Mencurigakan! Ketahanan Pangan dan Bumdes Desa Pinayungan Siapa yang Menikmati??

- Penulis

Sabtu, 5 Oktober 2024 - 00:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Jalurkhusus.com – Program Ketahanan Pangan dan Bumdes Desa Pinayungan Kecamatan Telukjambe Timur Kabupaten Karawang disoal.

Pasalnya, program ketahanan pangan yang dianggarkan menggunakan dana desa tahun 2022-2023 sepertinya bermasalah.

Belum adanya kejelasan terkait hal tersebut. Pihak Desa melalui Sekdes Usep Saepudin ketika dikonfirmasi Jalurkhusus.com pada Jum’at (04/10/24) tidak dapat memberikan jawaban apapun seputar Dana Desa

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Saya tidak bisa menjawab pertanyaan akang, karna itu hak prerogatif kepala desa”, kata Sekdes

Sekdes selaku orang ke-dua yang bertanggung jawab atas semua anggaran saja sampai tidak berani bicara seputar dana desa, sungguh miris.

Besarnya anggaran Ketahanan Pangan yang menurut data tercatat dan telah dilaporkan cukup menyita perhatian.

Tahun 2022 sampai 2023 Program Ketahanan Pangan mencapai Rp.407.364.200 rupiah. Tentang apa yang sudah dilaksanakan oleh pemerintahan desa dengan jumlah anggaran yang begitu besar. Jalurkhusus.com belum mendapatkan Kejelasannya.

Baca Juga:  Apakah Inspektorat Penikmat Gelap Dana Desa Karanganyar?

Disamping program ketahanan pangan yang begitu mencuat, anggaran bagi Bumdes pun tidak kalah penting.

Dalam 2 tahun Bumdes teranggarkan Rp. 101.330.400 rupiah. Tentang siapa pengelola keuangan Bumdes Jalurkhusus.com masih mengumpulkan data-data nya. Modus selalu menghindar dari media, adalah kebiasaan lama para kepala desa selama ini.

Rasa takut untuk di konfirmasi oleh awak media dan kerap menghilang, adalah sesuatu yang sudah biasa dilakukan oleh kepala desa,sepertinya kepala desa sedang menyembunyikan kecacatan kerja nya dari publik,agar keleluasaan dirinya untuk melakukan hal-hal yang dilarang tidak terpantau oleh masyarakat umum.

(Red)

Berita Terkait

Ruislag Aset Tanah Desa Dinilai Cacat Hukum, Subur Rusnadi, Siap-siap Dipanggil Kejaksaan
Kepsek jadi Tumbal Program MKKS, 2.5 juta Dana BOS Rela di Gelontorkan
Bapenda Bekasi Disorot: Rp120 Miliar Insentif Dipertanyakan, Dugaan Kebocoran Pajak Ikut Terkuak
Kepsek ini Enggan Memberikan Kejelasan Terkait 407 juta Anggaran yang Disetor ke Kasda, LIN : Akan Bongkar Permasalahan Ini
RDP Mandek, Setwan DPRD Kabupaten Bekasi Bungkam, LIN Desak KPK Usut Insentif Rp. 126 Miliar Bagi ASN Pemungut Pajak di Bapenda
Integritas Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi di Pertanyakan, 120 Milliar Insentif bagi ASN Pemungut Pajak Diduga Belum Memiliki PERBUP, LIN: Permasalahan ini akan Kami Bawa ke KPK
LIN Minta Permasalahan 120 Miliar Insentif di Bapenda Dibuka Secara Terang Benderang, Siapa Penikmat Pajak Rakyat yang Sesungguhnya
Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum
Berita ini 1 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:48

INVESTIGASI | Kantor Desa Kenyauk Bergembok Saat Jam Kerja, Warga: Kades Diduga Lebih Sibuk Urus Lanting Jek (Alat Sedot Emas Ilegal) di Sungai

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:29

Subaidi dan Nurjali Desak Pemda Bongkar Penyebab Mandeknya Operasional Kecamatan Kumpai Raya

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:45

Ketua DPRD Terima Berkas Hasil Audit BPK dari LIN, Lanjut Untuk Perbaiki atau Diam Bekasi Tambah Rusak!!

Sabtu, 11 Juli 2026 - 02:02

Harisson Sekda Ajak Masyarakat Wujudkan Lingkungan Bersih Melalui Gerakan Indonesia Asri

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:24

Konfirmasi Dugaan PETI di Semoncol Belum Dijawab, Sikap Kapolsek Batang Tarang Jadi Sorotan

Jumat, 10 Juli 2026 - 02:27

Nurjali, Tim Pemekaran Kumpai Raya, Tagih Kepastian Operasional Kecamatan kepada Pemkab Kubu Raya

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:47

Aksi BPM Kalbar Tuntut Transparasi PLN Kalbar Terkait Pemadaman Listrik Serta Evaluasi Kinerja PLN

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:51

KETUA DPC LIN KUBU RAYA KRITIK KERAS PLN, DESAK EVALUASI MENYELURUH ATAS PEMADAMAN LISTRIK DI KALBAR

Berita Terbaru