Klarifikasi Resmi APMS 66.06.23 Kapuas Hulu Terkait Berita Yang Beredar

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kapuas Hulu,Kalbar–Jalurkhusus.com],

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan beredarnya pemberitaan di salah satu media online yang berjudul ” APMS 66.06.23 Kapuas Hulu Diduga Jadi Sarang Mafia Solar Subsidi,Harga Tembus Rp.4 juta Per Drum”

 

Beberapa tim media jejakhukum.net Kalimantan Barat lengsung bergegas ke lokasi APMS Tersebut guna ingin mengkomfirmasi resmi kepada management terkait pemberitaan yang beredar

 

Dengan hasil komfirmasi kepada management APMS 66.06.23 di Kapuas Hulu,Beliau mengatakan bahwa pemberitaan yang sedang beredar itu tidak sesuai fakta di lapangan,karena pada saat media tersebut melakukan dokumentasi di APMS kami tidak lagi beroperasi

Baca Juga:  Maman Suratman, S.Pd.I, M. Sos, mengatakan:H.Ria Norsan Sosok Visioner dan Dermawan

 

Pihak Management APMS juga menggatakan, APMS juga tidak ada kegiatan apapun,dan pada saat itu lampu memang mati dari PLN yang membuat APMS tidak terlihat jelas.

 

Karena menurut Management APMS hal tersebut hanyalah karena miss komunikasi dari pihak APMS dan media tersebut .

 

 

Maka dari itu harapan management APMS hasil klarifikasi ini bisa memberikan jalinan silahturahmi dan komunikasi yang baik kedepannya .

Berita Terkait

Kepsek ini Enggan Memberikan Kejelasan Terkait 407 juta Anggaran yang Disetor ke Kasda, LIN : Akan Bongkar Permasalahan Ini
Perbakin Kota Pontianak Audiensi dengan Kapolresta, Perkuat Sinergi Pembinaan Atlet Menembak
PETI Semakin Merajalela Di Semoncol,Aparat Penegak Hukum Berdiam Diri Tutup Mata Tutup Telinga!!
Diduga Bangun Opini Sesat dan Fitnah Publik, Tuduhan “Preman” terhadap Budi Dinilai Hoaks dan Cemarkan Nama Baik
RDP Mandek, Setwan DPRD Kabupaten Bekasi Bungkam, LIN Desak KPK Usut Insentif Rp. 126 Miliar Bagi ASN Pemungut Pajak di Bapenda
Integritas Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi di Pertanyakan, 120 Milliar Insentif bagi ASN Pemungut Pajak Diduga Belum Memiliki PERBUP, LIN: Permasalahan ini akan Kami Bawa ke KPK
Di Tengah Kasus Emas Ilegal,PETI Semakin Marak Di bukit Hitam,Diduga Ada Setoran
DPRD Kabupaten Sekadau Angkat Bicara Terkait Dana Pajak 19,7 Miliar Belum di Bayarkan PT.MAKMUR PRIMA LESTARI ( MPL )
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:11

Klarifikasi Resmi APMS 66.06.23 Kapuas Hulu Terkait Berita Yang Beredar

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:44

Kepsek ini Enggan Memberikan Kejelasan Terkait 407 juta Anggaran yang Disetor ke Kasda, LIN : Akan Bongkar Permasalahan Ini

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:42

Perbakin Kota Pontianak Audiensi dengan Kapolresta, Perkuat Sinergi Pembinaan Atlet Menembak

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:34

PETI Semakin Merajalela Di Semoncol,Aparat Penegak Hukum Berdiam Diri Tutup Mata Tutup Telinga!!

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:30

Diduga Bangun Opini Sesat dan Fitnah Publik, Tuduhan “Preman” terhadap Budi Dinilai Hoaks dan Cemarkan Nama Baik

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:43

Integritas Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi di Pertanyakan, 120 Milliar Insentif bagi ASN Pemungut Pajak Diduga Belum Memiliki PERBUP, LIN: Permasalahan ini akan Kami Bawa ke KPK

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:10

Di Tengah Kasus Emas Ilegal,PETI Semakin Marak Di bukit Hitam,Diduga Ada Setoran

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:21

DPRD Kabupaten Sekadau Angkat Bicara Terkait Dana Pajak 19,7 Miliar Belum di Bayarkan PT.MAKMUR PRIMA LESTARI ( MPL )

Berita Terbaru