Tim Investigasi Jejak Hukum Kalbar Siap Giring Kasus MBG SDN 71 ke Pusat, Dugaan Makanan Tak Layak Konsumsi Jadi Sorotan

- Penulis

Selasa, 21 April 2026 - 06:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalurkhusus.com]

Pontianak – Tim Investigasi Jejak Hukum Kalimantan Barat menegaskan akan terus mengawal dan menggiring kasus dugaan penyajian makanan tidak layak konsumsi di SD Negeri 71 Pontianak hingga ke tingkat pemerintahan pusat.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus yang menyeret dapur milik H. Widodo (HW) ini menjadi perhatian publik setelah munculnya berbagai temuan di lapangan yang dinilai mengkhawatirkan. Berdasarkan hasil investigasi, dapur tersebut diduga menyajikan makanan yang tidak sesuai standar kelayakan, bahkan berpotensi membahayakan kesehatan siswa.

 

Sejumlah wali murid mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan kepada pihak pengelola maupun sekolah.

 

Namun, hingga kini tidak terlihat adanya langkah tegas atau tindakan nyata untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Sudah sering diingatkan, tapi tidak ada respon serius. Anak-anak tetap menerima makanan yang kondisinya tidak layak,” ungkap salah satu wali murid.

 

Temuan paling mencolok adalah adanya buah-buahan yang diduga dalam kondisi busuk namun tetap dibagikan kepada siswa. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan risiko kesehatan, termasuk potensi keracunan makanan di kalangan anak-anak.

Baca Juga:  KPK Segel Ruang Kerja Bupati Bekasi, Dua Institusi Strategis Ikut Disegel

 

Sumber lain yang enggan disebutkan namanya juga membenarkan bahwa makanan yang diterima siswa kerap tidak memenuhi standar. Ia menyebut, protes dari para orang tua selama ini seolah tidak diindahkan oleh pihak terkait.

 

“Orang tua sudah berkali-kali protes, bahkan sempat meminta klarifikasi dari pengurus yang mendistribusikan makanan. Tapi sampai sekarang belum ada jawaban yang jelas dan bertanggung jawab,” ujarnya.

 

Melihat kondisi tersebut, Tim Investigasi Jejak Hukum Kalbar menilai persoalan ini tidak bisa dianggap sepele. Mereka berkomitmen untuk terus mengusut dan membawa kasus ini ke tingkat lebih tinggi agar mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat.

 

Kasus ini pun diharapkan menjadi perhatian semua pihak, khususnya instansi terkait, mengingat menyangkut keselamatan dan kesehatan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

 

Tim Investigasi

 

(Bersambung…)

Berita Terkait

Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan
Dalih “Hanya Titipan” Dipertanyakan, Toko Erajaya Bike Diduga Rutin Jual LPG Subsidi Rp28 Ribu Tanpa Plang Resmi
Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata
Sangat Menyetuh hati Ilham Yang Alami lumpuh Sejak kecil,Kini Butuh Uluran Tangan Kita semua
Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum
PETI Aktif di Semerangkai Tidak Sesuai Fakta Tim Temukan Lanting Hanya Terparkir, Tidak Ada Aktivitas Penambangan
Kadis Kominfo Lambar Buka Suara Soal Isu Larangan Kendaraan Plat Luar di Area Pemda
Di Tengah Banjir, Dinkes Bekasi Hadir 24 Jam Jaga Kesehatan Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 06:04

Tim Investigasi Jejak Hukum Kalbar Siap Giring Kasus MBG SDN 71 ke Pusat, Dugaan Makanan Tak Layak Konsumsi Jadi Sorotan

Minggu, 19 April 2026 - 12:33

Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan

Selasa, 14 April 2026 - 05:20

Dalih “Hanya Titipan” Dipertanyakan, Toko Erajaya Bike Diduga Rutin Jual LPG Subsidi Rp28 Ribu Tanpa Plang Resmi

Senin, 13 April 2026 - 11:41

Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata

Rabu, 8 April 2026 - 16:08

Sangat Menyetuh hati Ilham Yang Alami lumpuh Sejak kecil,Kini Butuh Uluran Tangan Kita semua

Jumat, 3 April 2026 - 16:59

PETI Aktif di Semerangkai Tidak Sesuai Fakta Tim Temukan Lanting Hanya Terparkir, Tidak Ada Aktivitas Penambangan

Rabu, 1 April 2026 - 13:04

Kadis Kominfo Lambar Buka Suara Soal Isu Larangan Kendaraan Plat Luar di Area Pemda

Selasa, 31 Maret 2026 - 03:49

Di Tengah Banjir, Dinkes Bekasi Hadir 24 Jam Jaga Kesehatan Masyarakat

Berita Terbaru