Dari Jakarta,Ketua PP Jabto Serukan Transformasi Digital,Ketua MPW Kalbar Dukung Langkah Perubahan

- Penulis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 09:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta — Jalurkhusus.com

Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Kalimantan Barat (Kalbar), Abriansyah, SH, MH, menghadiri Musyawarah Besar (Mubes) XI Pemuda Pancasila yang digelar pada 26–28 Oktober 2025 di Hotel Sultan, Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam kegiatan nasional yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-66 Pemuda Pancasila, Abriansyah—yang akrab disapa Ook—mengungkapkan bahwa rombongan dari Kalimantan Barat hadir dengan kekuatan hampir 100 orang anggota, terdiri dari unsur MPW dan Majelis Pimpinan Cabang (MPC) se-Kalbar.

 

Ook menuturkan, dalam arahannya, Ketua Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila, Japto S. Soerjosoemarno, menekankan pentingnya perubahan arah gerak organisasi ke depan.

 

“Hal pertama yang diinstruksikan Ketua Umum adalah agar Pemuda Pancasila hadir membantu masyarakat miskin. Kedua, sekretariat PP di seluruh tingkatan harus terbuka agar bisa menerima aduan dan keluhan masyarakat,” ujar Ook.

 

Menurutnya, pesan tersebut menjadi semangat baru bagi seluruh kader PP untuk memperkuat peran sosial dan membangun kedekatan dengan masyarakat.

 

Selain membahas arah organisasi, kegiatan Mubes XI juga dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-66 Pemuda Pancasila, yang ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pemberian santunan kepada 66 anak yatim sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi yang lahir pada 28 Oktober 1959.

Baca Juga:  Bupati Termuda Bekasi, di Tangkap KPK. Bekasi Kembali di Sorot (Rawan Korupsi) ?

 

Acara tersebut dihadiri ribuan kader PP dari seluruh Indonesia, mewakili 36 Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) dan 412 Majelis Pimpinan Cabang (MPC).

 

Dalam sambutan pembukaannya, Japto S. Soerjosoemarno juga meluncurkan aplikasi digital inovatif bernama Just A Move atau disingkat JAM — karya anak bangsa yang diharapkan menjadi super app untuk berbagai kebutuhan masyarakat modern.

 

“Aplikasi ini untuk semua kebutuhan dengan satu platform. JAM adalah karya anak bangsa yang lahir dengan semangat kemandirian teknologi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Indonesia,” ujar Japto dalam sambutannya.

 

Abriansyah menyambut baik langkah inovatif tersebut dan menilai, melalui teknologi digital dan gerakan sosial yang inklusif, Pemuda Pancasila akan semakin relevan di tengah tantangan zaman.

 

“PP harus menjadi bagian dari solusi. Baik melalui aksi nyata di lapangan, maupun lewat inovasi seperti aplikasi JAM yang membuka peluang ekonomi baru,” tegasnya.*

Berita Terkait

LIN Minta Permasalahan 120 Miliar Insentif di Bapenda Dibuka Secara Terang Benderang, Siapa Penikmat Pajak Rakyat yang Sesungguhnya
Tim Investigasi Jejak Hukum Kalbar Siap Giring Kasus MBG SDN 71 ke Pusat, Dugaan Makanan Tak Layak Konsumsi Jadi Sorotan
Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan
Dalih “Hanya Titipan” Dipertanyakan, Toko Erajaya Bike Diduga Rutin Jual LPG Subsidi Rp28 Ribu Tanpa Plang Resmi
Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata
Sangat Menyetuh hati Ilham Yang Alami lumpuh Sejak kecil,Kini Butuh Uluran Tangan Kita semua
Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum
PETI Aktif di Semerangkai Tidak Sesuai Fakta Tim Temukan Lanting Hanya Terparkir, Tidak Ada Aktivitas Penambangan
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 13:12

LIN Minta Permasalahan 120 Miliar Insentif di Bapenda Dibuka Secara Terang Benderang, Siapa Penikmat Pajak Rakyat yang Sesungguhnya

Selasa, 21 April 2026 - 06:04

Tim Investigasi Jejak Hukum Kalbar Siap Giring Kasus MBG SDN 71 ke Pusat, Dugaan Makanan Tak Layak Konsumsi Jadi Sorotan

Minggu, 19 April 2026 - 12:33

Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan

Selasa, 14 April 2026 - 05:20

Dalih “Hanya Titipan” Dipertanyakan, Toko Erajaya Bike Diduga Rutin Jual LPG Subsidi Rp28 Ribu Tanpa Plang Resmi

Senin, 13 April 2026 - 11:41

Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata

Minggu, 5 April 2026 - 13:31

Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum

Jumat, 3 April 2026 - 16:59

PETI Aktif di Semerangkai Tidak Sesuai Fakta Tim Temukan Lanting Hanya Terparkir, Tidak Ada Aktivitas Penambangan

Rabu, 1 April 2026 - 13:04

Kadis Kominfo Lambar Buka Suara Soal Isu Larangan Kendaraan Plat Luar di Area Pemda

Berita Terbaru