Ada Apa?? Tiba tiba Kasus Jalan Mempawah 40 Miliyar Yang Diduga Menjerat Ria Norsan Akan Dihentikan

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 04:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pontianak–Jalurkhusus.com]

Tim Investigasi Jejakhukum Kalimantan Barat (Kalbar) akan terus menggiring kasus ini sampai ada titik terangnya dan akan mempertanyakan menggapa bisa dikatakan Nihil Kerugian Negara atau di hentikan Oleh pihak KPK Pusat.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dan tak lepas dari itu tim investigasi merasa ini ada ketidak adilan dalam penindakkan dan transparan yang di laksanakan

 

“Ini akan menjadi trending pembicaraan di publik khususnya di kalimantan Barat,karena setelah sekian lama menunggu hasil namun publik merasa tertipu dengan hasil yang di sampaikan.

 

Maka dari itu tim investigasi akan melakukan tindakan keras maupun akan menelusuri sampai ke akar-akarnya dan akan menggusut sampai ke Presiden Prabowo Subianto .

Baca Juga:  Patut Di Sorot..!!, Kinerja "BOBROK" Inspektorat Kab. Karawang

 

Karena hal tersebut akan mencoreng kepemerintahan Prabowo Subianto yang selama ini beliau selalu menggatakan ” tidak tebang pilih siapapun yang korupsi akan di tindak,mau dari partai apapun” Ujar janji prabowo

 

Nah sekarang publik ingi menagih janji beliau dan semoga beliau akan turun langsung untuk memberi tindakan kepada KPK untuk menanggani kasus ini dengan transparan.

 

Bukan malah jadi kejam kejamnya di negerara kita sendiri.

Dan tim investigasi akan segera menghadap Prabowo Guna untuk menggali dan mengadu kepeda presiden RI.

 

Bersambung….

Berita Terkait

Diduga Bangun Opini Sesat dan Fitnah Publik, Tuduhan “Preman” terhadap Budi Dinilai Hoaks dan Cemarkan Nama Baik
RDP Mandek, Setwan DPRD Kabupaten Bekasi Bungkam, LIN Desak KPK Usut Insentif Rp. 126 Miliar Bagi ASN Pemungut Pajak di Bapenda
Integritas Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi di Pertanyakan, 120 Milliar Insentif bagi ASN Pemungut Pajak Diduga Belum Memiliki PERBUP, LIN: Permasalahan ini akan Kami Bawa ke KPK
Di Tengah Kasus Emas Ilegal,PETI Semakin Marak Di bukit Hitam,Diduga Ada Setoran
DPRD Kabupaten Sekadau Angkat Bicara Terkait Dana Pajak 19,7 Miliar Belum di Bayarkan PT.MAKMUR PRIMA LESTARI ( MPL )
Polsek Kandis Turun Langsung Pantau Jagung Pipil, Bukti Polisi Hadir untuk Petani
Tak Sesuai Nilai Ganti Rugi KM Juwita Tempuh Jalur Hukum
Polsek Pengkadan Mediasi Kasus Perundungan Anak di Pengkadan Berakhir Damai, Diselesaikan Secara Kekeluargaan dan Adat Desa
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:30

Diduga Bangun Opini Sesat dan Fitnah Publik, Tuduhan “Preman” terhadap Budi Dinilai Hoaks dan Cemarkan Nama Baik

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:29

RDP Mandek, Setwan DPRD Kabupaten Bekasi Bungkam, LIN Desak KPK Usut Insentif Rp. 126 Miliar Bagi ASN Pemungut Pajak di Bapenda

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:43

Integritas Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi di Pertanyakan, 120 Milliar Insentif bagi ASN Pemungut Pajak Diduga Belum Memiliki PERBUP, LIN: Permasalahan ini akan Kami Bawa ke KPK

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:10

Di Tengah Kasus Emas Ilegal,PETI Semakin Marak Di bukit Hitam,Diduga Ada Setoran

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:21

DPRD Kabupaten Sekadau Angkat Bicara Terkait Dana Pajak 19,7 Miliar Belum di Bayarkan PT.MAKMUR PRIMA LESTARI ( MPL )

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:08

Tak Sesuai Nilai Ganti Rugi KM Juwita Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 6 Mei 2026 - 04:38

Ada Apa?? Tiba tiba Kasus Jalan Mempawah 40 Miliyar Yang Diduga Menjerat Ria Norsan Akan Dihentikan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:10

Polsek Pengkadan Mediasi Kasus Perundungan Anak di Pengkadan Berakhir Damai, Diselesaikan Secara Kekeluargaan dan Adat Desa

Berita Terbaru