Naik Jabatan di Tengah Dugaan Korupsi BBM, Kabid DLH Bekasi Rugikan Negara Rp2,8 Miliar, LIN: Ada yang Lindungi!

- Penulis

Kamis, 13 November 2025 - 02:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi, Jalurkhusus.com –Penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi kembali menuai sorotan tajam. Pasalnya, hasil investigasi Lembaga Investigasi Negara (LIN) mengungkap adanya dugaan pelanggaran terhadap Perpres Nomor 191 Tahun 2014 jo Perpres Nomor 117 Tahun 2021 yang mengatur tata niaga serta klasifikasi penggunaan BBM bersubsidi dan non-subsidi.

Namun yang lebih mengejutkan, pejabat berinisial KH yang saat itu menjabat Kabid Persampahan DLH Kabupaten Bekasi, justru naik jabatan menjadi Kabag Umum Setda Kabupaten Bekasi di tengah dugaan kuat bahwa dirinya terlibat dalam praktik penyalahgunaan anggaran BBM

Baca Juga:  Dari Jakarta,Ketua PP Jabto Serukan Transformasi Digital,Ketua MPW Kalbar Dukung Langkah Perubahan

Berdasarkan hasil temuan Lembaga Investigasi Negara (LIN), realisasi belanja BBM sebesar Rp6,2 miliar tidak dapat diyakini kewajarannya, dengan potensi kelebihan bayar mencapai Rp2.833.832.500,00.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan sekadar pelanggaran administrasi. Ada indikasi kuat perbuatan melawan hukum yang merugikan negara,” tegas Z. Ependi, Ketua LIN DPC Bekasi, Senin (10/11/25).

Menurut Ependi, langkah promosi jabatan terhadap pejabat bermasalah tersebut menampar logika hukum dan etika birokrasi.

“Seharusnya disanksi, malah disanjung. Ini bukti kuat bahwa sistem di Pemkab Bekasi sedang rusak ada yang melindungi,” ujarnya.

Berita Terkait

Ketua DPC LIN Kubu Raya Nurjali, S.Pd.I Ucapkan Selamat atas Pelantikan AKP Ambril sebagai Kasat Reskrim Polres Kubu Raya
Joni Iskandar Ucapkan Selamat atas Pelantikan AKP Ambril sebagai Kasat Reskrim Polres Kubu Raya
Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Limbah Cair di Sekitar Bebek Boedjang Dikeluhkan Warga, Pihak Pengelola Sebut DLK Sudah Tinjau Lokasi
Pembagian Bantuan KPM di Desa Teluk Empening Disorot Warga, Diduga Tidak Transparan
Bongkar Mafia Pasca Panen di BBPP Bojong Picung, Petani Jadi Alat Komersial Terselubung
Dugaan Aktivitas PETI Kembali Marak di Nanga Taman Sekadau, inisial KK kordinator lama kembali
Viral Dugaan Bandar Narkoba Baku Hantam dan Terdengar Penembakan di Gang Angket, Polisi Beri Respons
SPBU 66.0624 Diduga Jadi Sarang Mafia Solar Subsidi, Awak Media Temukan Mobil Angkut Jeriken Keluar Masuk Bebas
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:40

Ketua DPC LIN Kubu Raya Nurjali, S.Pd.I Ucapkan Selamat atas Pelantikan AKP Ambril sebagai Kasat Reskrim Polres Kubu Raya

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:57

Joni Iskandar Ucapkan Selamat atas Pelantikan AKP Ambril sebagai Kasat Reskrim Polres Kubu Raya

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:35

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Limbah Cair di Sekitar Bebek Boedjang Dikeluhkan Warga, Pihak Pengelola Sebut DLK Sudah Tinjau Lokasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 05:43

Pembagian Bantuan KPM di Desa Teluk Empening Disorot Warga, Diduga Tidak Transparan

Senin, 1 Juni 2026 - 14:29

Bongkar Mafia Pasca Panen di BBPP Bojong Picung, Petani Jadi Alat Komersial Terselubung

Senin, 1 Juni 2026 - 07:20

Viral Dugaan Bandar Narkoba Baku Hantam dan Terdengar Penembakan di Gang Angket, Polisi Beri Respons

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:21

SPBU 66.0624 Diduga Jadi Sarang Mafia Solar Subsidi, Awak Media Temukan Mobil Angkut Jeriken Keluar Masuk Bebas

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:14

Diduga Jadi “Penguasa Proyek” di Desa Sendiri, Kades Terentang Hilir Disorot Proyek Jalan APBD Rp396 Juta Diduga Bermasalah

Berita Terbaru