Bapenda Bekasi Disorot: Rp120 Miliar Insentif Dipertanyakan, Dugaan Kebocoran Pajak Ikut Terkuak

- Penulis

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi, Jalurkhusus.com – Permasalahan pemberian insentif bagi para ASN pemungut pajak Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kabupaten Bekasi disorot tajam Lembaga Investigasi Negara (LIN).

Pasalnya, Badan tersebut menurut Ependi telah mengeluarkan uang yang sangat besar tanpa adanya payung hukum yang jelas. Sebanyak 120 milliar lebih dalam waktu dua (2) tahun anggaran besar itu digelontorkan. Saat LIN melakukan Audiensi pada 24 Februari 26 , disaksikan sekurang-kurangnya 10 orang pejabat terkait yang ikut menghadiri, dua diantaranya tidak setuju permasalahan tersebut dibuka ke publik.

Menurut Ependi sempat ada ketegangan saat itu. Sekban bernama Drs. Maman Sudarman dan Kabid Pengendalian dan Evaluasi Pendapatan Daerah saudara Drs. Ouji Nugraha yang bersikeras tidak mau membuka dan menjelaskan perihal uang yang sudah dikeluarkan melalui Kas daerah untuk insentif para pemungut pajak, dan meminta LIN untuk bersurat kembali.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Kami sudah ikuti prosedur, dari berkirim surat hingga audiensi, sayangnya para petinggi jajaran Bapenda bersikeras tidak mau menjelaskan perihal yang menjadi subtansi pertanyaan,” Ujarnya.

Surat yang berikut dikirim, mengikuti arahan, namun hingga saat ini (14/05/2026), berita balasan surat yang diharapkan tidak pernah kunjung datang.

Baca Juga:  Himbauan Dinilai Seremonial, Aktivitas PETI di Suhaid Masih Merajalela

Sebenarnya hal ini patut dijadikan sampel KPK untuk dapat menindaklanjuti. Permasalahan 120 milliar dalam dua tahun (2023-2024), bukan hal yang kecil. Harus ada PERBUP yang mengikat, agar perbuatan tersebut dinyatakan legal.

Tak hanya soal insentif Rp120 miliar, LIN juga menemukan dugaan ketidakefektifan kinerja pada tubuh Bapenda Kabupaten Bekasi berdasarkan Laporan Hasil Audit BPK TA 2025. Temuan tersebut memperlihatkan masih banyak tempat usaha hingga rumah sakit besar yang belum terdaftar sebagai wajib pajak dan diduga tidak membayarkan Pajak Air Tanah (PAT).

Ironisnya, salah satu rumah sakit terbesar dan terfavorit di Kabupaten Bekasi bahkan Jawa Barat turut disebut belum memenuhi kewajiban pajaknya. Kondisi ini dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan serta buruknya optimalisasi pendapatan daerah. LIN menegaskan, persoalan ini tidak bisa dianggap sepele dan mendesak aparat penegak hukum serta KPK untuk turun melakukan audit khusus secara menyeluruh terhadap Bapenda Kabupaten Bekasi.

(Red)

Berita Terkait

Anggaran Dana BOS Diduga Mengalir ke MKKS, 187 Sekolah SMK di Cianjur Harus di Periksa Kejaksaan, Dugaan Maladministrasi Terindikasi
Konsolidasi KBPP POLRI Tetapkan A.H. Bimo Soeryono Sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031
Panen Raya Jagung Kuartal II 2026 di Jungkat, Kapolsek Jongkat Tegaskan Dukungan Swasembada Pangan
Klarifikasi Resmi APMS 66.06.23 Kapuas Hulu Terkait Berita Yang Beredar
Kepsek ini Enggan Memberikan Kejelasan Terkait 407 juta Anggaran yang Disetor ke Kasda, LIN : Akan Bongkar Permasalahan Ini
Perbakin Kota Pontianak Audiensi dengan Kapolresta, Perkuat Sinergi Pembinaan Atlet Menembak
PETI Semakin Merajalela Di Semoncol,Aparat Penegak Hukum Berdiam Diri Tutup Mata Tutup Telinga!!
Diduga Bangun Opini Sesat dan Fitnah Publik, Tuduhan “Preman” terhadap Budi Dinilai Hoaks dan Cemarkan Nama Baik
Berita ini 0 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:05

Anggaran Dana BOS Diduga Mengalir ke MKKS, 187 Sekolah SMK di Cianjur Harus di Periksa Kejaksaan, Dugaan Maladministrasi Terindikasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 02:08

Konsolidasi KBPP POLRI Tetapkan A.H. Bimo Soeryono Sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

Senin, 18 Mei 2026 - 10:03

Panen Raya Jagung Kuartal II 2026 di Jungkat, Kapolsek Jongkat Tegaskan Dukungan Swasembada Pangan

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:56

Bapenda Bekasi Disorot: Rp120 Miliar Insentif Dipertanyakan, Dugaan Kebocoran Pajak Ikut Terkuak

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:11

Klarifikasi Resmi APMS 66.06.23 Kapuas Hulu Terkait Berita Yang Beredar

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:42

Perbakin Kota Pontianak Audiensi dengan Kapolresta, Perkuat Sinergi Pembinaan Atlet Menembak

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:34

PETI Semakin Merajalela Di Semoncol,Aparat Penegak Hukum Berdiam Diri Tutup Mata Tutup Telinga!!

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:30

Diduga Bangun Opini Sesat dan Fitnah Publik, Tuduhan “Preman” terhadap Budi Dinilai Hoaks dan Cemarkan Nama Baik

Berita Terbaru