Jembatan Pribadi di Dusun Karang Mulya Jadi Keluhan Petani, Pondasi Dinilai Mengganggu Aliran Sungai

- Penulis

Sabtu, 24 Agustus 2024 - 05:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto jembatan

Poto jembatan

Karawang, jalurkhusus.com – Jembatan pribadi yang terletak di Dusun Karang Mulya, RT 001/001, Desa Medankarya, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan warga setempat, terutama para petani. Pasalnya, pondasi jembatan tersebut dianggap terlalu menjorok ke tengah aliran sungai, yang dikhawatirkan dapat mengganggu suplai air untuk lahan pertanian.

Umar, seorang warga setempat, menyatakan bahwa banyak petani yang mengeluhkan kondisi jembatan tersebut. “Memang banyak yang komplain, terutama para petani, karena pondasinya terlalu menjorok ke tengah,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Pak Umar, mengungkapkan kekhawatirannya. Ia menyatakan bahwa pondasi jembatan yang menjorok ke tengah sungai dapat berdampak negatif pada aliran air yang sangat dibutuhkan untuk irigasi sawah-sawah mereka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya juga sudah sampaikan kepada pihak PJT II untuk membuat surat peringatan. Memang pihak PJT II merespons cepat dengan langsung membuat surat teguran, tapi pihak pelaksana tidak menggubrisnya,” ungkap Pak Umar.

Menurutnya, tindakan cepat dari PJT II patut diapresiasi, namun kurangnya respons dari pihak pelaksana jembatan menimbulkan kekhawatiran yang lebih besar di kalangan petani. Mereka khawatir, jika dibiarkan, kondisi ini dapat memperparah masalah irigasi yang sudah ada.

Baca Juga:  Tawuran Antar Kampung Warnai Sahur Ramadhan di Kampung Cikarang Jati : Sangat Meresahkan

Keluhan dari para petani Dusun Karang Mulya ini bukanlah tanpa alasan. Aliran sungai yang terganggu bisa mengakibatkan penurunan pasokan air ke lahan pertanian, yang pada akhirnya akan berdampak pada produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Bapak Umar juga menambahkan bahwa meski jembatan tersebut bersifat pribadi, dampak yang ditimbulkannya tidak bisa dianggap remeh. “Ini jembatan pribadi, tapi dampaknya dirasakan oleh banyak orang, terutama petani,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan lebih lanjut dari pihak pelaksana jembatan untuk menanggapi teguran yang telah diberikan oleh PJT II. Warga berharap, pihak terkait dapat segera mengambil langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah ini.

Situasi ini menjadi perhatian penting, mengingat betapa krusialnya aliran air sungai bagi keberlangsungan pertanian di Desa Medankarya. Para petani berharap, ke depannya ada solusi yang tepat agar kepentingan semua pihak dapat terakomodasi.

Berita Terkait

Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan
Dalih “Hanya Titipan” Dipertanyakan, Toko Erajaya Bike Diduga Rutin Jual LPG Subsidi Rp28 Ribu Tanpa Plang Resmi
Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata
Sangat Menyetuh hati Ilham Yang Alami lumpuh Sejak kecil,Kini Butuh Uluran Tangan Kita semua
Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum
PETI Aktif di Semerangkai Tidak Sesuai Fakta Tim Temukan Lanting Hanya Terparkir, Tidak Ada Aktivitas Penambangan
Kadis Kominfo Lambar Buka Suara Soal Isu Larangan Kendaraan Plat Luar di Area Pemda
Di Tengah Banjir, Dinkes Bekasi Hadir 24 Jam Jaga Kesehatan Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 12:33

Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan

Selasa, 14 April 2026 - 05:20

Dalih “Hanya Titipan” Dipertanyakan, Toko Erajaya Bike Diduga Rutin Jual LPG Subsidi Rp28 Ribu Tanpa Plang Resmi

Senin, 13 April 2026 - 11:41

Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata

Rabu, 8 April 2026 - 16:08

Sangat Menyetuh hati Ilham Yang Alami lumpuh Sejak kecil,Kini Butuh Uluran Tangan Kita semua

Minggu, 5 April 2026 - 13:31

Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum

Rabu, 1 April 2026 - 13:04

Kadis Kominfo Lambar Buka Suara Soal Isu Larangan Kendaraan Plat Luar di Area Pemda

Selasa, 31 Maret 2026 - 03:49

Di Tengah Banjir, Dinkes Bekasi Hadir 24 Jam Jaga Kesehatan Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 08:50

Bupati Karawang Tebar Kebaikan di Kampung Halaman, Ratusan Warga Terima Santunan

Berita Terbaru