Gerakan KDM Bumi Hanguskan Penambang Liar Tuai Apresiasi, LIN: Terkonfirmasi ada 5 Penambang Belum Tersentuh Hukum

- Penulis

Sabtu, 12 April 2025 - 02:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Jalurkhusus.com –  Melihat pergerakan yang begitu cepat, perapihan serta penataan ruang yang sedang digalakkan oleh Sang Gubernur yang di tunggu – tunggu sudah hadir.

Keberaniannya tak bisa di anggap remeh. Belasan bangunan liar,jalur air yang selama ini tidak berjalan,serta wilayah yang selama ini menjadi pusat banjir di Jabar seakan perlahan sudah mulai dirapihkan.

Disatu sisi beliau KDM menurut masyarakat yang merasa kecewa atas  bangunan atau  lapak usahanya yang tergusur dianggap  sebuah kebijakan otoriter, disatu sisi lainnya berkata Gubernur Aing luar biasa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal yang biasa terjadi dimanapun, ketika kebijakan diturunkan, persepsi positif dan negatif selalu berdampingan.

Melihat dan mempelajari sepak terjangnya, Lembaga Investigasi Negara (LIN) DPC Karawang, berharap kepada Sang Gubernur dapat turun menyikapi adanya dugaan penambang liar yang sengaja merusak ekosistem dan pastinya negara dirugikan melalui sektor pajaknya yang tidak tercatat.

Hasil investigasi LIN bersama salah satu Ormas di Karawang (BUAS) yang peduli akan lingkungan, mendapatkan sebuah lokasi tambang batu kapur yang mana para penambang tersebut dengan leluasa merusak alam dan menjual hasil nya kepada salah satu perusahaan penghasil semen.

Baca Juga:  PETI Semakin Merajalela Di Semoncol,Aparat Penegak Hukum Berdiam Diri Tutup Mata Tutup Telinga!!

Dari enam Penambang, terindentifikasi hanya satu penambang yang melengkapi legalitas sesuai, lima lainnya belum.

Kelima penambang tersebut sepertinya tidak memiliki hambatan dalam melakukan kerjasama dengan perusahaan penghasil dalam hal ini PT. JUI SHIN.

“Lokasi tambang saat ini yang terdata ada di wilayah Kabupaten Bogor, kemungkinan Kabupaten Karawang target berikutnya”, kata Ependi.

Menurut Ependi, surat audiensi yang dilayangkan bersamaan, kepada perusahaan sudah sampai, sayangnya, jadwal yang tertera didalam redaksi audiensi  kepada perusahaan tidak terapresiasi, sepertinya ada sesuatu yang ditutupi oleh pihak perusahaan.

” Kemarin jadwal audiensi bersama ormas Buas, sayangnya pihak perusahaan tidak mau hadir menemui kami, bahkan humas nya Bapak Ediman, saat dihubungi melalui ponselnya tidak mau menjawab”,jelas Ependi, saat dikonfirmasi Jum’at (11/04) di kantor sekretariatnya.

Hal ini akan terus kami sikapi dan tindaklanjuti, berharap nanti nya Gubernur Jawa Barat, dapat menyelesaikan nya, agar hal ini dijadikan contoh bagi penambang lain di Karawang yang katanya menurut kabar, ada penambang di karawang yang dekat dengan KDM, sehingga mungkin aktifitas nya seperti dibiarkan, benarkah? Kita akan sajikan dalam publish berikutnya.

(Zark)

Berita Terkait

Ketua DPC LIN Kubu Raya Nurjali, S.Pd.I Ucapkan Selamat atas Pelantikan AKP Ambril sebagai Kasat Reskrim Polres Kubu Raya
Joni Iskandar Ucapkan Selamat atas Pelantikan AKP Ambril sebagai Kasat Reskrim Polres Kubu Raya
Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Limbah Cair di Sekitar Bebek Boedjang Dikeluhkan Warga, Pihak Pengelola Sebut DLK Sudah Tinjau Lokasi
Pembagian Bantuan KPM di Desa Teluk Empening Disorot Warga, Diduga Tidak Transparan
Bongkar Mafia Pasca Panen di BBPP Bojong Picung, Petani Jadi Alat Komersial Terselubung
Dugaan Aktivitas PETI Kembali Marak di Nanga Taman Sekadau, inisial KK kordinator lama kembali
Viral Dugaan Bandar Narkoba Baku Hantam dan Terdengar Penembakan di Gang Angket, Polisi Beri Respons
SPBU 66.0624 Diduga Jadi Sarang Mafia Solar Subsidi, Awak Media Temukan Mobil Angkut Jeriken Keluar Masuk Bebas
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:40

Ketua DPC LIN Kubu Raya Nurjali, S.Pd.I Ucapkan Selamat atas Pelantikan AKP Ambril sebagai Kasat Reskrim Polres Kubu Raya

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:57

Joni Iskandar Ucapkan Selamat atas Pelantikan AKP Ambril sebagai Kasat Reskrim Polres Kubu Raya

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:35

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Limbah Cair di Sekitar Bebek Boedjang Dikeluhkan Warga, Pihak Pengelola Sebut DLK Sudah Tinjau Lokasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 05:43

Pembagian Bantuan KPM di Desa Teluk Empening Disorot Warga, Diduga Tidak Transparan

Senin, 1 Juni 2026 - 14:29

Bongkar Mafia Pasca Panen di BBPP Bojong Picung, Petani Jadi Alat Komersial Terselubung

Senin, 1 Juni 2026 - 07:20

Viral Dugaan Bandar Narkoba Baku Hantam dan Terdengar Penembakan di Gang Angket, Polisi Beri Respons

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:21

SPBU 66.0624 Diduga Jadi Sarang Mafia Solar Subsidi, Awak Media Temukan Mobil Angkut Jeriken Keluar Masuk Bebas

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:14

Diduga Jadi “Penguasa Proyek” di Desa Sendiri, Kades Terentang Hilir Disorot Proyek Jalan APBD Rp396 Juta Diduga Bermasalah

Berita Terbaru