Wow! Anggaran Buat ‘Ngobrol’ Kabupaten Bekasi Tembus 82 Miliar di Tengah Keluhan Warga

- Penulis

Minggu, 11 Januari 2026 - 06:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, Jalurkhusus.com – Hasil analisa team Hukum PT.Media Pengacara Bersatu dan LBH. NUSANTARA SAKTI dalam hal laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bekasi tahun anggaran 2024 beberapa waktu lalu,ditemukan banyak masalah.

Menurut Ependi, Selaku Direktur Eksekutif PT.Media Pengacara Bersatu dan Ketua LBH-NUSANTARA SAKTI menjelaskan kepada wartawan tentang beberapa temuan hasil kajian team hukum nya yang sudah menguras isi otak, kemungkinan besar dari beberapa Instansi sepertinya harus berurusan dengan hukum.

” Beberapa temuan penggunaan keuangan negara tanpa memikirkan aspek yang jelas, dan beberapa kegiatan yang sepertinya juga merugikan negara, hal ini harus segera kami tindaklanjuti. Jika nanti di ketahui adanya dugaan korupsi,  kami akan segera melaporkan ke Institusi Penegak hukum” jelas nya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui data yang diperoleh dari BPK RI, pemantauan sistem penggunaan anggaran dan arah kebijakan pemerintah Kabupaten Bekasi bisa di proteksi. Walaupun tidak semua, tetapi dari data inilah segala perbuatan pemerintah dapat diketahui.

Tahun 2023-2024,  pemerintah Kabupaten Bekasi telah menggelontorkan anggaran ratusan milliar hanya untuk biaya Konsultasi Kontruksi. Hal ini menjelaskan bahwa di tubuh BAPPEDA dan Bagian Pembagunan tidak memiliki Skil, sehingga Pemerintah dipaksa harus menggelontorkan anggaran buat ngomongin”Gimana cara membuat kontruksi bangunan yang baik” alhasil dari itu semua, pembangunan di Kabupaten Bekasi tetap saja tidak ada perubahan dan anggaran miliar an apakah hanya sebagai seremoni saja?

Baca Juga:  Dirgahayu 40 Tahun IKADIN: Advokat Siap Mengabdi, Jujur Dan Bertanggung Jawab Membela Kepentingan Hukum Masyarakat

Dari sini kita dapat pastikan bahwa perekrutan para pejabat Eselon yang akan duduk di kursi Kepala Dinas tidak disesuaikan dengan keahliannya (Asal terap) sehingga dalam menjalankan tugasnya, para pejabat ini selalu menggunakan jasa konsultasi.

Ratusan miliar uang seharusnya dapat digunakan bagi kepentingan rakyat lainnya, dan bukan dianggarkan bagi kebodohan pengetahuan pejabat dalam menjalankan Tupoksinya. Bekasi hari ini belum memiliki pejabat yang punya Integritas, program berjalan asal bapak senang dan Anggaran melayang tanpa faham akan tujuan.

Sebagai Aktivis Anti Korupsi, Ependi berpesan kepada Pemerintahan saat ini, untuk dapat menjaga Kabupaten Bekasi dari kerusakan mental para oknum pejabat yang doyan makan uang rakyat, belajarlah dari pengalaman yang lalu, kembalikan Citra Kabupaten Bekasi yang Beriman dan Berintegritas.

” Kami berharap Bupati (Plt) dapat menjalankan tugasnya dengan baik, karna yang faham Bekasi hanya orang Bekasii. Menjadi perhatian dan pengalaman bahwa Bekasi dalam bayang-bayang kelam yang harus segera mungkin di entaskan” , Tutupnya.

(Team)

Berita Terkait

Wujud Negara Hadir, Jasa Raharja Memberi Perlindungan Korban Kecelakaan Rp3,22 Triliun Sepanjang 2025
Peti Di sintang Semakin Merajalela: Minta APH Tindak Tegas Sesuai Intruksi Kapolda
Di Tengah Defisit Anggaran, Kabupaten Bekasi Habiskan 82 Miliar demi “Jasa Ngobrol”.
Muswil Perdana Digelar, Ahmad Yazid Resmi Terpilih Pimpin DPW PERSADIN Jawa Barat
Konferensi Pers Akhir Tahun 2025, Polresta Pontianak Paparkan Tren Kamtibmas
Kapolres Melawi Pimpin Patroli dan Pengecekan Pengamanan Ibadah Gereja
Anggota DPRD Kubu Raya: Investasi Harus Berpihak pada Rakyat, Pelanggaran Lahan Wajib Ditertibkan
Meski Belum Kantongi Izin dari DLH Kabupaten Bekasi, PT.Glow Industri Herbal Care Nekat Produksi!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:19

Wujud Negara Hadir, Jasa Raharja Memberi Perlindungan Korban Kecelakaan Rp3,22 Triliun Sepanjang 2025

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:42

Peti Di sintang Semakin Merajalela: Minta APH Tindak Tegas Sesuai Intruksi Kapolda

Senin, 12 Januari 2026 - 09:05

Di Tengah Defisit Anggaran, Kabupaten Bekasi Habiskan 82 Miliar demi “Jasa Ngobrol”.

Minggu, 11 Januari 2026 - 13:16

Muswil Perdana Digelar, Ahmad Yazid Resmi Terpilih Pimpin DPW PERSADIN Jawa Barat

Minggu, 11 Januari 2026 - 06:01

Wow! Anggaran Buat ‘Ngobrol’ Kabupaten Bekasi Tembus 82 Miliar di Tengah Keluhan Warga

Minggu, 28 Desember 2025 - 17:15

Kapolres Melawi Pimpin Patroli dan Pengecekan Pengamanan Ibadah Gereja

Jumat, 26 Desember 2025 - 12:45

Anggota DPRD Kubu Raya: Investasi Harus Berpihak pada Rakyat, Pelanggaran Lahan Wajib Ditertibkan

Kamis, 25 Desember 2025 - 14:22

Meski Belum Kantongi Izin dari DLH Kabupaten Bekasi, PT.Glow Industri Herbal Care Nekat Produksi!

Berita Terbaru