LIN Minta Kejari  Usut tuntas Aliran Dana Desa Karangasih, BUMDES dan Ketapang Diduga Jadi Bancakan

- Penulis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 08:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Desa Karangasih, Kec. Cikarang Utara, Kab. Bekasi

Kantor Desa Karangasih, Kec. Cikarang Utara, Kab. Bekasi

Kabupaten Bekasi, Jalurkhusus.com – Hasil investigasi LIN ke Desa Karangasih pada Rabu,(1/10/25) menemukan adanya indikasi kuat Kepala Desa Karangasih melakukan maladministrasi.

Dugaan tersebut dapat di dengar melalui hasil percakapan LIN dengan Ketua BUMDES (F-red).

” Saya hanya mengelola BUMDES dan total nya hanya 500 juta pada tahun sebelumnya. Peruntukan nya ,ada pembesaran ikan Lele dll. Kalau ketahanan pangan saya gak tahu, ” kata Fadhil, mengutip pembicaraan Ketua BUMDES .

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain anggaran BUMDES yang menjadi perhatian, program Ketahanan pangan juga ikut terseret dalam investigasi LIN.

Padahal, berdasarkan hasil penelusuran tim investigasi LIN, program ketahanan pangan (Ketapang) dalam kurun waktu 3 tahun terakhir tercatat menelan anggaran sebesar Rp 1.151.472.510. Ironisnya, ketika LIN meminta klarifikasi terkait realisasi program tersebut, tidak ada satu pun perangkat desa maupun pengurus BumDes yang mampu memberikan jawaban yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga:  Tidak Sampai 24 Jam,Tim Kalong polres melawi Bekuk Pelaku Pencurian Di Dusun Mekar Harapan

Ketidakjelasan penggunaan dana miliaran rupiah ini semakin memperkuat dugaan adanya praktik bancakan yang melibatkan oknum Kepala Desa Karangasih bersama pihak terkait.

“Kalau program sebesar itu tidak bisa dijelaskan, maka sudah jelas ada indikasi penyalahgunaan wewenang dan korupsi. Kami mendesak Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi untuk segera memanggil Kepala Desa Karangasih beserta jajarannya, karena ini menyangkut keuangan negara,” tegas Fadhil

Jika dibiarkan, praktik seperti ini akan terus menggerogoti keuangan desa dan merugikan masyarakat. Oleh karena itu, LIN memastikan akan segera melaporkan hasil investigasi resmi ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, agar proses hukum dapat berjalan secara transparan dan akuntabel.  (Red)

Berita Terkait

Anggaran MAMIN Pemda Karawang Rp3 Miliar Lebih Jadi Temuan BPK, Furqon Jalaluddin Belum Berikan Klarifikasi
Solidaritas Tanpa Batas, Ketua DPD BPM Kubu Raya Jenguk dan Salurkan Bantuan kepada Korban Kecelakaan di RS Kartika Husada
PDAM sekadau Nanga Taman Hasil Kurang Baik Serta Diduga juga Kurang Perawatan 
Terkuak, A’ON Mengelapkan Uang pengusaha Asal Jakarta
Mengaku Sebagai Seorang Pengusaha Dikalbar, AO Bawa Uang Perusahaan Kabur Rp8,5milliar
Ruislag Aset Tanah Desa Dinilai Cacat Hukum, Subur Rusnadi, Siap-siap Dipanggil Kejaksaan
Tabung Gas Kantor Kelurahan Hilir Raib, Rekaman CCTV Jadi Petunjuk Utama
Klarifikasi Tegas Olahan Oli Bekas Milik pak Awaludin Peniti Dalam Bukan “Solar Palsu”, Melainkan Bahan Bakar Alternatif untuk Nelayan
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 02:47

Anggaran MAMIN Pemda Karawang Rp3 Miliar Lebih Jadi Temuan BPK, Furqon Jalaluddin Belum Berikan Klarifikasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:59

Solidaritas Tanpa Batas, Ketua DPD BPM Kubu Raya Jenguk dan Salurkan Bantuan kepada Korban Kecelakaan di RS Kartika Husada

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:30

PDAM sekadau Nanga Taman Hasil Kurang Baik Serta Diduga juga Kurang Perawatan 

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:05

Terkuak, A’ON Mengelapkan Uang pengusaha Asal Jakarta

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:13

Mengaku Sebagai Seorang Pengusaha Dikalbar, AO Bawa Uang Perusahaan Kabur Rp8,5milliar

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:03

Tabung Gas Kantor Kelurahan Hilir Raib, Rekaman CCTV Jadi Petunjuk Utama

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:31

Klarifikasi Tegas Olahan Oli Bekas Milik pak Awaludin Peniti Dalam Bukan “Solar Palsu”, Melainkan Bahan Bakar Alternatif untuk Nelayan

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:32

APMS 66.062.24 Kangkkangi Aturan Migas, Libas Minta Pertamina Tindak Tegas ‎

Berita Terbaru