Dugaan Korupsi Dana Desa, Kejaksaan diminta Periksa KadesTelukjambe

- Penulis

Jumat, 4 Oktober 2024 - 12:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Jalurkhusus.com – Desa Telukjambe, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, berdasarkan informasi data penduduk wilayah desa tersebut sebanyak 4344 KK.

Adapun anggaran Desa yang bersumber dari APBN (DD) pada tahun 2022 sebanyak 1.469.380.000,dan pada 2023 sebanyak 1.206.824.000.

Beberapa program yang sudah terealisasi dalam dua tahun kebelakang dan menjadi persoalan yakni program ketahanan pangan, yang mana program dengan anggaran terbesar dalam dua tahun terakhir mencapai Rp.451.000.000.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Uang sebanyak itu, menurut kejelasan kepala desa kepada Jalurkhusus.com Jum’at (04/10/24) sudah habis.

“Kita sudah melaksanakan kegiatan sesuai laporan, tapi program ketahanan pangan yang kita lakukan rugi dan uangnya habis”, kata Kades.

Baca Juga:  31.5 M Utang RSUD Karawang Tahun 2023, LIN: Siapa Yang Menikmati

Lanjutnya, hasil pemeriksaan Inspektorat dan BPK menurut Kepala Desa waktu berjalan tidak ada permasalahan.

” Pemeriksaan BPK dan Inspektorat waktu itu tidak ada temuan,jadi kami dari desa sendiri santai aja” tutup Kades.

Uang sebanyak itu seperti tidak ada harganya, apakah hal ini harus dibiarkan berlalu?

Institusi penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Tinggi Jawa Barat diminta segera tindaklanjuti permasalahan ini, apapun dalilnya,uang negara harus ada pertanggungjawaban nya. Ulah kepala desa yang ugal-ugalan menjalankan roda pemerintahan, sudah semestinya dapat segera dihentikan.

(Red)

Berita Terkait

Maladministrasi Berkedok Birokrasi, Uang Rakyat Terkuras, Dampak Sosial Dibiarkan
Sidang Korupsi Chromebook, JPU Ungkap Pengaturan Pengadaan dan Kesepakatan Co-Investment Sebesar 30%
Camat Kedungwaringin “Maman Badruzaman” Jangan Kabur, 93 juta Sisa Belanja Belum Jelas
Sekda Endin di Periksa KPK, Terkait Kasus Ijon Proyek Senilai 14 Milliar
Ke Mana Rp632 Juta Sisa Anggaran Kecamatan Cibitung? LIN Siap Ungkap Dugaan Kejanggalan
Di Tengah Defisit Anggaran, Kabupaten Bekasi Habiskan 82 Miliar demi “Jasa Ngobrol”.
Meski Belum Kantongi Izin dari DLH Kabupaten Bekasi, PT.Glow Industri Herbal Care Nekat Produksi!
Bupati Termuda Bekasi, di Tangkap KPK. Bekasi Kembali di Sorot (Rawan Korupsi) ?
Berita ini 0 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 02:19

SPBU 64.781.21 Dr Wahidin Pontianak Sampaikan Klarifikasi Resmi Bantah Isu Penyaluran Solar ke Mafia BBM

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:09

Mudik Gratis BUMN 2026 Berangkatkan Lebih dari 100 Ribu Pemudik

Jumat, 13 Februari 2026 - 06:45

Himbauan Dinilai Seremonial, Aktivitas PETI di Suhaid Masih Merajalela

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:47

BBM Subsidi Diduga Disalahgunakan, 48 Drum Disita – Publik Pertanyakan Pengembangan Tersangka

Rabu, 11 Februari 2026 - 03:27

Laki minta ojk terbuka kredit macet dan nakal. Bukan hanya mampu pamer kegiatan

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:08

Dr.H.Harisson,M.Kes.Had iri Dialog Publik Menuju Indonesia Emas 2045 yang di laksanakan Divisi Humas Polri

Selasa, 10 Februari 2026 - 00:23

Insan Pers Kalbar Hadiri Hari Pers Nasional di Banten, Perkuat Semangat Pers Sehat untuk Bangsa Kuat

Senin, 9 Februari 2026 - 11:27

Maladministrasi Berkedok Birokrasi, Uang Rakyat Terkuras, Dampak Sosial Dibiarkan

Berita Terbaru