Lanting Jek PETI di Kecamatan Suhaid Masih Beroperasi, Diduga Dibawah Koordinasi H. RS

- Penulis

Senin, 5 Mei 2025 - 14:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapuas Hulu | Jalurkhusus.com – Meskipun media sosial dan berbagai sumber berita telah memberitakan tentang kegiatan ilegal terkait aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Sungai Batang Suhaid Kecamatan Suhaid Kabupaten Kapuas Hulu. Namun ironis kegiatan pertambangan yang diduga ilegal tersebut sampai saat ini masih terus berlangsung .

Salah satu isu utama yang mungkin terlewat dalam pemberitaan mengenai PETI di Suhaid adalah kemungkinan keterlibatan aktor sebenarnya, termasuk H RS itu sendiri.

Oleh karena itu diharapakan kepada Aparat Penegak Hukum Polres Kapuas Hulu bahkan Polda Kalbar untuk melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengungkap keterlibatan sebenarnya dari para pelaku PETI ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun telah ada upaya pemberantasan yang dilakukan oleh pihak berwenang baru-baru ini. Namun pertambangan ilegal dibawah Koordinasi H RS tersebut masih terus berlangsung, Ungkap nara sumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Baca Juga:  Terkuak, A'ON Mengelapkan Uang pengusaha Asal Jakarta

” tepat iya lokasi yg sekarang masih tetap aktif dan eses kerja terus walau pun sudah himbau dan tindak dan malah tim aph masih ngepam d suhaid namau para pelaku peti yg d 2 tempat ini separti sudah kebal hukum dan sudah tidak perduli lg dengan himbawan dan tindakan aph Kapuas hulu, ,tepat nya d 2 titik yaitu d keliling sungai pemul dan d sungai penawan bantaran sungai Batang suhaid ” Ungkap salah seorang warga.

Hal ini menunjukkan bahwa pengawasan dan penegakan hukum terhadap PETI di daerah tersebut masih belum efektif. Diperlukan kerja sama antara berbagai pihak, baik pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat untuk melakukan tindakan preventif dan represif terhadap praktik ilegal ini.

Sampai berita ini diterbitkan awak media belum berhasil mengkonfirmasi H. RS yang diduga sebagai koordinator PETI dan pengepul hasil pertambangan tersebut. (Tim)

Berita Terkait

Nurjali Ucapkan Selamat kepada Rahmadani “Perbedaan Pilihan Berakhir, Saatnya Bersatu Membangun Desa”
Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang
Terbakarnya Tempat Parkir Truk Di jalan Khatulistiwa Tidak Memakan Korban
Sungai Pawan Keruh , Publik Pertanyakan Efektivitas Pengawasan Penegakan Hukum di Sandai !!!
Jangan Tunda Lagi! Kecamatan Kumpai Raya Harus Menjadi Kado Istimewa Hari Kemerdekaan RI
INVESTIGASI | Kantor Desa Kenyauk Bergembok Saat Jam Kerja, Warga: Kades Diduga Lebih Sibuk Urus Lanting Jek (Alat Sedot Emas Ilegal) di Sungai
Subaidi dan Nurjali Desak Pemda Bongkar Penyebab Mandeknya Operasional Kecamatan Kumpai Raya
Ketua DPRD Terima Berkas Hasil Audit BPK dari LIN, Lanjut Untuk Perbaiki atau Diam Bekasi Tambah Rusak!!
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:01

Nurjali Ucapkan Selamat kepada Rahmadani “Perbedaan Pilihan Berakhir, Saatnya Bersatu Membangun Desa”

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:01

Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:06

Terbakarnya Tempat Parkir Truk Di jalan Khatulistiwa Tidak Memakan Korban

Senin, 20 Juli 2026 - 07:09

Sungai Pawan Keruh , Publik Pertanyakan Efektivitas Pengawasan Penegakan Hukum di Sandai !!!

Senin, 20 Juli 2026 - 02:24

Jangan Tunda Lagi! Kecamatan Kumpai Raya Harus Menjadi Kado Istimewa Hari Kemerdekaan RI

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:29

Subaidi dan Nurjali Desak Pemda Bongkar Penyebab Mandeknya Operasional Kecamatan Kumpai Raya

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:45

Ketua DPRD Terima Berkas Hasil Audit BPK dari LIN, Lanjut Untuk Perbaiki atau Diam Bekasi Tambah Rusak!!

Sabtu, 11 Juli 2026 - 02:02

Harisson Sekda Ajak Masyarakat Wujudkan Lingkungan Bersih Melalui Gerakan Indonesia Asri

Berita Terbaru