Diduga PT.Juishin Terima Bahan Baku Ilegal, Ormas Buas Angkat Bicara

- Penulis

Jumat, 28 Maret 2025 - 15:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen Ormas Brigade Utama Adipati Singaperbangsa : Didi Holidi, S.H

Sekjen Ormas Brigade Utama Adipati Singaperbangsa : Didi Holidi, S.H

Karawang | Jalurkhusus.com – Ditengah maraknya penutupan tambang-tambang ilegal yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ( KDM). Justru ada sekelompok kecil yang sedang melaksanakan aktivitas nya merusak lingkungan.

Klapanunggal yang mana wilayah tersebut dikelilingi gunungan batu kapur, saat ini wilayah tersebut menjadi surga bagi para penambang ilegal.

Menurut Sekjen BUAS( Didi Holidi,SH), hal tersebut harus segera di dihentikan karena dalam aturan untuk dapat mengekploitasi hasil alam ada regulasi yang mengatur. Tidak sembarang perusahaan dapat melakukan pekerjaan tersebut jika apa yang menjadi persyaratan perijinan belum dimiliki.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Ada lebih dari 5 penambang yang setiap harinya melakukan aktivitas penambangan di wilayah tersebut, dan dari kesemuanya, menurut hasil investigasi team hanya ada satu perusahaan yang legalitas perizinan nya sesuai. Hal ini harus segera ditindaklanjuti, karna jika dibiarkan pastinya akan mempercepat kerusakan alam,” jelasnya kepada Jejakhukum.net, Rabu ( 26/03/25).

Lanjutnya, Menurut Didi, biasa dipanggil Kang Didi, mengatakan, bahwa hasil dari penambangan tersebut dilakukan secara Ilegal, dijual ke perusahaan pembuat semen di Bekasi.

Baca Juga:  Sidang Korupsi Chromebook, JPU Ungkap Pengaturan Pengadaan dan Kesepakatan Co-Investment Sebesar 30%
Hasil tangkapan layar dari video yang berdurasi 1 menit : Sekelompok orang dan unit berat sedang melakukan pengerjaan di tambang ilegal/dok : istimewa

” Ribuan kubik dalam sehari barang mentahan tersebut dibawa ke perusahaan penghasil semen di Bekasi. Menjadi pertanyaan besar jika perusahan tersebut tidak mengetahui bagaimana legalitas perusahaan tersebut saat melakukan MoU”.

” PT.Juishin, dalam hal ini seolah tutup mata dalam menerima bahan baku bagi produksinya,demi menutupi target capaian yang di rencanakan. Sebuah perbuatan melawan hukum, dan pastinya Negara sangat dirugikan oleh para oknum penambang tersebut,. Hal ini tidak boleh dibiarkan, kami akan segera bertindak melaporkan aktifitas penambangan Batu kapur yang ada di Klapanunggal, Kabupaten Bogor tersebut.

Pihak terkait, seolah tutup mata dengan adanya aktifitas ini. Kementerian Lingkungan hidup, Gubernur dan Stakeholder lainnya, pastinya akan kami minta untuk segera menindak perbuatan pengerusakan lingkungan oleh kelompok yang tidak memiliki integritas,” tutupnya.

(Team)

Berita Terkait

INVESTIGASI | Kantor Desa Kenyauk Bergembok Saat Jam Kerja, Warga: Kades Diduga Lebih Sibuk Urus Lanting Jek (Alat Sedot Emas Ilegal) di Sungai
Subaidi dan Nurjali Desak Pemda Bongkar Penyebab Mandeknya Operasional Kecamatan Kumpai Raya
Ketua DPRD Terima Berkas Hasil Audit BPK dari LIN, Lanjut Untuk Perbaiki atau Diam Bekasi Tambah Rusak!!
Harisson Sekda Ajak Masyarakat Wujudkan Lingkungan Bersih Melalui Gerakan Indonesia Asri
Konfirmasi Dugaan PETI di Semoncol Belum Dijawab, Sikap Kapolsek Batang Tarang Jadi Sorotan
PETI Diduga Beroperasi Lagi di Semoncol, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas
Nurjali, Tim Pemekaran Kumpai Raya, Tagih Kepastian Operasional Kecamatan kepada Pemkab Kubu Raya
Aksi BPM Kalbar Tuntut Transparasi PLN Kalbar Terkait Pemadaman Listrik Serta Evaluasi Kinerja PLN
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:48

INVESTIGASI | Kantor Desa Kenyauk Bergembok Saat Jam Kerja, Warga: Kades Diduga Lebih Sibuk Urus Lanting Jek (Alat Sedot Emas Ilegal) di Sungai

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:29

Subaidi dan Nurjali Desak Pemda Bongkar Penyebab Mandeknya Operasional Kecamatan Kumpai Raya

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:45

Ketua DPRD Terima Berkas Hasil Audit BPK dari LIN, Lanjut Untuk Perbaiki atau Diam Bekasi Tambah Rusak!!

Sabtu, 11 Juli 2026 - 02:02

Harisson Sekda Ajak Masyarakat Wujudkan Lingkungan Bersih Melalui Gerakan Indonesia Asri

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:24

Konfirmasi Dugaan PETI di Semoncol Belum Dijawab, Sikap Kapolsek Batang Tarang Jadi Sorotan

Jumat, 10 Juli 2026 - 02:27

Nurjali, Tim Pemekaran Kumpai Raya, Tagih Kepastian Operasional Kecamatan kepada Pemkab Kubu Raya

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:47

Aksi BPM Kalbar Tuntut Transparasi PLN Kalbar Terkait Pemadaman Listrik Serta Evaluasi Kinerja PLN

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:51

KETUA DPC LIN KUBU RAYA KRITIK KERAS PLN, DESAK EVALUASI MENYELURUH ATAS PEMADAMAN LISTRIK DI KALBAR

Berita Terbaru