Dugaan Korupsi Dana BOS 7 Miliar di SMKN 1 Pebayuran, LIN Jabar: Jangan Tutup Mata, Laporkan!

- Penulis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 03:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi, Jalurkhusus.com – Tabir dugaan penyalahgunaan Dana BOS di SMKN 1 Pebayuran, Kecamatan Pebayuran, kian terbuka lebar. Lembaga Investigasi Negara (LIN) menemukan indikasi kuat adanya ketidaktransparanan dalam pengelolaan anggaran miliaran rupiah yang seharusnya diperuntukkan bagi peningkatan mutu pendidikan.

Sidak yang dilakukan LIN pada Selasa, 30 September 2025, justru memperlihatkan ketertutupan pihak sekolah. Bahkan, Wakil Kepala Sekolah berinisial “H” mengaku tidak mengetahui rincian penggunaan anggaran, termasuk program Pengembangan Perpustakaan senilai Rp1.147.061.999 dan Sarpras (pemeliharaan sarana prasarana) yang menelan Rp1.871.957.916.

“Pemeliharaan apa yang sampai menelan Rp1,8 miliar? Mengecat gedung tiga tahun pun tak lebih dari Rp100 juta. Ini jelas tidak masuk akal,” tegas Ependi

LIN mengkonfirmasi terkait anggaran Dana BOS ke Wakasek SMKN 1 Pebayuran (H)

Tak berhenti di situ, LIN juga menyoroti anggaran Administrasi Kegiatan Sekolah yang mencapai Rp1.264.329.028 dalam tiga tahun, tanpa penjelasan yang masuk akal.

“Anggaran sebesar itu seharusnya jelas penggunaannya. Tapi di sini semuanya buram. Sarpras Rp1,8 miliar tidak jelas, pengembangan perpustakaan Rp1,1 miliar pun tidak ada bukti buku apa yang dibeli. Ini jelas ada indikasi penyimpangan serius,” ujar Ependi.

LIN memastikan, seluruh temuan ini tidak akan berhenti di meja investigasi internal. Kasus ini segera dilaporkan ke KCD III dan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat agar aparat penegak hukum turun tangan membongkar dugaan permainan anggaran di tubuh SMKN 1 Pebayuran.

(Red)

Berita Terkait

Anggaran MAMIN Pemda Karawang Rp3 Miliar Lebih Jadi Temuan BPK, Furqon Jalaluddin Belum Berikan Klarifikasi
Solidaritas Tanpa Batas, Ketua DPD BPM Kubu Raya Jenguk dan Salurkan Bantuan kepada Korban Kecelakaan di RS Kartika Husada
PDAM sekadau Nanga Taman Hasil Kurang Baik Serta Diduga juga Kurang Perawatan 
Terkuak, A’ON Mengelapkan Uang pengusaha Asal Jakarta
Mengaku Sebagai Seorang Pengusaha Dikalbar, AO Bawa Uang Perusahaan Kabur Rp8,5milliar
Ruislag Aset Tanah Desa Dinilai Cacat Hukum, Subur Rusnadi, Siap-siap Dipanggil Kejaksaan
Tabung Gas Kantor Kelurahan Hilir Raib, Rekaman CCTV Jadi Petunjuk Utama
Klarifikasi Tegas Olahan Oli Bekas Milik pak Awaludin Peniti Dalam Bukan “Solar Palsu”, Melainkan Bahan Bakar Alternatif untuk Nelayan
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 02:47

Anggaran MAMIN Pemda Karawang Rp3 Miliar Lebih Jadi Temuan BPK, Furqon Jalaluddin Belum Berikan Klarifikasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:59

Solidaritas Tanpa Batas, Ketua DPD BPM Kubu Raya Jenguk dan Salurkan Bantuan kepada Korban Kecelakaan di RS Kartika Husada

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:30

PDAM sekadau Nanga Taman Hasil Kurang Baik Serta Diduga juga Kurang Perawatan 

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:05

Terkuak, A’ON Mengelapkan Uang pengusaha Asal Jakarta

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:13

Mengaku Sebagai Seorang Pengusaha Dikalbar, AO Bawa Uang Perusahaan Kabur Rp8,5milliar

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:03

Tabung Gas Kantor Kelurahan Hilir Raib, Rekaman CCTV Jadi Petunjuk Utama

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:31

Klarifikasi Tegas Olahan Oli Bekas Milik pak Awaludin Peniti Dalam Bukan “Solar Palsu”, Melainkan Bahan Bakar Alternatif untuk Nelayan

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:32

APMS 66.062.24 Kangkkangi Aturan Migas, Libas Minta Pertamina Tindak Tegas ‎

Berita Terbaru