Survival Kids Camp, Cara Asyik SAR Kids Hidayatullah Sintang Edukasi Anak

- Penulis

Senin, 22 Desember 2025 - 09:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalurkhusus.com]

SINTANG – Kegiatan Survival Kids Camp 2025 bersama SAR Kids Hidayatullah Sintang Angkatan ke-IV sukses digelar selama dua hari, pada 20–21 Desember 2025. Kegiatan tahunan yang diinisiasi Search and Rescue Unit (SRU) Hidayatullah Sintang ini berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua SRU Hidayatullah Sintang, Arif Subagyo mengatakan Survival Kids Camp merupakan agenda rutin yang bertujuan menanamkan keterampilan dasar penyelamatan, kemandirian, serta kepedulian terhadap kebencanaan sejak usia dini.

 

“Selama kegiatan, peserta dibekali berbagai materi dasar SAR dan survival. Seperti cara memasang tenda, tali-temali, mitigasi bencana banjir dan tanah longsor, menjernihkan air, mengenali tanaman hutan yang bisa dikonsumsi, hingga membuat bivak atau tenda darurat,” ujar Arif.

 

Sebanyak 33 anak mengikuti kegiatan ini. Mereka merupakan perwakilan dari Panti Asuhan Insan Jemela, TPA Al-Qalam Hidayatullah Sintang, TK YAA Bunayya Sintang, serta anak-anak dari masyarakat umum. Kegiatan ditutup dengan agenda outbound. Diantaranya rapeling, flying fox, dan berjalan di atas tali, yang dirancang untuk melatih keberanian, kerja sama, serta kepercayaan diri peserta.

 

Arif menambahkan, kegiatan berlangsung dengan suasana penuh keceriaan. Selama dua hari, anak-anak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sangat antusias.” Waktu terasa begitu singkat bagi mereka, bahkan banyak yang berharap kegiatan ini bisa kembali dilaksanakan tahun depan untuk Angkatan ke-V,” katanya.

Antusiasme peserta juga terlihat dari testimoni salah satu peserta,’Syifa. Ia mengaku sangat bersemangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan outbound. “Saya siap meluncur terbang pakai flying fox,” ujar Syifa dengan penuh percaya diri saat mengikuti salah satu wahana tantangan dalam kegiatan tersebut.”

Baca Juga:  Kepsek jadi Tumbal Program MKKS, 2.5 juta Dana BOS Rela di Gelontorkan

Sementara itu, salah satu orang tua peserta menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya terhadap kegiatan SAR Kids Hidayatullah Sintang. Ia mengaku senang melihat perkembangan mental anaknya yang semakin berani dan tidak mudah menyerah.

 

“Sebagai orang tua, saya senang dan bangga melihat anak saya berani dan tidak mudah putus asa dalam melakukan kegiatan apa pun. Saya juga sangat berterima kasih kepada umi dan abi atas bimbingan yang diberikan kepada anak saya. Semoga Allah Subhanahuwatala selalu memberikan kesehatan kepada umi dan abi,” tuturnya.

Sementara itu, Irwan Harun dari SAR Nasional Hidayatullah menegaskan pentingnya edukasi kebencanaan sejak dini melalui pendekatan yang menyenangkan. Ia menyampaikan jargon khas kegiatan tersebut, Basarnas ada SAR Go to School, SAR Hidayatullah punya SAR Kids. Asyik dan menyenangkan. Bukan siapa dapat berapa, tapi siapa berperan apa.

 

“Kegiatan Survival Kids Camp 2025 terselenggara berkat kerja sama berbagai pihak, antara lain Yayasan Al Fath Hidayatullah Sintang, Panti Asuhan Insan Jemelak, TPA Al-Qalam Hidayatullah Sintang, TK YAA Bunayya Sintang, Basarnas Pos Sintang, SAR Nasional Hidayatullah, Nature Guide, Dinas Sosial Kabupaten Sintang serta para simpatisan SAR Kids.

 

“Melalui kegiatan ini, SRU Hidayatullah Sintang berharap dapat terus melahirkan generasi muda yang tangguh, peduli, dan siap berperan dalam situasi darurat maupun kebencanaan di masa depan.

Berita Terkait

SPBU 66.0624 Diduga Jadi Sarang Mafia Solar Subsidi, Awak Media Temukan Mobil Angkut Jeriken Keluar Masuk Bebas
Diduga Jadi “Penguasa Proyek” di Desa Sendiri, Kades Terentang Hilir Disorot Proyek Jalan APBD Rp396 Juta Diduga Bermasalah
Laporan dugaan pencemaran nama baik Hadi Mulyani di duga di beku kan Penyidik polres Melawi, propam Polda harus turun tangan*
Kinerja Kapolres Sekadau Dipertanyakan, Dugaan Maraknya PETI dan Penadah Emas Ilegal di Kabupaten Sekadau Kian Marak Tanpa Ada Tindakan Tegas APH
Pelaksana Bantah Pembangunan Dapur MBG Desa Nanga Dua Tidak Sesuai Standar, Warga Soroti Dugaan Material Kayu Tak Sesuai RAB
Kepsek jadi Tumbal Program MKKS, 2.5 juta Dana BOS Rela di Gelontorkan
Klarifikasi Tegas BBM Olahan Oli Bekas Milik Pemuda Mempawah Bukan “Solar Palsu”, Melainkan Bahan Bakar Alternatif untuk Nelayan
Diduga Jual Solar Subsidi Rp13 Ribu Per Liter, Pengawas SPBU Jerora Satu Sintang Bungkam 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:21

SPBU 66.0624 Diduga Jadi Sarang Mafia Solar Subsidi, Awak Media Temukan Mobil Angkut Jeriken Keluar Masuk Bebas

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:14

Diduga Jadi “Penguasa Proyek” di Desa Sendiri, Kades Terentang Hilir Disorot Proyek Jalan APBD Rp396 Juta Diduga Bermasalah

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:26

Laporan dugaan pencemaran nama baik Hadi Mulyani di duga di beku kan Penyidik polres Melawi, propam Polda harus turun tangan*

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:27

Kinerja Kapolres Sekadau Dipertanyakan, Dugaan Maraknya PETI dan Penadah Emas Ilegal di Kabupaten Sekadau Kian Marak Tanpa Ada Tindakan Tegas APH

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:07

Pelaksana Bantah Pembangunan Dapur MBG Desa Nanga Dua Tidak Sesuai Standar, Warga Soroti Dugaan Material Kayu Tak Sesuai RAB

Senin, 25 Mei 2026 - 05:54

Klarifikasi Tegas BBM Olahan Oli Bekas Milik Pemuda Mempawah Bukan “Solar Palsu”, Melainkan Bahan Bakar Alternatif untuk Nelayan

Senin, 25 Mei 2026 - 05:08

Diduga Jual Solar Subsidi Rp13 Ribu Per Liter, Pengawas SPBU Jerora Satu Sintang Bungkam 

Senin, 25 Mei 2026 - 04:53

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Tegaskan Tindak Tegas Dugaan Penyimpangan Distribusi BBM di Kalimantan Barat

Berita Terbaru