Anggaran Dana BOS Diduga Mengalir ke MKKS, 187 Sekolah SMK di Cianjur Harus di Periksa Kejaksaan, Dugaan Maladministrasi Terindikasi

- Penulis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur, Jalurkhusus.com – Hasil investigasi awak media bersama tim Lembaga Investigasi Negara (LIN) di wilayah Kabupaten Cianjur pada Kamis (21/05/2026), menemukan sejumlah dugaan persoalan serius dalam pengelolaan anggaran di lingkungan pendidikan menengah kejuruan.

Temuan tersebut mencuat setelah tim melakukan penelusuran berdasarkan data pemeriksaan BPK serta informasi dari sejumlah tokoh masyarakat setempat. Saat melakukan konfirmasi ke SMKN 1 Bojongpicung, pihak sekolah disebut membenarkan adanya iuran atau sumbangan dari sekolah-sekolah sebesar Rp2,5 juta untuk organisasi MKKS.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat sekitar 181 sekolah yang diduga turut menyetorkan dana tersebut. Jika diakumulasi selama empat tahun, nominal yang terkumpul diperkirakan mencapai hampir Rp1,8 miliar. Namun hingga kini, arah penggunaan dana maupun program konkret organisasi tersebut dinilai belum dapat dijelaskan secara transparan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ependi, aktivis antikorupsi yang tergabung dalam Lembaga Investigasi Negara (LIN), menilai persoalan ini sangat krusial karena berkaitan langsung dengan dunia pendidikan dan penggunaan anggaran negara.

“Saya turun langsung ke sekolah tersebut. Kepala sekolah mengakui adanya sumbangan itu, namun tidak dapat menjelaskan secara rinci program organisasi maupun sumber anggaran yang digunakan untuk pembayaran tersebut,” tegas Ependi.

Baca Juga:  Advokat Persadin Angkatan XXII Resmi Diambil Sumpah di Pengadilan Tinggi Banten

Ia menambahkan, apabila persoalan ini tidak segera mendapatkan penjelasan terbuka dan akuntabel, pihaknya akan membawa temuan tersebut ke aparat penegak hukum untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut.

Selain dugaan iuran organisasi, LIN juga menyoroti pengelolaan anggaran di SMKN 1 Bojongpicung yang disebut menerima anggaran BOS hampir Rp6 miliar dalam satu tahun anggaran.

Menurut hasil investigasi, terdapat beberapa pos anggaran dengan nilai cukup besar, khususnya pada sektor perawatan dan program tertentu yang dianggap belum dijelaskan secara rinci kepada publik. Saat dikonfirmasi terkait realisasi anggaran tersebut, pihak sekolah disebut belum memberikan penjelasan yang memadai.

“Anggaran BOS hampir Rp6 miliar dalam setahun tentunya harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka. Seluruh program dan realisasi anggaran semestinya jelas, terlebih ada beberapa pos unggulan dengan nilai fantastis yang kini menjadi perhatian publik,” lanjutnya.

LIN menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap pengelolaan anggaran pendidikan demi mendorong transparansi serta mencegah potensi penyimpangan dana negara di sektor pendidikan.

(Red)

Berita Terkait

Nurjali Ucapkan Selamat kepada Rahmadani “Perbedaan Pilihan Berakhir, Saatnya Bersatu Membangun Desa”
Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang
Terbakarnya Tempat Parkir Truk Di jalan Khatulistiwa Tidak Memakan Korban
Sungai Pawan Keruh , Publik Pertanyakan Efektivitas Pengawasan Penegakan Hukum di Sandai !!!
Jangan Tunda Lagi! Kecamatan Kumpai Raya Harus Menjadi Kado Istimewa Hari Kemerdekaan RI
INVESTIGASI | Kantor Desa Kenyauk Bergembok Saat Jam Kerja, Warga: Kades Diduga Lebih Sibuk Urus Lanting Jek (Alat Sedot Emas Ilegal) di Sungai
Subaidi dan Nurjali Desak Pemda Bongkar Penyebab Mandeknya Operasional Kecamatan Kumpai Raya
Ketua DPRD Terima Berkas Hasil Audit BPK dari LIN, Lanjut Untuk Perbaiki atau Diam Bekasi Tambah Rusak!!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:01

Nurjali Ucapkan Selamat kepada Rahmadani “Perbedaan Pilihan Berakhir, Saatnya Bersatu Membangun Desa”

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:01

Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:06

Terbakarnya Tempat Parkir Truk Di jalan Khatulistiwa Tidak Memakan Korban

Senin, 20 Juli 2026 - 07:09

Sungai Pawan Keruh , Publik Pertanyakan Efektivitas Pengawasan Penegakan Hukum di Sandai !!!

Senin, 20 Juli 2026 - 02:24

Jangan Tunda Lagi! Kecamatan Kumpai Raya Harus Menjadi Kado Istimewa Hari Kemerdekaan RI

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:29

Subaidi dan Nurjali Desak Pemda Bongkar Penyebab Mandeknya Operasional Kecamatan Kumpai Raya

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:45

Ketua DPRD Terima Berkas Hasil Audit BPK dari LIN, Lanjut Untuk Perbaiki atau Diam Bekasi Tambah Rusak!!

Sabtu, 11 Juli 2026 - 02:02

Harisson Sekda Ajak Masyarakat Wujudkan Lingkungan Bersih Melalui Gerakan Indonesia Asri

Berita Terbaru