JATAH 66 MILIAR ASN BAPENDA BIKIN PLT BUPATI BEKASI BAPER, SERAHKAN SUBTANSI AUDIENSI KE INSPEKTORAT, LIN: KITA BONGKAR SEMUANYA

- Penulis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi, Jalurkhusus.com – Baru terhitung hari Dr, Asep Surya Atmaja diberikan amanah untuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi periode 2024-2029 menggantikan Ade Kuswara Kunang yang beberapa waktu lalu terjaring pada OTT KPK.

Pada kesempatan ini, Lembaga Investigasi Negara (LIN), mengatakan kepada wartawan tentang dugaan kerusakan laporan keuangan pada Pemerintah Kabupaten Bekasi yang semestinya segera mungkin dapat dirapihkan agar tidak berdampak signifikan kedepannya.

Ependi mengatakan bahwa dalam lima (5) bulan terakhir dirinya dan team melakukan investigasi khusus terhadap para pemilik kebijakan di lingkungan pemerintah kabupaten Bekasi. Hasil kajian dan investigasi, melalui data BPK RI terhadap masing-masing Dinas yang ada , secara implisit dapat diterjemahkan sebagai hal yang harus segera diperbaiki bahkan jika perlu di reformasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tahapan yang selama ini dilakukan oleh LIN adalah dengan cara menyurati, meminta kejelasan terkait beberapa mata anggaran yang dinilai sangat menonjol, agar ketransparansian sistem pengelolaan keuangan daerah yang didapat dari pajak rakyat tepat sasaran. Akuntabilitas menjadi sorotan yang seharusnya dapat dijawab dengan baik dan mudah tanpa harus mencari cara untuk dapat secepatnya menghidar.

Menurutnya, banyak pejabat yang berlindung melalui beberapa payung hukum, untuk tidak memberikan jawaban surat -surat yang masuk, selain kepada PPID yang dikelola oleh Dinas Kominfo untuk menjelaskannya.

Padahal itu alasan klasik pejabat saja untuk menghindari pertanyaan kritis rakyat terhadap nya, dan menggunakan tangan Dinas lain sebagai tameng.

” Belasan surat konfirmasi telah kami layangkan, berdasarkan data dan hasil investigasi kami sudah coba lakukan, sayangnya, mereka para pejabat terkait sengaja mempersulit langkah kami dengan dalil-dalil yang sebenarnya sudah kami fahami sedari awal”. Ungkap nya.

 

Semua tampuk pimpinan tinggi pada masing-masing Dinas sengaja menghindari pertanyaan, seolah dia sedang mendirikan negara sendiri tanpa boleh ada pihak yang berhak bertanya atau intervensi terhadap nya, atau memang itu pesan dari para pengatur serangan yang ada dibelakang layar selama ini.

Baca Juga:  Tim Redaksi Mega_Berita Sampaikan Klarifikasi dan Permohonan Maaf Langsung kepada Kades Riam Sejawak

Miris melihat data realisasi anggaran yang luar biasa pada masing-masing dinas, Ependi dan team hukumnya sengaja membuat surat untuk ber Audiensi dengan Plt Bupati Bekasi bertajuk penyelematan anggaran, dan sengaja ingin meminta pendapat nya terkait hal yang dimaksud. Sayangnya, Plt Bupati Bekasi Dr. Asep Surya Atmaja, tidak berkenan untuk bertemu,dan menyerahkan perihal yang dimaksud kepada Inspektorat.

Timbul pertanyaan besar terhadap kinerja Plt Bupati Bekasi saat ini. Dia tidak ingin mendengar sesuatu yang kebenarannya hanya dapat diputuskan oleh nya. Karna seorang Bupati/Walikota didalam pemerintahan memiliki kapasitas/hak prerogatif tanpa meminta pendapat legislatif jika dibutuhkan demi sesuatu hal yang dirasa perlu dan baik bagi masyarakat nya.

Materi yang sudah di siapkan untuk Bekasi lebih baik lagi dalam surat Audiensi tersebut, begitu juga pendapat hukum agar Plt Bupati Bekasi segera berbenah, luluh lantah tanpa pertimbangan yang jelas. Integritas Dr. Asep Surya Atmaja selaku Plt Bupati Bekasi saat ini menjadi sorotan khusus, ada apa sebenarnya dengan kebijakan yang dia ambil saat ini, tanpa mau mendengar apa maksud dan tujuan lembaga sosial kontrol melakukan hal ini.

” Surat kami sudah di terima oleh Plt Bupati dan di tandatangani olehnya, untuk segera di tindaklanjuti oleh inspektorat. Melalui beberapa mekanisme aturan yang diterapkan, setidaknya surat kami sudah sampai ditangan Plt Bupati. Tapi kok aneh, Plt Bupati sengaja dengan jelas menghindar dari kami, Dia mengarahkan kami untuk menghadap inspektorat. Ini bukan permasalahan biasa, subtansi yang kami bawa perlu kejelasan hukum dan hanya dapat di putuskan segera oleh pemilik kebijakan tertinggi, karna ini semua menyangkut penggunaan anggaran yang dirasa ugal-ugal”. (Red)

Berita Terkait

LIN Minta Permasalahan 120 Miliar Insentif di Bapenda Dibuka Secara Terang Benderang, Siapa Penikmat Pajak Rakyat yang Sesungguhnya
Tim Investigasi Jejak Hukum Kalbar Siap Giring Kasus MBG SDN 71 ke Pusat, Dugaan Makanan Tak Layak Konsumsi Jadi Sorotan
Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan
Dalih “Hanya Titipan” Dipertanyakan, Toko Erajaya Bike Diduga Rutin Jual LPG Subsidi Rp28 Ribu Tanpa Plang Resmi
Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata
Sangat Menyetuh hati Ilham Yang Alami lumpuh Sejak kecil,Kini Butuh Uluran Tangan Kita semua
Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum
PETI Aktif di Semerangkai Tidak Sesuai Fakta Tim Temukan Lanting Hanya Terparkir, Tidak Ada Aktivitas Penambangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 13:12

LIN Minta Permasalahan 120 Miliar Insentif di Bapenda Dibuka Secara Terang Benderang, Siapa Penikmat Pajak Rakyat yang Sesungguhnya

Selasa, 21 April 2026 - 06:04

Tim Investigasi Jejak Hukum Kalbar Siap Giring Kasus MBG SDN 71 ke Pusat, Dugaan Makanan Tak Layak Konsumsi Jadi Sorotan

Minggu, 19 April 2026 - 12:33

Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan

Selasa, 14 April 2026 - 05:20

Dalih “Hanya Titipan” Dipertanyakan, Toko Erajaya Bike Diduga Rutin Jual LPG Subsidi Rp28 Ribu Tanpa Plang Resmi

Senin, 13 April 2026 - 11:41

Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata

Minggu, 5 April 2026 - 13:31

Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum

Jumat, 3 April 2026 - 16:59

PETI Aktif di Semerangkai Tidak Sesuai Fakta Tim Temukan Lanting Hanya Terparkir, Tidak Ada Aktivitas Penambangan

Rabu, 1 April 2026 - 13:04

Kadis Kominfo Lambar Buka Suara Soal Isu Larangan Kendaraan Plat Luar di Area Pemda

Berita Terbaru