Kepsek jadi Tumbal Program MKKS, 2.5 juta Dana BOS Rela di Gelontorkan

- Penulis

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur, Jalurkhusus.com – Hasil investigasi awak media bersama tim Lembaga Investigasi Negara (LIN) di wilayah Kabupaten Cianjur pada Kamis (21/05/2026), menemukan sejumlah dugaan persoalan serius dalam pengelolaan anggaran di lingkungan pendidikan menengah kejuruan.

Temuan tersebut mencuat setelah tim melakukan penelusuran berdasarkan data pemeriksaan BPK serta informasi dari sejumlah tokoh masyarakat setempat. Saat melakukan konfirmasi ke SMKN 1 Bojongpicung, pihak sekolah disebut membenarkan adanya iuran atau sumbangan dari sekolah-sekolah sebesar Rp2,5 juta untuk organisasi MKKS.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat sekitar 187 sekolah yang diduga turut menyetorkan dana tersebut. Jika diakumulasi selama empat tahun, nominal yang terkumpul diperkirakan mencapai hampir Rp1,8 miliar. Namun hingga kini, arah penggunaan dana maupun program konkret organisasi tersebut dinilai belum dapat dijelaskan secara transparan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ependi, aktivis antikorupsi yang tergabung dalam Lembaga Investigasi Negara (LIN), menilai persoalan ini sangat krusial karena berkaitan langsung dengan dunia pendidikan dan penggunaan anggaran negara.

“Saya turun langsung ke sekolah tersebut. Kepala sekolah mengakui adanya sumbangan itu, namun tidak dapat menjelaskan secara rinci program organisasi maupun sumber anggaran yang digunakan untuk pembayaran tersebut,” tegas Ependi.

Baca Juga:  Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum

Ia menambahkan, apabila persoalan ini tidak segera mendapatkan penjelasan terbuka dan akuntabel, pihaknya akan membawa temuan tersebut ke aparat penegak hukum untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut.

Selain dugaan iuran organisasi, LIN juga menyoroti pengelolaan anggaran di SMKN 1 Bojongpicung yang disebut menerima anggaran BOS hampir Rp6 miliar dalam satu tahun anggaran.

Menurut hasil investigasi, terdapat beberapa pos anggaran dengan nilai cukup besar, khususnya pada sektor perawatan dan program tertentu yang dianggap belum dijelaskan secara rinci kepada publik. Saat dikonfirmasi terkait realisasi anggaran tersebut, pihak sekolah disebut belum memberikan penjelasan yang memadai.

“Anggaran BOS hampir Rp6 miliar dalam setahun tentunya harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka” jelas Ependi.

Seluruh program dan realisasi anggaran semestinya jelas, terlebih ada beberapa pos unggulan dengan nilai fantastis yang kini menjadi perhatian publik,” lanjutnya.

LIN menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap pengelolaan anggaran pendidikan demi mendorong transparansi serta mencegah potensi penyimpangan dana negara di sektor pendidikan. (Red)

Berita Terkait

Klarifikasi Tegas BBM Olahan Oli Bekas Milik Pemuda Mempawah Bukan “Solar Palsu”, Melainkan Bahan Bakar Alternatif untuk Nelayan
Diduga Jual Solar Subsidi Rp13 Ribu Per Liter, Pengawas SPBU Jerora Satu Sintang Bungkam 
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Tegaskan Tindak Tegas Dugaan Penyimpangan Distribusi BBM di Kalimantan Barat
Anggaran Dana BOS Diduga Mengalir ke MKKS, 187 Sekolah SMK di Cianjur Harus di Periksa Kejaksaan, Dugaan Maladministrasi Terindikasi
Konsolidasi KBPP POLRI Tetapkan A.H. Bimo Soeryono Sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031
Panen Raya Jagung Kuartal II 2026 di Jungkat, Kapolsek Jongkat Tegaskan Dukungan Swasembada Pangan
Bapenda Bekasi Disorot: Rp120 Miliar Insentif Dipertanyakan, Dugaan Kebocoran Pajak Ikut Terkuak
Klarifikasi Resmi APMS 66.06.23 Kapuas Hulu Terkait Berita Yang Beredar
Berita ini 0 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:48

Kepsek jadi Tumbal Program MKKS, 2.5 juta Dana BOS Rela di Gelontorkan

Senin, 25 Mei 2026 - 05:54

Klarifikasi Tegas BBM Olahan Oli Bekas Milik Pemuda Mempawah Bukan “Solar Palsu”, Melainkan Bahan Bakar Alternatif untuk Nelayan

Senin, 25 Mei 2026 - 05:08

Diduga Jual Solar Subsidi Rp13 Ribu Per Liter, Pengawas SPBU Jerora Satu Sintang Bungkam 

Senin, 25 Mei 2026 - 04:53

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Tegaskan Tindak Tegas Dugaan Penyimpangan Distribusi BBM di Kalimantan Barat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:05

Anggaran Dana BOS Diduga Mengalir ke MKKS, 187 Sekolah SMK di Cianjur Harus di Periksa Kejaksaan, Dugaan Maladministrasi Terindikasi

Senin, 18 Mei 2026 - 10:03

Panen Raya Jagung Kuartal II 2026 di Jungkat, Kapolsek Jongkat Tegaskan Dukungan Swasembada Pangan

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:56

Bapenda Bekasi Disorot: Rp120 Miliar Insentif Dipertanyakan, Dugaan Kebocoran Pajak Ikut Terkuak

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:11

Klarifikasi Resmi APMS 66.06.23 Kapuas Hulu Terkait Berita Yang Beredar

Berita Terbaru