SPBU 66.0624 Diduga Jadi Sarang Mafia Solar Subsidi, Awak Media Temukan Mobil Angkut Jeriken Keluar Masuk Bebas

- Penulis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalurkhusus.com]

Melawi – Dugaan praktik mafia BBM subsidi kembali mencuat di Kabupaten Melawi. Kali ini, tim investigasi media menemukan aktivitas mencurigakan di SPBU 66.0624 yang diduga menjadi lokasi penyelewengan solar subsidi secara terang-terangan.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat melakukan investigasi langsung di lapangan, awak media mendapati sebuah mobil angkut terparkir di area SPBU dengan kondisi bak diduga digunakan untuk membawa jeriken pengangkut solar subsidi. Beberapa pria terlihat berada di sekitar kendaraan tersebut saat proses pengisian BBM berlangsung.

 

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa solar subsidi di SPBU tersebut tidak sepenuhnya disalurkan kepada masyarakat yang berhak, melainkan diduga dimainkan oleh oknum tertentu untuk kepentingan bisnis ilegal.

 

Ironisnya, aktivitas mencurigakan itu disebut-sebut bukan lagi rahasia umum. Warga sekitar mengaku kendaraan pengangkut jeriken kerap keluar masuk SPBU saat solar subsidi tersedia.

 

“Sudah sering terlihat mobil bawa jeriken antre di situ. Kadang masyarakat biasa malah tidak kebagian solar,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

 

Jika dugaan ini benar, maka praktik tersebut bukan sekadar pelanggaran biasa, melainkan bentuk penyalahgunaan distribusi BBM subsidi yang merugikan negara dan menyengsarakan masyarakat kecil. Solar subsidi yang seharusnya dinikmati petani, nelayan, sopir angkutan, dan pelaku usaha kecil justru diduga dijadikan ladang bisnis oleh mafia BBM.

Baca Juga:  Menghidupkan Rutinitas Sehat, Ketua Forum RT Desa Kapur Berharap Lingkungannya Di Lirik Pemda Setempat

 

Tim investigasi juga menyoroti lemahnya pengawasan di SPBU 66.0624. Aktivitas pengangkutan menggunakan jeriken dalam jumlah besar seharusnya tidak bisa lolos begitu saja apabila pengawasan berjalan ketat sesuai aturan Pertamina dan ketentuan pemerintah.

 

Publik kini mempertanyakan ketegasan aparat penegak hukum, pihak Pertamina, serta instansi terkait. Pasalnya, dugaan penyimpangan distribusi BBM subsidi di wilayah Melawi bukan kali pertama mencuat, namun hingga kini praktik serupa diduga masih terus berlangsung tanpa tindakan nyata.

 

Masyarakat mendesak Polres Melawi, Pertamina, dan BPH Migas segera turun tangan melakukan inspeksi mendadak serta audit distribusi BBM di SPBU tersebut. Jika ditemukan adanya permainan solar subsidi, aparat diminta tidak hanya menindak pelaku lapangan, tetapi juga mengusut dugaan keterlibatan oknum yang membekingi aktivitas tersebut.

 

“Jangan sampai mafia solar makin kebal hukum sementara masyarakat kecil terus jadi korban kelangkaan,” tegas salah seorang warga.

Berita Terkait

Nurjali Ucapkan Selamat kepada Rahmadani “Perbedaan Pilihan Berakhir, Saatnya Bersatu Membangun Desa”
Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang
Terbakarnya Tempat Parkir Truk Di jalan Khatulistiwa Tidak Memakan Korban
Sungai Pawan Keruh , Publik Pertanyakan Efektivitas Pengawasan Penegakan Hukum di Sandai !!!
Jangan Tunda Lagi! Kecamatan Kumpai Raya Harus Menjadi Kado Istimewa Hari Kemerdekaan RI
INVESTIGASI | Kantor Desa Kenyauk Bergembok Saat Jam Kerja, Warga: Kades Diduga Lebih Sibuk Urus Lanting Jek (Alat Sedot Emas Ilegal) di Sungai
Subaidi dan Nurjali Desak Pemda Bongkar Penyebab Mandeknya Operasional Kecamatan Kumpai Raya
Ketua DPRD Terima Berkas Hasil Audit BPK dari LIN, Lanjut Untuk Perbaiki atau Diam Bekasi Tambah Rusak!!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:01

Nurjali Ucapkan Selamat kepada Rahmadani “Perbedaan Pilihan Berakhir, Saatnya Bersatu Membangun Desa”

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:01

Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:06

Terbakarnya Tempat Parkir Truk Di jalan Khatulistiwa Tidak Memakan Korban

Senin, 20 Juli 2026 - 07:09

Sungai Pawan Keruh , Publik Pertanyakan Efektivitas Pengawasan Penegakan Hukum di Sandai !!!

Senin, 20 Juli 2026 - 02:24

Jangan Tunda Lagi! Kecamatan Kumpai Raya Harus Menjadi Kado Istimewa Hari Kemerdekaan RI

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:29

Subaidi dan Nurjali Desak Pemda Bongkar Penyebab Mandeknya Operasional Kecamatan Kumpai Raya

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:45

Ketua DPRD Terima Berkas Hasil Audit BPK dari LIN, Lanjut Untuk Perbaiki atau Diam Bekasi Tambah Rusak!!

Sabtu, 11 Juli 2026 - 02:02

Harisson Sekda Ajak Masyarakat Wujudkan Lingkungan Bersih Melalui Gerakan Indonesia Asri

Berita Terbaru