Atas Tiga Perkara yang Masuk, Beranikah Kejari Karawang Menindak??

- Penulis

Rabu, 18 Juni 2025 - 06:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Jalurkhusus.com – Lebih dari sebulan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada dua Dinas dan satu Desa di kabupaten Karawang yang dilaporkan oleh Lembaga Investigasi Negara (LIN) DPC Karawang ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat sudah menemukan titik terang.

Pasalnya, laporan tersebut menurut Sekretaris LIN sudah seharusnya dapat segera ditindaklanjuti agar menjadi refleksi bagi oknum yang rakus akan uang haram, kata Fadhil saat dikonfirmasi dikantor sekretariat LIN, Selasa (17/06/25).

” Kami sudah ikuti aturan, dari tahap investigasi menggunakan data hingga lakukan audiensi, dan berujung Lapdu. Agar ada efek jera bagi kelompok penjilat yang sukanya menikmati uang hasil korupsi, jelas Fadhil”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Milliaran uang negara dalam hal ini Kabupaten Karawang seharusnya dapat diselamatkan, karna ulah manusia yang berotak kotor, akhirnya kas daerah pun bobol oleh otak kotor para pejabat yang tidak memiliki rasa tanggungjawab.

 

” 12 milliar lebih,uang negara seharusnya dapat diselamatkan oleh salah satu dinas ini, dikarenakan pejabat yang berinisial (WS) ini tidak mau melihat kabupaten nya surplus anggaran, menjadikannya apatis terhadap Perpres nomor 191 tahun2014 junto Perpres 117 tahun 2021, tentang penggunaan Bahan bakar Subsidi untuk kendaraan pengangkut sampah saat (WS) menjabat sebagai kepala Dinas yang dimaksud “, jelas dia.

Baca Juga:  BBM Solar Diduga Masuk Lokasi PETI Ketapang, Muncul Nama Penanggung Jawab

Selain DLH, Dinas yang masuk dalam laporan pengaduan oleh Lembaga Investigasi Negara, PUPR pun tak kalah asiknya.

Dari pembangunan sarana pendidikan yang tidak beralamat hingga pembagunan/rehab sebuah situs bersejarah yang beralamat palsu. Hal ini membuat jajaran LIN geram, dan berharap semua ini segera dapat diungkap oleh pihak penegak hukum dan harus di hukum seberat -berat nya bila terbukti bersalah dengan aturan yang berlaku.

” Selian LH ada PUPR yang menduduki posisi kedua laporan kami, serta satu Desa yang berada di kecamatan Telagasari. Dari hasil Audit BPK, tercatat bukan hanya Dua Dinas ini saja yang banyak melakukan maladministrasi, ada beberapa lagi sepertinya haru masuk laporan nya ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, paling tidak kedepannya ada efek jera bagi oknum Dinas untuk melakukan hal-hal yang diluar dari ketentuan hukum, ujarnya.

Lanjutnya, “kami sangat bersyukur,atas informasi dari pihak Kejaksaan Tinggi Jawa Barat., pada Selasa,17/06/25, tentang limpahan berkas perkara dugaan tindak pidana Korupsi yang kami laporkan, sudah di limpahkan ke Kejaksaan negri Karawang.

Pastinya, permasalahan ini akan kami kawal hingga akhirnya menemui titik terang”, tutupnya.

Berita Terkait

INVESTIGASI | Kantor Desa Kenyauk Bergembok Saat Jam Kerja, Warga: Kades Diduga Lebih Sibuk Urus Lanting Jek (Alat Sedot Emas Ilegal) di Sungai
Subaidi dan Nurjali Desak Pemda Bongkar Penyebab Mandeknya Operasional Kecamatan Kumpai Raya
Ketua DPRD Terima Berkas Hasil Audit BPK dari LIN, Lanjut Untuk Perbaiki atau Diam Bekasi Tambah Rusak!!
Harisson Sekda Ajak Masyarakat Wujudkan Lingkungan Bersih Melalui Gerakan Indonesia Asri
Konfirmasi Dugaan PETI di Semoncol Belum Dijawab, Sikap Kapolsek Batang Tarang Jadi Sorotan
PETI Diduga Beroperasi Lagi di Semoncol, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas
Nurjali, Tim Pemekaran Kumpai Raya, Tagih Kepastian Operasional Kecamatan kepada Pemkab Kubu Raya
Aksi BPM Kalbar Tuntut Transparasi PLN Kalbar Terkait Pemadaman Listrik Serta Evaluasi Kinerja PLN
Berita ini 28 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:48

INVESTIGASI | Kantor Desa Kenyauk Bergembok Saat Jam Kerja, Warga: Kades Diduga Lebih Sibuk Urus Lanting Jek (Alat Sedot Emas Ilegal) di Sungai

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:29

Subaidi dan Nurjali Desak Pemda Bongkar Penyebab Mandeknya Operasional Kecamatan Kumpai Raya

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:45

Ketua DPRD Terima Berkas Hasil Audit BPK dari LIN, Lanjut Untuk Perbaiki atau Diam Bekasi Tambah Rusak!!

Sabtu, 11 Juli 2026 - 02:02

Harisson Sekda Ajak Masyarakat Wujudkan Lingkungan Bersih Melalui Gerakan Indonesia Asri

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:24

Konfirmasi Dugaan PETI di Semoncol Belum Dijawab, Sikap Kapolsek Batang Tarang Jadi Sorotan

Jumat, 10 Juli 2026 - 02:27

Nurjali, Tim Pemekaran Kumpai Raya, Tagih Kepastian Operasional Kecamatan kepada Pemkab Kubu Raya

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:47

Aksi BPM Kalbar Tuntut Transparasi PLN Kalbar Terkait Pemadaman Listrik Serta Evaluasi Kinerja PLN

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:51

KETUA DPC LIN KUBU RAYA KRITIK KERAS PLN, DESAK EVALUASI MENYELURUH ATAS PEMADAMAN LISTRIK DI KALBAR

Berita Terbaru