Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 12:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawa Barat, Jalurkhusus.com – Kritik keras kini mengarah tanpa kompromi kepada Inspektorat sebagai lembaga pengawas internal pemerintah daerah. Alih-alih menjadi benteng terakhir penjaga akuntabilitas, Inspektorat justru dinilai berubah menjadi beban nyata bagi keuangan daerah menyerap puluhan miliar anggaran setiap tahun, namun minim bahkan nyaris tanpa hasil yang terukur.

Ketua Lembaga Investigasi Negara (LIN), Ependi, menegaskan bahwa pihaknya tidak lagi sekadar menyampaikan kritik, melainkan telah mengambil langkah konkret dengan melayangkan surat resmi kepada pemerintah pusat. Surat tersebut berisi desakan serius terkait evaluasi total terhadap keberadaan Inspektorat sebagai institusi pengawasan daerah.

“Ini bukan lagi soal kelalaian teknis atau kekeliruan administratif. Ketika anggaran besar terus digelontorkan, tetapi fungsi pengawasan tidak berjalan, maka yang terjadi adalah pemborosan yang terstruktur,” tegas Ependi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil investigasi LIN, ditemukan pola berulang dalam pengelolaan anggaran yang tidak transparan dan cenderung stagnan. Data Laporan Realisasi Anggaran (LRA) selama dua tahun terakhir menunjukkan indikasi kuat adanya perputaran anggaran dalam jumlah besar pada pos-pos tertentu tanpa kejelasan output dan dampak yang signifikan.

Baca Juga:  Bubarkan Inspektorat..!, Puluhan Miliar Anggaran diserap, Hasil Kerja Nihil

Lebih jauh, Ependi mengungkapkan bahwa temuan tersebut juga diperkuat oleh sejumlah catatan hasil audit resmi yang menunjukkan lemahnya efektivitas pengawasan internal. Hal ini mempertegas dugaan bahwa Inspektorat tidak menjalankan fungsi kontrol sebagaimana mandat yang diberikan.

“Kalau pengawasnya tidak mengawasi, lalu siapa yang menjamin uang rakyat tidak disalahgunakan. Ini ironi dalam tata kelola pemerintahan,” ujarnya.

Dalam pernyataan yang lebih keras, LIN secara terbuka menyebut bahwa keberadaan Inspektorat saat ini layak dipertanyakan secara fundamental.

“Jangan sampai lembaga pengawasan justru menjadi simbol pemborosan. Kalau tidak mampu memberikan hasil, maka secara logika kelembagaan, lebih baik dibubarkan daripada terus menggerogoti anggaran daerah tanpa manfaat jelas,” tegasnya.

LIN juga mendesak DPRD, khususnya komisi terkait, untuk tidak lagi bersikap pasif. Peran pengawasan legislatif harus dijalankan secara nyata, bukan sekadar formalitas administratif.

“Ini menyangkut kredibilitas pemerintah dan kepercayaan publik. DPRD harus berdiri di sisi kepentingan rakyat. Jika pengawasan internal lumpuh, maka pengawasan eksternal wajib hadir dengan sikap yang lebih tegas dan berani,” tutup Ependi.

Berita Terkait

Bapenda Bekasi Disorot: Rp120 Miliar Insentif Dipertanyakan, Dugaan Kebocoran Pajak Ikut Terkuak
Klarifikasi Resmi APMS 66.06.23 Kapuas Hulu Terkait Berita Yang Beredar
Kepsek ini Enggan Memberikan Kejelasan Terkait 407 juta Anggaran yang Disetor ke Kasda, LIN : Akan Bongkar Permasalahan Ini
Perbakin Kota Pontianak Audiensi dengan Kapolresta, Perkuat Sinergi Pembinaan Atlet Menembak
PETI Semakin Merajalela Di Semoncol,Aparat Penegak Hukum Berdiam Diri Tutup Mata Tutup Telinga!!
Diduga Bangun Opini Sesat dan Fitnah Publik, Tuduhan “Preman” terhadap Budi Dinilai Hoaks dan Cemarkan Nama Baik
RDP Mandek, Setwan DPRD Kabupaten Bekasi Bungkam, LIN Desak KPK Usut Insentif Rp. 126 Miliar Bagi ASN Pemungut Pajak di Bapenda
Integritas Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi di Pertanyakan, 120 Milliar Insentif bagi ASN Pemungut Pajak Diduga Belum Memiliki PERBUP, LIN: Permasalahan ini akan Kami Bawa ke KPK
Berita ini 0 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:56

Bapenda Bekasi Disorot: Rp120 Miliar Insentif Dipertanyakan, Dugaan Kebocoran Pajak Ikut Terkuak

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:11

Klarifikasi Resmi APMS 66.06.23 Kapuas Hulu Terkait Berita Yang Beredar

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:44

Kepsek ini Enggan Memberikan Kejelasan Terkait 407 juta Anggaran yang Disetor ke Kasda, LIN : Akan Bongkar Permasalahan Ini

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:42

Perbakin Kota Pontianak Audiensi dengan Kapolresta, Perkuat Sinergi Pembinaan Atlet Menembak

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:34

PETI Semakin Merajalela Di Semoncol,Aparat Penegak Hukum Berdiam Diri Tutup Mata Tutup Telinga!!

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:29

RDP Mandek, Setwan DPRD Kabupaten Bekasi Bungkam, LIN Desak KPK Usut Insentif Rp. 126 Miliar Bagi ASN Pemungut Pajak di Bapenda

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:43

Integritas Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi di Pertanyakan, 120 Milliar Insentif bagi ASN Pemungut Pajak Diduga Belum Memiliki PERBUP, LIN: Permasalahan ini akan Kami Bawa ke KPK

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:10

Di Tengah Kasus Emas Ilegal,PETI Semakin Marak Di bukit Hitam,Diduga Ada Setoran

Berita Terbaru