Polsek Kandis Turun Langsung Pantau Jagung Pipil, Bukti Polisi Hadir untuk Petani

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siak, Jalurkhusus.com – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Kandis melaksanakan pengecekan langsung terhadap tanaman jagung pipil milik Kelompok Tani Ayu Makmur di Kampung Jambai Makmur, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.

Lahan seluas kurang lebih 2 hektare yang telah ditanami jagung pipil tersebut kini memasuki usia sekitar 50 hari. Tanaman terlihat tumbuh dengan baik dan diharapkan mampu memberikan hasil optimal sebagai bagian dari kontribusi sektor pertanian dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kegiatan pengecekan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap para petani sekaligus memastikan keberlanjutan program pertanian produktif di wilayah hukum Polsek Kandis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, melalui Kapolsek Kandis, Kompol Herman Pelani, menyampaikan bahwa Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.

Baca Juga:  2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa sektor pertanian tetap berjalan optimal. Kehadiran Polri di tengah masyarakat adalah untuk memberikan motivasi serta dukungan nyata kepada para petani,” ujar Kapolsek.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan.

Dengan semangat Polisi Cinta Petani, Polsek Kandis terus berkomitmen untuk mendampingi dan mendukung para petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

“Polisi Cinta Petani  Bersama Wujudkan Ketahanan Pangan, Menuju Indonesia Mandiri Pangan.”

Berita Terkait

Bapenda Bekasi Disorot: Rp120 Miliar Insentif Dipertanyakan, Dugaan Kebocoran Pajak Ikut Terkuak
Klarifikasi Resmi APMS 66.06.23 Kapuas Hulu Terkait Berita Yang Beredar
Kepsek ini Enggan Memberikan Kejelasan Terkait 407 juta Anggaran yang Disetor ke Kasda, LIN : Akan Bongkar Permasalahan Ini
Perbakin Kota Pontianak Audiensi dengan Kapolresta, Perkuat Sinergi Pembinaan Atlet Menembak
PETI Semakin Merajalela Di Semoncol,Aparat Penegak Hukum Berdiam Diri Tutup Mata Tutup Telinga!!
Diduga Bangun Opini Sesat dan Fitnah Publik, Tuduhan “Preman” terhadap Budi Dinilai Hoaks dan Cemarkan Nama Baik
RDP Mandek, Setwan DPRD Kabupaten Bekasi Bungkam, LIN Desak KPK Usut Insentif Rp. 126 Miliar Bagi ASN Pemungut Pajak di Bapenda
Integritas Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi di Pertanyakan, 120 Milliar Insentif bagi ASN Pemungut Pajak Diduga Belum Memiliki PERBUP, LIN: Permasalahan ini akan Kami Bawa ke KPK
Berita ini 0 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:56

Bapenda Bekasi Disorot: Rp120 Miliar Insentif Dipertanyakan, Dugaan Kebocoran Pajak Ikut Terkuak

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:11

Klarifikasi Resmi APMS 66.06.23 Kapuas Hulu Terkait Berita Yang Beredar

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:44

Kepsek ini Enggan Memberikan Kejelasan Terkait 407 juta Anggaran yang Disetor ke Kasda, LIN : Akan Bongkar Permasalahan Ini

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:42

Perbakin Kota Pontianak Audiensi dengan Kapolresta, Perkuat Sinergi Pembinaan Atlet Menembak

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:34

PETI Semakin Merajalela Di Semoncol,Aparat Penegak Hukum Berdiam Diri Tutup Mata Tutup Telinga!!

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:29

RDP Mandek, Setwan DPRD Kabupaten Bekasi Bungkam, LIN Desak KPK Usut Insentif Rp. 126 Miliar Bagi ASN Pemungut Pajak di Bapenda

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:43

Integritas Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi di Pertanyakan, 120 Milliar Insentif bagi ASN Pemungut Pajak Diduga Belum Memiliki PERBUP, LIN: Permasalahan ini akan Kami Bawa ke KPK

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:10

Di Tengah Kasus Emas Ilegal,PETI Semakin Marak Di bukit Hitam,Diduga Ada Setoran

Berita Terbaru