Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum

- Penulis

Minggu, 5 April 2026 - 13:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalurkhusus.com]

Bengkayang – Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Bengkayang kembali menjadi sorotan tajam. Seorang pria berinisial AP diduga kuat masih leluasa menjalankan bisnis penampungan emas ilegal yang berasal dari para pekerja tambang, tanpa tersentuh penegakan hukum.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Temuan di lapangan mengindikasikan bahwa praktik ini bukan sekadar aktivitas individu, melainkan bagian dari jaringan terstruktur. AP disebut berperan sebagai penampung utama yang menyalurkan emas hasil tambang ilegal ke jalur distribusi yang lebih luas.

 

Yang lebih mencengangkan, muncul dugaan kuat adanya keterlibatan oknum aparat penegak hukum (APH) yang diduga menjadi “tameng” di balik mulusnya operasi tersebut. Informasi dari berbagai sumber menyebutkan, aktivitas ini telah berlangsung lama dan tetap berjalan meski sudah berulang kali menjadi perbincangan di tengah masyarakat.

 

“Ini bukan cerita baru. Semua orang di sini tahu, tapi seperti tidak tersentuh. Seolah-olah ada yang menjaga,” ungkap salah satu sumber dengan nada tegas.

 

Pola yang terbangun menunjukkan adanya simbiosis antara penambang ilegal dan penampung. Para pekerja tambang tetap beroperasi karena ada kepastian pembeli, sementara penampung seperti AP terus mendapatkan pasokan tanpa hambatan.

Baca Juga:  Polres Melawi Salurkan Pupuk Kohe Melalui Polsek Menukung Kepada Kelompok Tani

 

Situasi ini memunculkan pertanyaan besar: di mana peran pengawasan dan penegakan hukum?

 

Selain dugaan kerugian negara dari sektor sumber daya alam, aktivitas ini juga memperparah kerusakan lingkungan di Bengkayang. Lubang tambang, pencemaran air, dan degradasi hutan menjadi dampak nyata yang dirasakan masyarakat sekitar.

 

Desakan publik kini semakin kuat. Aparat penegak hukum dan pemerintah daerah diminta tidak lagi diam. Investigasi menyeluruh dan transparan dianggap sebagai langkah mendesak untuk membongkar dugaan jaringan yang selama ini terkesan “kebal hukum”.

 

Jika dugaan keterlibatan oknum aparat terbukti, maka hal ini menjadi pukulan serius terhadap integritas penegakan hukum di daerah.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan aktivitas AP maupun isu keterlibatan oknum APH tersebut.

 

Tim Investigasi

Berita Terkait

Dalih “Hanya Titipan” Dipertanyakan, Toko Erajaya Bike Diduga Rutin Jual LPG Subsidi Rp28 Ribu Tanpa Plang Resmi
Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata
Sangat Menyetuh hati Ilham Yang Alami lumpuh Sejak kecil,Kini Butuh Uluran Tangan Kita semua
PETI Aktif di Semerangkai Tidak Sesuai Fakta Tim Temukan Lanting Hanya Terparkir, Tidak Ada Aktivitas Penambangan
Kadis Kominfo Lambar Buka Suara Soal Isu Larangan Kendaraan Plat Luar di Area Pemda
Di Tengah Banjir, Dinkes Bekasi Hadir 24 Jam Jaga Kesehatan Masyarakat
Bupati Karawang Tebar Kebaikan di Kampung Halaman, Ratusan Warga Terima Santunan
Kasat Reskrim Polres Sintang Sulit Ditemui Wartawan,Disindir Keras Aktivis Muda Kalbar Dandi Rahmansyah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 05:20

Dalih “Hanya Titipan” Dipertanyakan, Toko Erajaya Bike Diduga Rutin Jual LPG Subsidi Rp28 Ribu Tanpa Plang Resmi

Senin, 13 April 2026 - 11:41

Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata

Rabu, 8 April 2026 - 16:08

Sangat Menyetuh hati Ilham Yang Alami lumpuh Sejak kecil,Kini Butuh Uluran Tangan Kita semua

Minggu, 5 April 2026 - 13:31

Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum

Jumat, 3 April 2026 - 16:59

PETI Aktif di Semerangkai Tidak Sesuai Fakta Tim Temukan Lanting Hanya Terparkir, Tidak Ada Aktivitas Penambangan

Selasa, 31 Maret 2026 - 03:49

Di Tengah Banjir, Dinkes Bekasi Hadir 24 Jam Jaga Kesehatan Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 08:50

Bupati Karawang Tebar Kebaikan di Kampung Halaman, Ratusan Warga Terima Santunan

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:50

Kasat Reskrim Polres Sintang Sulit Ditemui Wartawan,Disindir Keras Aktivis Muda Kalbar Dandi Rahmansyah

Berita Terbaru