:20

Dalih “Hanya Titipan” Dipertanyakan, Toko Erajaya Bike Diduga Rutin Jual LPG Subsidi Rp28 Ribu Tanpa Plang Resmi

Senin, 13 April 2026 - 11:41

Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata

Rabu, 8 April 2026 - 16:08

Sangat Menyetuh hati Ilham Yang Alami lumpuh Sejak kecil,Kini Butuh Uluran Tangan Kita semua

Minggu, 5 April 2026 - 13:31

Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum

Rabu, 1 April 2026 - 13:04

Kadis Kominfo Lambar Buka Suara Soal Isu Larangan Kendaraan Plat Luar di Area Pemda

Selasa, 31 Maret 2026 - 03:49

Di Tengah Banjir, Dinkes Bekasi Hadir 24 Jam Jaga Kesehatan Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 08:50

Bupati Karawang Tebar Kebaikan di Kampung Halaman, Ratusan Warga Terima Santunan

Berita Terbaru