Jasa Raharja Siapkan Pegawai Hadapi Pensiun Dengan Program Training Purnabakti 2025

- Penulis

Senin, 20 Oktober 2025 - 10:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalurkhusus.com]

Jakarta – PT Jasa Raharja menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan kerja yang sehat, adaptif, dan berkelanjutan dengan menggelar Program Training Purnabakti 2025. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Divisi Human Capital – Direktorat SDM & Umum ini menjadi salah satu bentuk nyata perhatian perusahaan terhadap kesiapan finansial, mental, dan sosial para pegawai menjelang masa pensiun.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini merupakan bagian dari upaya Jasa Raharja dalam memperkuat Employee Value Proposition (EVP) pada aspek Wellness, dengan tujuan memastikan setiap pegawai memiliki pengetahuan dan rencana yang matang agar tetap produktif dan sejahtera setelah pensiun.

 

Training Purnabakti 2025 dibagi menjadi dua batch, yaitu batch pertama untuk 73 pegawai berusia 45 tahun dan batch kedua untuk 58 pegawai berusia 50 tahun yang akan memasuki masa pensiun pada tahun 2030.

 

Direktur SDM dan Umum Jasa Raharja, Rubi Handojo, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Divisi Human Capital yang memberikan pembekalan lebih dini bagi pegawai.

 

> “Saya sambut baik inisiatif ini karena setiap orang yang pernah aktif bekerja perlu menyiapkan diri menghadapi masa pensiun. Persiapan ini tidak hanya tentang kesehatan finansial, tetapi juga sosial dan spiritual. Semakin baik persiapannya, maka dampaknya akan semakin besar bagi diri sendiri dan perusahaan,” ujarnya.

 

Kegiatan pelatihan ini dirancang dengan pendekatan experiential learning yang interaktif, mencakup empat aspek utama, yaitu:

Baca Juga:  MusDes Khusus Pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Suka Jaya

 

1. Ekonomi – Pembekalan mengenai financial management dan asset management agar pegawai mampu mengelola keuangan secara berkelanjutan.

 

2. Kewirausahaan & Digital Marketing – Pengenalan peluang usaha dan pengembangan bisnis di era digital.

 

3. Psikologis & Spiritual – Pembinaan kesiapan mental melalui sesi mental switching, pola hidup sehat, dan retirement advising.

 

4. Business Networking – Mendorong peserta membangun relasi dan kolaborasi agar tetap produktif setelah pensiun.

 

Adapun bentuk pelatihannya terbagi menjadi dua, yakni Experiential Workshop – Wealth Academy (Wake Up Call) yang dilaksanakan secara daring bagi peserta usia 45 tahun, serta Ready to Retire – Brilliant Retirement yang digelar secara hybrid di Ballroom Kantor Pusat Jasa Raharja untuk peserta usia 50 tahun. Program ini juga mencakup tahap pre-assessment, in-class learning, business visit, dan post-workshop group coaching.

 

Lebih lanjut, Rubi mengungkapkan bahwa Jasa Raharja juga tengah mengembangkan inovasi digital di bidang keuangan, salah satunya melalui rencana pembuatan Kalkulator Investasi untuk membantu pegawai melakukan self-assessment terhadap kesehatan keuangan pribadi.

 

Melalui Program Training Purnabakti 2025 ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya dalam menciptakan budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada kinerja, tetapi juga pada keberlanjutan kesejahteraan pegawai. Dengan pembekalan yang komprehensif, diharapkan seluruh insan Jasa Raharja dapat memasuki masa purnabakti dengan kesiapan finansial, mental, dan sosial yang optimal.

Berita Terkait

INVESTIGASI | Kantor Desa Kenyauk Bergembok Saat Jam Kerja, Warga: Kades Diduga Lebih Sibuk Urus Lanting Jek (Alat Sedot Emas Ilegal) di Sungai
Subaidi dan Nurjali Desak Pemda Bongkar Penyebab Mandeknya Operasional Kecamatan Kumpai Raya
Ketua DPRD Terima Berkas Hasil Audit BPK dari LIN, Lanjut Untuk Perbaiki atau Diam Bekasi Tambah Rusak!!
Harisson Sekda Ajak Masyarakat Wujudkan Lingkungan Bersih Melalui Gerakan Indonesia Asri
Konfirmasi Dugaan PETI di Semoncol Belum Dijawab, Sikap Kapolsek Batang Tarang Jadi Sorotan
PETI Diduga Beroperasi Lagi di Semoncol, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas
Nurjali, Tim Pemekaran Kumpai Raya, Tagih Kepastian Operasional Kecamatan kepada Pemkab Kubu Raya
Aksi BPM Kalbar Tuntut Transparasi PLN Kalbar Terkait Pemadaman Listrik Serta Evaluasi Kinerja PLN
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:48

INVESTIGASI | Kantor Desa Kenyauk Bergembok Saat Jam Kerja, Warga: Kades Diduga Lebih Sibuk Urus Lanting Jek (Alat Sedot Emas Ilegal) di Sungai

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:29

Subaidi dan Nurjali Desak Pemda Bongkar Penyebab Mandeknya Operasional Kecamatan Kumpai Raya

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:45

Ketua DPRD Terima Berkas Hasil Audit BPK dari LIN, Lanjut Untuk Perbaiki atau Diam Bekasi Tambah Rusak!!

Sabtu, 11 Juli 2026 - 02:02

Harisson Sekda Ajak Masyarakat Wujudkan Lingkungan Bersih Melalui Gerakan Indonesia Asri

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:24

Konfirmasi Dugaan PETI di Semoncol Belum Dijawab, Sikap Kapolsek Batang Tarang Jadi Sorotan

Jumat, 10 Juli 2026 - 02:27

Nurjali, Tim Pemekaran Kumpai Raya, Tagih Kepastian Operasional Kecamatan kepada Pemkab Kubu Raya

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:47

Aksi BPM Kalbar Tuntut Transparasi PLN Kalbar Terkait Pemadaman Listrik Serta Evaluasi Kinerja PLN

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:51

KETUA DPC LIN KUBU RAYA KRITIK KERAS PLN, DESAK EVALUASI MENYELURUH ATAS PEMADAMAN LISTRIK DI KALBAR

Berita Terbaru