Oknum Guru SD di Duga lakukan Ini…

- Penulis

Rabu, 4 September 2024 - 14:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, Jalurkhusus.com – Dugaan kasus pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh oknum guru pada 2014 silam sepertinya akan terang benderang. Pasalnya, oknum yang bernama Dwi, saat ini bekerja sebagai PNS disalah satu sekolah.

Dwi, adalah seorang guru Bahasa Inggris yang mengajar di sebuah sekolah dasar negeri di Bekasi.  Menurut informasi Dwi baru diangkat sebagai PNS pada 2014 silam.

Pengangkatan Dwi pada 2014 menuai permasalahan yang berujung Dwi diminta membuat kesaksian dihadapan Dinas terkait dan penegak hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Permasalahan ini sudah selesai lama pak,  dihadapan dinas terkait dan penegak hukum saya sudah membuat kesaksian bahwa terkait pengangkatan PNS saya tidak masalah,” kata Dwi

Rabu (04/09/24), Sekolah di mana Dwi mengajar kedatangan Awak media.

Permasalahan yang selama ini tertutup rapi menurut nya, perlahan kini mulai terkuak.

Baca Juga:  Dugaan Korupsi Dana Desa, Kejaksaan diminta Periksa KadesTelukjambe

Dihadapan Dwi, awak media menanyakan tentang keabsahan tandatangan yang tertera didalam surat rekomendasi Kepala Sekolah, yang menurut saksi itu palsu, hal itu diakuinya bahkan tanpa ragu sedikitpun.

Tanda tangan itu memang tidak asli, tapi kan saya sudah membuat kesaksian,dan hal itu tidak di pertanyakan jelas oleh Dinas kepada saya kala itu,” jelas Dwi.

Bagaimana mungkin surat berharga yang seharusnya di tandatangani oleh pemangku kebijakan, tetapi Ini bisa dengan mudah dilakukan oleh oknum guru. Pihak Dinas Pendidikan kala itu apakah tidak mengerti atau memang ada unsur lain.

Redaksi Jalurkhusus.com , bersama Organisasi Wartawan FWJI kota bekasi,dalam waktu dekat akan melaporkan perihal ini kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, berharap hal ini segera dapat terselesaikan dengan baik.

(Red)

Berita Terkait

Ruislag Aset Tanah Desa Dinilai Cacat Hukum, Subur Rusnadi, Siap-siap Dipanggil Kejaksaan
Kepsek jadi Tumbal Program MKKS, 2.5 juta Dana BOS Rela di Gelontorkan
Bapenda Bekasi Disorot: Rp120 Miliar Insentif Dipertanyakan, Dugaan Kebocoran Pajak Ikut Terkuak
Kepsek ini Enggan Memberikan Kejelasan Terkait 407 juta Anggaran yang Disetor ke Kasda, LIN : Akan Bongkar Permasalahan Ini
RDP Mandek, Setwan DPRD Kabupaten Bekasi Bungkam, LIN Desak KPK Usut Insentif Rp. 126 Miliar Bagi ASN Pemungut Pajak di Bapenda
Integritas Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi di Pertanyakan, 120 Milliar Insentif bagi ASN Pemungut Pajak Diduga Belum Memiliki PERBUP, LIN: Permasalahan ini akan Kami Bawa ke KPK
LIN Minta Permasalahan 120 Miliar Insentif di Bapenda Dibuka Secara Terang Benderang, Siapa Penikmat Pajak Rakyat yang Sesungguhnya
Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum
Berita ini 0 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:12

Ketua BPM DPD Kota Pontianak, Agus Chanigia Mendesak Pertamina Terkait Kelangkaan BBM di wilayah Kalbar segera Kembali Normal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:01

Nurjali Ucapkan Selamat kepada Rahmadani “Perbedaan Pilihan Berakhir, Saatnya Bersatu Membangun Desa”

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:01

Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:06

Terbakarnya Tempat Parkir Truk Di jalan Khatulistiwa Tidak Memakan Korban

Senin, 20 Juli 2026 - 07:09

Sungai Pawan Keruh , Publik Pertanyakan Efektivitas Pengawasan Penegakan Hukum di Sandai !!!

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:48

INVESTIGASI | Kantor Desa Kenyauk Bergembok Saat Jam Kerja, Warga: Kades Diduga Lebih Sibuk Urus Lanting Jek (Alat Sedot Emas Ilegal) di Sungai

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:29

Subaidi dan Nurjali Desak Pemda Bongkar Penyebab Mandeknya Operasional Kecamatan Kumpai Raya

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:45

Ketua DPRD Terima Berkas Hasil Audit BPK dari LIN, Lanjut Untuk Perbaiki atau Diam Bekasi Tambah Rusak!!

Berita Terbaru