Kapolsek Kapuas Gelar Koordinasi Ketahanan Pangan di Desa Mengkiang

- Penulis

Rabu, 12 Februari 2025 - 05:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGGAU | Jalurkhusus.com – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Kapolsek Kapuas IPTU Marianus melaksanakan sosialisasi dan koordinasi bersama Kepala Desa, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), serta kelompok tani di Desa Mengkiang, Kecamatan Kapuas. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau progres persiapan lahan untuk program penanaman jagung yang akan dimulai pada Februari 2025, Selasa (11/2).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Kapuas IPTU Marianus, Kanit Binmas AIPDA Sugiyanto, Kepala Desa Mengkiang beserta staf, Kepala BPP Kecamatan Kapuas, PPL Kecamatan Kapuas, Bhabinkamtibmas Briptu Untung Ardianto serta Lima kelompok tani yang terlibat dalam program.

Beberapa kelompok tani yang berpartisipasi dalam program Kelompok Tani Merasi (Dusun Mengkiang), Kelompok Tani Maju Terus (Dusun Mengkiang), Kelompok Tani Permai (Dusun Mengkiang), Kelompok Tani Tapang Berkarya (Dusun Tokang) dan Kelompok Tani Bina Harapan (Dusun Sungai Langer)

Selain koordinasi, Kapolsek juga menyerahkan bantuan herbisida secara simbolis sebagai sarana pembersihan lahan. Pengolahan lahan akan dilakukan dengan metode penyemprotan herbisida dan penebasan lahan bekas tanam padi.

Sebagai bagian dari upaya mendukung keberhasilan program ini, dilakukan pula koordinasi dengan manajemen PT Finantara terkait penyediaan herbisida guna membantu petani dalam membersihkan lahan.

Kapolsek Kapuas Iptu Marianus menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga memperkuat sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Dengan adanya kerja sama yang solid antara semua pihak, kami berharap program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi petani serta ketahanan pangan di wilayah Kapuas,” pungkasnya. (Teja)

Berita Terkait

Ketua DPC LIN Kubu Raya Nurjali, S.Pd.I Ucapkan Selamat atas Pelantikan AKP Ambril sebagai Kasat Reskrim Polres Kubu Raya
Joni Iskandar Ucapkan Selamat atas Pelantikan AKP Ambril sebagai Kasat Reskrim Polres Kubu Raya
Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Limbah Cair di Sekitar Bebek Boedjang Dikeluhkan Warga, Pihak Pengelola Sebut DLK Sudah Tinjau Lokasi
Pembagian Bantuan KPM di Desa Teluk Empening Disorot Warga, Diduga Tidak Transparan
Bongkar Mafia Pasca Panen di BBPP Bojong Picung, Petani Jadi Alat Komersial Terselubung
Dugaan Aktivitas PETI Kembali Marak di Nanga Taman Sekadau, inisial KK kordinator lama kembali
Viral Dugaan Bandar Narkoba Baku Hantam dan Terdengar Penembakan di Gang Angket, Polisi Beri Respons
SPBU 66.0624 Diduga Jadi Sarang Mafia Solar Subsidi, Awak Media Temukan Mobil Angkut Jeriken Keluar Masuk Bebas
Berita ini 0 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:40

Ketua DPC LIN Kubu Raya Nurjali, S.Pd.I Ucapkan Selamat atas Pelantikan AKP Ambril sebagai Kasat Reskrim Polres Kubu Raya

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:57

Joni Iskandar Ucapkan Selamat atas Pelantikan AKP Ambril sebagai Kasat Reskrim Polres Kubu Raya

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:35

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Limbah Cair di Sekitar Bebek Boedjang Dikeluhkan Warga, Pihak Pengelola Sebut DLK Sudah Tinjau Lokasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 05:43

Pembagian Bantuan KPM di Desa Teluk Empening Disorot Warga, Diduga Tidak Transparan

Senin, 1 Juni 2026 - 14:29

Bongkar Mafia Pasca Panen di BBPP Bojong Picung, Petani Jadi Alat Komersial Terselubung

Senin, 1 Juni 2026 - 07:20

Viral Dugaan Bandar Narkoba Baku Hantam dan Terdengar Penembakan di Gang Angket, Polisi Beri Respons

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:21

SPBU 66.0624 Diduga Jadi Sarang Mafia Solar Subsidi, Awak Media Temukan Mobil Angkut Jeriken Keluar Masuk Bebas

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:14

Diduga Jadi “Penguasa Proyek” di Desa Sendiri, Kades Terentang Hilir Disorot Proyek Jalan APBD Rp396 Juta Diduga Bermasalah

Berita Terbaru