Polsek Pengkadan Mediasi Kasus Perundungan Anak di Pengkadan Berakhir Damai, Diselesaikan Secara Kekeluargaan dan Adat Desa

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalurkhusus.com]

‎Klbar.Kapuas Hulu

‎AKBP Roberto Aprianto Uda,S.I.K.,M.H.Kasus perundungan terhadap anak yang sempat viral di media sosial dan terjadi di Kecamatan Pengkadan akhirnya diselesaikan melalui jalur mediasi. Pertemuan berlangsung pada Jumat, 1 Mei 2026 di Mapolsek Pengkadan dengan menghadirkan seluruh pihak terkait.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎”Mediasi tersebut dihadiri Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kapuas Hulu Topan Ali Akbar, Melalui Kapolsek Pengkadan IPTU Dendy Arif Setiady, S.H.,M.H.. beserta anggota, staf Kecamatan Pengkadan Hermansyah, Kepala SMPN 1 Pengkadan Minarti, S.Pd bersama guru BK, Kepala SDN 01 Menendang Nurhayati, S.Pd bersama wali kelas, orang tua korban dan pelaku, serta anak-anak yang terlibat.

‎”Dalam sambutannya, Kapolsek Pengkadan IPTU Dendy Arif Setiady,S.H.,M.H..menegaskan bahwa pertemuan tersebut digelar untuk meredam polemik di tengah masyarakat maupun di media sosial agar persoalan tidak semakin meluas. Ia berharap peristiwa tersebut menjadi kejadian pertama dan terakhir di wilayah Pengkadan.

‎”Kami ingin persoalan ini diselesaikan hari ini secara baik-baik, sehingga tidak menimbulkan suasana yang semakin keruh,” tegas Kapolsek Pengkadan IPTU Dendy Arif Setiady,S.H.,M.H..

‎”Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kapuas Hulu menyampaikan bahwa pihaknya telah dihubungi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Provinsi Kalimantan Barat agar segera mengambil langkah cepat menyikapi kasus yang viral tersebut. Ia berharap korban dapat segera pulih dari trauma dan kembali bersekolah seperti biasa.

Baca Juga:  DPRD Kabupaten Sekadau Angkat Bicara Terkait Dana Pajak 19,7 Miliar Belum di Bayarkan PT.MAKMUR PRIMA LESTARI ( MPL )

‎”Pihak sekolah dari SMPN 1 Pengkadan maupun SDN 01 Menendang juga menyampaikan komitmen bahwa selama ini mereka terus mengedepankan edukasi anti-bullying kepada para siswa. Mereka menegaskan kejadian tersebut berlangsung di luar lingkungan sekolah dan di luar jam belajar.

‎”Setelah melalui musyawarah, kedua belah pihak sepakat untuk tidak membawa persoalan tersebut ke ranah hukum. Penyelesaian dilakukan secara kekeluargaan dengan mekanisme adat yang berlaku di Desa Martadana.

‎”Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak pelaku membuat video permintaan maaf, menyampaikan penyesalan, serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Kegiatan kemudian ditutup dengan saling berjabat tangan antara pelaku, korban, dan keluarga kedua belah pihak.

‎”Berdasarkan hasil kesepakatan, musyawarah adat lanjutan akan digelar pada Senin, 4 Mei 2026 pukul 09.00 WIB di Gedung Adat Desa Martadana atas undangan BPD setempat.

‎”Kegiatan mediasi selesai pukul 11.30 WIB dan berlangsung aman, lancar, serta kondusif. Aparat kepolisian juga akan terus melakukan pendampingan serta pemantauan situasi guna mencegah munculnya konflik lanjutan di masyarakat.

Berita Terkait

Nurjali Ucapkan Selamat kepada Rahmadani “Perbedaan Pilihan Berakhir, Saatnya Bersatu Membangun Desa”
Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang
Terbakarnya Tempat Parkir Truk Di jalan Khatulistiwa Tidak Memakan Korban
Sungai Pawan Keruh , Publik Pertanyakan Efektivitas Pengawasan Penegakan Hukum di Sandai !!!
Jangan Tunda Lagi! Kecamatan Kumpai Raya Harus Menjadi Kado Istimewa Hari Kemerdekaan RI
INVESTIGASI | Kantor Desa Kenyauk Bergembok Saat Jam Kerja, Warga: Kades Diduga Lebih Sibuk Urus Lanting Jek (Alat Sedot Emas Ilegal) di Sungai
Subaidi dan Nurjali Desak Pemda Bongkar Penyebab Mandeknya Operasional Kecamatan Kumpai Raya
Ketua DPRD Terima Berkas Hasil Audit BPK dari LIN, Lanjut Untuk Perbaiki atau Diam Bekasi Tambah Rusak!!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:01

Nurjali Ucapkan Selamat kepada Rahmadani “Perbedaan Pilihan Berakhir, Saatnya Bersatu Membangun Desa”

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:01

Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:06

Terbakarnya Tempat Parkir Truk Di jalan Khatulistiwa Tidak Memakan Korban

Senin, 20 Juli 2026 - 07:09

Sungai Pawan Keruh , Publik Pertanyakan Efektivitas Pengawasan Penegakan Hukum di Sandai !!!

Senin, 20 Juli 2026 - 02:24

Jangan Tunda Lagi! Kecamatan Kumpai Raya Harus Menjadi Kado Istimewa Hari Kemerdekaan RI

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:29

Subaidi dan Nurjali Desak Pemda Bongkar Penyebab Mandeknya Operasional Kecamatan Kumpai Raya

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:45

Ketua DPRD Terima Berkas Hasil Audit BPK dari LIN, Lanjut Untuk Perbaiki atau Diam Bekasi Tambah Rusak!!

Sabtu, 11 Juli 2026 - 02:02

Harisson Sekda Ajak Masyarakat Wujudkan Lingkungan Bersih Melalui Gerakan Indonesia Asri

Berita Terbaru