PETI Aktif di Semerangkai Tidak Sesuai Fakta Tim Temukan Lanting Hanya Terparkir, Tidak Ada Aktivitas Penambangan

- Penulis

Jumat, 3 April 2026 - 16:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalurkhusus.com]

Sanggau, Kalbar – Pemberitaan salah satu media luar daerah yang menyebut adanya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) aktif di wilayah Semerangkai, Kecamatan Kapuas, mendapat bantahan keras dari hasil temuan di lapangan.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim yang turun langsung ke lokasi pada Kamis (2/4/2026) sore tidak menemukan adanya aktivitas penambangan seperti yang diberitakan. Sebaliknya, sejumlah lanting jek justru terlihat terparkir di tepian Sungai Kapuas tanpa aktivitas.

 

Fakta visual di lokasi memperlihatkan mesin tidak beroperasi, tidak ada pergerakan pekerja, serta tidak ditemukan tanda-tanda aktivitas produksi. Kondisi ini bertolak belakang dengan narasi yang menyebut kegiatan tambang masih berjalan.

 

Seorang warga setempat menegaskan bahwa aktivitas PETI di kawasan tersebut sudah lama berhenti.

 

“Sudah lama tidak kerja. Lanting itu hanya parkir saja, bukan beroperasi,” ujarnya.

Baca Juga:  Pelaksana Bantah Pembangunan Dapur MBG Desa Nanga Dua Tidak Sesuai Standar, Warga Soroti Dugaan Material Kayu Tak Sesuai RAB

 

Atas perbedaan mencolok ini, muncul pertanyaan serius terhadap validitas dan akurasi pemberitaan yang beredar. Publik pun berpotensi menerima informasi yang tidak utuh jika tidak dilakukan verifikasi langsung di lapangan.

 

Rilisan ini sekaligus menjadi bentuk klarifikasi berbasis fakta untuk meluruskan informasi yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi riil.

 

Di sisi lain, masyarakat berharap agar isu PETI tidak terus dijadikan polemik sepihak tanpa solusi. Persoalan ekonomi dan keterbatasan lapangan pekerjaan masih menjadi akar persoalan yang belum terselesaikan.

 

Masyarakat meminta semua pihak, termasuk media, untuk lebih mengedepankan prinsip keberimbangan, konfirmasi, dan cek fakta sebelum menyampaikan informasi ke publik.

 

Tanpa itu, pemberitaan berisiko menimbulkan stigma, memperkeruh suasana, serta merugikan masyarakat yang tidak lagi melakukan aktivitas seperti yang dituduhkan.

 

(Tim Investigasi)

Berita Terkait

SPBU 66.0624 Diduga Jadi Sarang Mafia Solar Subsidi, Awak Media Temukan Mobil Angkut Jeriken Keluar Masuk Bebas
Diduga Jadi “Penguasa Proyek” di Desa Sendiri, Kades Terentang Hilir Disorot Proyek Jalan APBD Rp396 Juta Diduga Bermasalah
Laporan dugaan pencemaran nama baik Hadi Mulyani di duga di beku kan Penyidik polres Melawi, propam Polda harus turun tangan*
Kinerja Kapolres Sekadau Dipertanyakan, Dugaan Maraknya PETI dan Penadah Emas Ilegal di Kabupaten Sekadau Kian Marak Tanpa Ada Tindakan Tegas APH
Pelaksana Bantah Pembangunan Dapur MBG Desa Nanga Dua Tidak Sesuai Standar, Warga Soroti Dugaan Material Kayu Tak Sesuai RAB
Kepsek jadi Tumbal Program MKKS, 2.5 juta Dana BOS Rela di Gelontorkan
Klarifikasi Tegas BBM Olahan Oli Bekas Milik Pemuda Mempawah Bukan “Solar Palsu”, Melainkan Bahan Bakar Alternatif untuk Nelayan
Diduga Jual Solar Subsidi Rp13 Ribu Per Liter, Pengawas SPBU Jerora Satu Sintang Bungkam 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:21

SPBU 66.0624 Diduga Jadi Sarang Mafia Solar Subsidi, Awak Media Temukan Mobil Angkut Jeriken Keluar Masuk Bebas

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:14

Diduga Jadi “Penguasa Proyek” di Desa Sendiri, Kades Terentang Hilir Disorot Proyek Jalan APBD Rp396 Juta Diduga Bermasalah

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:26

Laporan dugaan pencemaran nama baik Hadi Mulyani di duga di beku kan Penyidik polres Melawi, propam Polda harus turun tangan*

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:27

Kinerja Kapolres Sekadau Dipertanyakan, Dugaan Maraknya PETI dan Penadah Emas Ilegal di Kabupaten Sekadau Kian Marak Tanpa Ada Tindakan Tegas APH

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:07

Pelaksana Bantah Pembangunan Dapur MBG Desa Nanga Dua Tidak Sesuai Standar, Warga Soroti Dugaan Material Kayu Tak Sesuai RAB

Senin, 25 Mei 2026 - 05:54

Klarifikasi Tegas BBM Olahan Oli Bekas Milik Pemuda Mempawah Bukan “Solar Palsu”, Melainkan Bahan Bakar Alternatif untuk Nelayan

Senin, 25 Mei 2026 - 05:08

Diduga Jual Solar Subsidi Rp13 Ribu Per Liter, Pengawas SPBU Jerora Satu Sintang Bungkam 

Senin, 25 Mei 2026 - 04:53

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Tegaskan Tindak Tegas Dugaan Penyimpangan Distribusi BBM di Kalimantan Barat

Berita Terbaru