Gubernur Kalbar H.Ria Norsan: Tidak Ada Barang Terkait Kasus Disita KPK

- Penulis

Sabtu, 27 September 2025 - 02:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Gubernur Kalbar H. Ria Norsan: Tidak Ada Barang Terkait Kasus Disita KPK*

JALURKHUSUS.COM]

Pontianak, Jumat 26 September 2025

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan, menyatakan dirinya tetap kooperatif dalam menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus proyek yang menyeret namanya.

 

Hal tersebut disampaikannya kepada awak media Jumat (26/9/25) setelah penggeledahan dilakukan di sejumlah lokasi oleh tim KPK.

 

Menurut Norsan, rumah pribadinya yang terletak di Jalan Airlangga, Pontianak, digeledah oleh KPK pada Jumat pagi.

 

Dia juga menjelaskan bahwa sehari sebelumnya, KPK telah lebih dulu menggeledah rumah dinas Bupati Mempawah serta rumah dinas gubernur di Pendopo, Pontianak.

Baca Juga:  Diduga Asal Jadi Dan Tidak Sesuai Spesifikasi, Jembatan Jalan Dharma Putra kecamatan Pontianak Utara Menuai Sorotan Publik

 

“Memang benar ada penggeledahan, namun saya tegaskan bahwa dari semua lokasi itu, tidak ada barang yang berkaitan dengan kasus proyek yang sedang diselidiki KPK yang dibawa,” ujar Norsan.

 

Dia menambahkan, dirinya akan bersikap terbuka dan mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan. “Saya berharap persoalan ini bisa segera selesai dan terang benderang, agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat,” tambahnya.

 

KPK dalam rilisnya membenarkan penggeledahan di kediaman gubernur kalbar H.Ria Norsan.

Teja

Berita Terkait

INVESTIGASI | Kantor Desa Kenyauk Bergembok Saat Jam Kerja, Warga: Kades Diduga Lebih Sibuk Urus Lanting Jek (Alat Sedot Emas Ilegal) di Sungai
Subaidi dan Nurjali Desak Pemda Bongkar Penyebab Mandeknya Operasional Kecamatan Kumpai Raya
Ketua DPRD Terima Berkas Hasil Audit BPK dari LIN, Lanjut Untuk Perbaiki atau Diam Bekasi Tambah Rusak!!
Harisson Sekda Ajak Masyarakat Wujudkan Lingkungan Bersih Melalui Gerakan Indonesia Asri
Konfirmasi Dugaan PETI di Semoncol Belum Dijawab, Sikap Kapolsek Batang Tarang Jadi Sorotan
PETI Diduga Beroperasi Lagi di Semoncol, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas
Nurjali, Tim Pemekaran Kumpai Raya, Tagih Kepastian Operasional Kecamatan kepada Pemkab Kubu Raya
Aksi BPM Kalbar Tuntut Transparasi PLN Kalbar Terkait Pemadaman Listrik Serta Evaluasi Kinerja PLN
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:48

INVESTIGASI | Kantor Desa Kenyauk Bergembok Saat Jam Kerja, Warga: Kades Diduga Lebih Sibuk Urus Lanting Jek (Alat Sedot Emas Ilegal) di Sungai

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:29

Subaidi dan Nurjali Desak Pemda Bongkar Penyebab Mandeknya Operasional Kecamatan Kumpai Raya

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:45

Ketua DPRD Terima Berkas Hasil Audit BPK dari LIN, Lanjut Untuk Perbaiki atau Diam Bekasi Tambah Rusak!!

Sabtu, 11 Juli 2026 - 02:02

Harisson Sekda Ajak Masyarakat Wujudkan Lingkungan Bersih Melalui Gerakan Indonesia Asri

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:24

Konfirmasi Dugaan PETI di Semoncol Belum Dijawab, Sikap Kapolsek Batang Tarang Jadi Sorotan

Jumat, 10 Juli 2026 - 02:27

Nurjali, Tim Pemekaran Kumpai Raya, Tagih Kepastian Operasional Kecamatan kepada Pemkab Kubu Raya

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:47

Aksi BPM Kalbar Tuntut Transparasi PLN Kalbar Terkait Pemadaman Listrik Serta Evaluasi Kinerja PLN

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:51

KETUA DPC LIN KUBU RAYA KRITIK KERAS PLN, DESAK EVALUASI MENYELURUH ATAS PEMADAMAN LISTRIK DI KALBAR

Berita Terbaru