Mandul atau Masuk Angin? Tiga Laporan LIN Terkait Dugaan Korupsi Pemkab Karawang DiPeti Es kan!

- Penulis

Selasa, 10 Juni 2025 - 04:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KarawangJalurkhusus.com – Dugaan Korupsi pada pemerintahan kabupaten Karawang yang mana menurut Sekjen LIN DPC Karawang belum juga diperiksa oleh tim penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Pasalnya, lebih dari sebulan laporan tersebut di layangkan langsung ke meja PTSP yang ada di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

” Kami bawa langsung Laporan dugaan tindak pidana Korupsi beserta data pendukung ke meja PTSP, di Kejati Jabar, sangat disayangkan, hingga kini laporan tersebut hanya mendapat info loyo dari pihak Kejati” Kata Fadhil, Senin (09/06/25).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fadhil juga menjelaskan dengan detail terkait tiga laporan lembaga nya yang menurutnya sudah hasil investigasi dan kajian tim hukum lembaga nya.

” Kami tidak serta merta melayangkan surat laporan dugaan korupsi yang melibatkan banyak pejabat dilingkungan pemkab Karawang kalau tidak ada dasar bukti yang kuat, dan hal ini kami lakukan sebagai dukungan terhadap program besar pak Presiden Prabowo dalam meminimalisir terjadinya praktek korupsi kedepannya ” kata dia.

Baca Juga:  Polri Berduka, Kapolsek dan Dua Anggota Gugur Saat Bertugas di Way Kanan

Menurut Fadhil, dalam waktu dekat lembaga nya akan membawa dua laporan lagi kemeja Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, tapi, karna kejaksaan tinggi seperti tidak memiliki nyali yang kuat untuk memproses adanya dugaan tindak pidana Korupsi di Karawang, kemungkinan berkas yang siap ini akan di naikan ke Kejaksaan Agung.

” Dua berkas sudah siap akan kami suguhkan lagi ke Kejati Jabar,tapi sepertinya Kejaksaan Tinggi Jawa Barat tidak berani memprosesnya, dan kami pastikan berkas ini akan kami suguhkan ke meja Kejagung RI, dalam waktu dekat untuk segera di proses. Perihal kejaksaan tinggi Jawa Barat yang di duga mandul dalam bekerja, kami akan berikan informasi tersebut ke Direktur pengawasan khusus pada Kejaksaan Agung RI ” , tutupnya. (Red)

Berita Terkait

Bapenda Bekasi Disorot: Rp120 Miliar Insentif Dipertanyakan, Dugaan Kebocoran Pajak Ikut Terkuak
Klarifikasi Resmi APMS 66.06.23 Kapuas Hulu Terkait Berita Yang Beredar
Kepsek ini Enggan Memberikan Kejelasan Terkait 407 juta Anggaran yang Disetor ke Kasda, LIN : Akan Bongkar Permasalahan Ini
Perbakin Kota Pontianak Audiensi dengan Kapolresta, Perkuat Sinergi Pembinaan Atlet Menembak
PETI Semakin Merajalela Di Semoncol,Aparat Penegak Hukum Berdiam Diri Tutup Mata Tutup Telinga!!
Diduga Bangun Opini Sesat dan Fitnah Publik, Tuduhan “Preman” terhadap Budi Dinilai Hoaks dan Cemarkan Nama Baik
RDP Mandek, Setwan DPRD Kabupaten Bekasi Bungkam, LIN Desak KPK Usut Insentif Rp. 126 Miliar Bagi ASN Pemungut Pajak di Bapenda
Integritas Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi di Pertanyakan, 120 Milliar Insentif bagi ASN Pemungut Pajak Diduga Belum Memiliki PERBUP, LIN: Permasalahan ini akan Kami Bawa ke KPK
Berita ini 14 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:56

Bapenda Bekasi Disorot: Rp120 Miliar Insentif Dipertanyakan, Dugaan Kebocoran Pajak Ikut Terkuak

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:11

Klarifikasi Resmi APMS 66.06.23 Kapuas Hulu Terkait Berita Yang Beredar

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:44

Kepsek ini Enggan Memberikan Kejelasan Terkait 407 juta Anggaran yang Disetor ke Kasda, LIN : Akan Bongkar Permasalahan Ini

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:42

Perbakin Kota Pontianak Audiensi dengan Kapolresta, Perkuat Sinergi Pembinaan Atlet Menembak

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:34

PETI Semakin Merajalela Di Semoncol,Aparat Penegak Hukum Berdiam Diri Tutup Mata Tutup Telinga!!

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:29

RDP Mandek, Setwan DPRD Kabupaten Bekasi Bungkam, LIN Desak KPK Usut Insentif Rp. 126 Miliar Bagi ASN Pemungut Pajak di Bapenda

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:43

Integritas Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi di Pertanyakan, 120 Milliar Insentif bagi ASN Pemungut Pajak Diduga Belum Memiliki PERBUP, LIN: Permasalahan ini akan Kami Bawa ke KPK

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:10

Di Tengah Kasus Emas Ilegal,PETI Semakin Marak Di bukit Hitam,Diduga Ada Setoran

Berita Terbaru