Kades Sukajaya H. Amang S Perintahkan Tinjau Langsung Kegiatan Padat Karya di Desa Sukajaya

- Penulis

Minggu, 13 April 2025 - 03:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukajaya | Jejakhukum.net – Kades Desa Sukajaya, Kepala Desa H. Amang S , hadir langsung dan memantau kegiatan padat karya yang dilaksanakan pada hari Minggu, 13 April 2025 di kp.cikarang jati CBL RT 001 RW 002. Kehadiran beliau disambut dengan antusiasme tinggi dari warga masyarakat yang tampak bersemangat mengikuti program tersebut.

Program padat karya ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pembangunan desa yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberdayakan warga melalui pekerjaan produktif. Warga tampak antusias mengantri dan ikut serta dalam kegiatan ini, menunjukkan tingginya partisipasi dan dukungan terhadap program desa.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa H.Amang S, yang secara aktif meninjau dan berinteraksi dengan warga. Selain itu, puluhan masyarakat Desa Sukajaya turut terlibat dalam pelaksanaan program padat karya tersebut.

Kegiatan dilaksanakan pada hari Minggu, 13 April 2025, sejak pagi hari hingga selesai.

Program padat karya ini berlangsung di wilayah Desa Sukajaya, sebuah desa yang sedang aktif melaksanakan berbagai program pembangunan demi kemajuan warganya.

Menurut Sukajaya 1 Yaitu H. Amang S Surut, program padat karya ini merupakan bagian dari upaya pemerintah desa dalam meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. “Alhamdulillah, dengan adanya program-program seperti ini, pembangunan di Desa Sukajaya bisa terus berjalan dan memberi manfaat langsung kepada warga,” ujar beliau.

Pelaksanaan kegiatan padat karya dilakukan secara gotong-royong dan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Proyek ini mencakup pembersihan lingkungan, perbaikan saluran air, dan penataan fasilitas umum. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat, mencerminkan semangat kebersamaan warga desa.

( Adi Unang Ahmadi )

Berita Terkait

Bapenda Bekasi Disorot: Rp120 Miliar Insentif Dipertanyakan, Dugaan Kebocoran Pajak Ikut Terkuak
Klarifikasi Resmi APMS 66.06.23 Kapuas Hulu Terkait Berita Yang Beredar
Kepsek ini Enggan Memberikan Kejelasan Terkait 407 juta Anggaran yang Disetor ke Kasda, LIN : Akan Bongkar Permasalahan Ini
Perbakin Kota Pontianak Audiensi dengan Kapolresta, Perkuat Sinergi Pembinaan Atlet Menembak
PETI Semakin Merajalela Di Semoncol,Aparat Penegak Hukum Berdiam Diri Tutup Mata Tutup Telinga!!
Diduga Bangun Opini Sesat dan Fitnah Publik, Tuduhan “Preman” terhadap Budi Dinilai Hoaks dan Cemarkan Nama Baik
RDP Mandek, Setwan DPRD Kabupaten Bekasi Bungkam, LIN Desak KPK Usut Insentif Rp. 126 Miliar Bagi ASN Pemungut Pajak di Bapenda
Integritas Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi di Pertanyakan, 120 Milliar Insentif bagi ASN Pemungut Pajak Diduga Belum Memiliki PERBUP, LIN: Permasalahan ini akan Kami Bawa ke KPK
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:56

Bapenda Bekasi Disorot: Rp120 Miliar Insentif Dipertanyakan, Dugaan Kebocoran Pajak Ikut Terkuak

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:11

Klarifikasi Resmi APMS 66.06.23 Kapuas Hulu Terkait Berita Yang Beredar

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:44

Kepsek ini Enggan Memberikan Kejelasan Terkait 407 juta Anggaran yang Disetor ke Kasda, LIN : Akan Bongkar Permasalahan Ini

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:42

Perbakin Kota Pontianak Audiensi dengan Kapolresta, Perkuat Sinergi Pembinaan Atlet Menembak

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:34

PETI Semakin Merajalela Di Semoncol,Aparat Penegak Hukum Berdiam Diri Tutup Mata Tutup Telinga!!

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:29

RDP Mandek, Setwan DPRD Kabupaten Bekasi Bungkam, LIN Desak KPK Usut Insentif Rp. 126 Miliar Bagi ASN Pemungut Pajak di Bapenda

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:43

Integritas Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi di Pertanyakan, 120 Milliar Insentif bagi ASN Pemungut Pajak Diduga Belum Memiliki PERBUP, LIN: Permasalahan ini akan Kami Bawa ke KPK

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:10

Di Tengah Kasus Emas Ilegal,PETI Semakin Marak Di bukit Hitam,Diduga Ada Setoran

Berita Terbaru