Buk Minah Tepis Dugaan Sebagai Pemodal dan Penyuplai BBM, “Minyak Saya Beli Untuk Bekerja dan Mereklamasi Lahan Bekas Tambang”

- Penulis

Kamis, 30 Januari 2025 - 23:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapuas Hulu | jalurkhusus.com – Komplain disampaikan buk minah, terkait berita media dikalbar yang telah terbit pada 30 Januari 2025.

Saat menghubungi awak media melalui aplikasi pesan singkat whatsapp, Buk Minah menjelaskan Bang kenal tidak siapa yang memberitakan tentang saya, judulnya menyebutkan nama saya tetapi photo yang digunakan dipemberitaan tersebut bukan photo lahan milik saya.

Lebih lanjut buk minah mengatakan terkait dugaan dan berperan sebagai pemodal dalam operasi tambang ilegal, saya rasa kurang tepat saya memang ada bekerja namun lokasi yang saya kerjakan masuk dalam areal Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) WILAYAH KPH-68 BLOK 2 LUAS AREAL BLOK 29,80 Ha terangnya

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Isi pemberitaan tersebut rasanya terlalu mengada-ada, karena dianggap sebagai penjual minyak BBM bersubsidi kepada para pekerja tambang, kalau saya pembeli atau pengguna minyak itu betul bang, saya beli hanya untuk kebutuhan sendiri dan jumlahnya ndak banyak dua sampai tiga drum saja.

Bisa saya pastikan minyak yang saya beli itu dari pengepul, terkait asal-usulnya minyak subsidi atau bukan saya sarankan kepada mereka yang memberitakan agar tanyakan langsung kepada pengepul nya saja.

Baca Juga:  Tidak Sampai 24 Jam,Tim Kalong polres melawi Bekuk Pelaku Pencurian Di Dusun Mekar Harapan

Kira-kira sumber informasi tersebut mereka dapat dari mana ya bang ? tanya buk minah kepada awak media.

Kalau mau tau lokasi saya bisa turun langsung dan kelapangan, cek masuk dalam areal WPR atau tidak, saya memang bekerja dan saya juga tau dampaknya seperti apa dan saya juga tidak lupa dengan kewajiban sesuai ketentuan pemerintah, untuk itu sebagian lubang bekas galian yang saya kerjakan sudah saya tutup dan ratakan, saya reklamasi bang, rencananya akan saya jadikan lahan perkebunan sawit.

Atas pemberitaan sebelumnya izinkan saya melalui media ini untuk mengklarifikasi, sekali lagi saya pastikan bahwa photo yang ditampilkan dalam pemberitaan tersebut bukan photo lokasi milik saya, saya hanya orang kecil yang berusaha ditanah sendiri, bekerja sekedar cari makan bukan untuk cari kaya, syukur-syukur kalau bisa kaya, tutupnya dengan sedikit canda. (Teja)

Berita Terkait

Bapenda Bekasi Disorot: Rp120 Miliar Insentif Dipertanyakan, Dugaan Kebocoran Pajak Ikut Terkuak
Klarifikasi Resmi APMS 66.06.23 Kapuas Hulu Terkait Berita Yang Beredar
Kepsek ini Enggan Memberikan Kejelasan Terkait 407 juta Anggaran yang Disetor ke Kasda, LIN : Akan Bongkar Permasalahan Ini
Perbakin Kota Pontianak Audiensi dengan Kapolresta, Perkuat Sinergi Pembinaan Atlet Menembak
PETI Semakin Merajalela Di Semoncol,Aparat Penegak Hukum Berdiam Diri Tutup Mata Tutup Telinga!!
Diduga Bangun Opini Sesat dan Fitnah Publik, Tuduhan “Preman” terhadap Budi Dinilai Hoaks dan Cemarkan Nama Baik
RDP Mandek, Setwan DPRD Kabupaten Bekasi Bungkam, LIN Desak KPK Usut Insentif Rp. 126 Miliar Bagi ASN Pemungut Pajak di Bapenda
Integritas Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi di Pertanyakan, 120 Milliar Insentif bagi ASN Pemungut Pajak Diduga Belum Memiliki PERBUP, LIN: Permasalahan ini akan Kami Bawa ke KPK
Berita ini 5 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:56

Bapenda Bekasi Disorot: Rp120 Miliar Insentif Dipertanyakan, Dugaan Kebocoran Pajak Ikut Terkuak

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:11

Klarifikasi Resmi APMS 66.06.23 Kapuas Hulu Terkait Berita Yang Beredar

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:44

Kepsek ini Enggan Memberikan Kejelasan Terkait 407 juta Anggaran yang Disetor ke Kasda, LIN : Akan Bongkar Permasalahan Ini

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:42

Perbakin Kota Pontianak Audiensi dengan Kapolresta, Perkuat Sinergi Pembinaan Atlet Menembak

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:34

PETI Semakin Merajalela Di Semoncol,Aparat Penegak Hukum Berdiam Diri Tutup Mata Tutup Telinga!!

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:29

RDP Mandek, Setwan DPRD Kabupaten Bekasi Bungkam, LIN Desak KPK Usut Insentif Rp. 126 Miliar Bagi ASN Pemungut Pajak di Bapenda

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:43

Integritas Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi di Pertanyakan, 120 Milliar Insentif bagi ASN Pemungut Pajak Diduga Belum Memiliki PERBUP, LIN: Permasalahan ini akan Kami Bawa ke KPK

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:10

Di Tengah Kasus Emas Ilegal,PETI Semakin Marak Di bukit Hitam,Diduga Ada Setoran

Berita Terbaru