KPK Kembali Geledah di Kalbar-Siapa di Bidik

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 11:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan kembali melakukan aksi penggeledahan di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Publik pun bertanya-tanya: siapa yang menjadi sasaran operasi ini?

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fakta yang Terungkap Sejauh Ini

 

Sumber lokal menyebut bahwa penggeledahan dilakukan oleh tim penyidik KPK di sejumlah titik — tetapi hingga berita ini ditulis, lembaga antikorupsi belum buka suara soal identitas lokasi atau target.

 

Berdasarkan kasus sebelumnya, KPK pernah melakukan penggeledahan tak kurang dari 16 titik di Kalbar, dengan sasaran kantor Pemerintah dan rumah pejabat.

 

Dalam penggeledahan sebelumnya (April 2025), titik sasaran mencakup kantor Dinas PUPR Kabupaten Mempawah serta rumah-rumah pejabat terkait.

 

Dalam kasus itu, KPK menyita dokumen, perangkat elektronik, dan barang bukti lain dari lokasi penggeledahan.

 

Ada indikasi bahwa proyek jalan di Kabupaten Mempawah menjadi objek investigasi utama.

 

Bahkan, KPK kini disebut sedang mendalami dugaan keterlibatan Gubernur Kalbar, Ria Norsan, dalam kasus proyek jalan di masa ia menjabat Bupati Mempawah.

 

Namun, penyidik KPK menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap Ria Norsan sejauh ini masih digolongkan sebagai saksi, belum menjadi tersangka.

Baca Juga:  MPW PP Provinsi Kalbar Gelar Bakti Sosial untuk Anak Yatim di Kubu Raya dan Kota Pontianak

 

Analisis & Kemungkinan Target

 

Berdasarkan pola operasi dan riwayat kasus:

 

Sasaran penggeledahan kemungkinan besar pejabat publik di birokrasi proyek infrastruktur, khususnya Dinas PUPR atau instansi yang terkait pengadaan jalan/proyek publik.

 

Target bisa berupa kantor pemerintahan kabupaten/kota dan hunian pejabat yang memiliki otoritas dalam pengadaan proyek.

 

Karena KPK juga sedang “menggali” dugaan keterlibatan Gubernur Ria Norsan, bukan tidak mungkin operasi kali ini juga menyasar figur-figur yang berada dalam jaringan atau aliran kebijakan proyek jalan di masa lampau.

 

Operasi KPK mungkin bertujuan menemukan dokumen pendukung — misalnya kontrak, korespondensi internal, bukti aliran dana — agar konstruksi kasus bisa dikuatkan.

 

Catatan Keberimbangan & Imbauan Publik

 

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari KPK yang mengonfirmasi sasaran terakhir penggeledahan tersebut.

 

Masyarakat sebaiknya menahan diri dari menyimpulkan nama-nama pejabat sebagai tersangka tanpa bukti kuat.

 

KPK perlu memberi keterbukaan agar penggeledahan tak disalahtafsirkan sebagai operasi pencitraan atau intimidasi.

Teja

Berita Terkait

Kinerja Penindakan Tipikor Meningkat, Kejati Kalbar Umumkan Capaian Besar di Momentum Hakordia 2025
LAKI Gelar Peringatan Hari Antikorupsi: Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi
Demi Mempertahankan Jabatan, Aspri Sekda Kabupaten Bekasi Diduga Menutup Akses Klarifikasi
Klarifikasi SPBU Sintang: Antrean Kendaraan Murni Akibat Tingginya Kebutuhan Masyarakat
Melayani Sepenuh Hati, Jasa Raharja Perkuat Edukasi Keselamatan Dari Lingkungan Korban
Jejakhukum Kalbar Desak KPK Ungkap Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Infrastruktur
Dugaan Penggelapan Dana Desa Lemah Makmur oleh Kades, LIN: Laporan Ke Kejati Segera di Proses 
71,7 Miliar DBHP 2016–2018 di Purwakarta, Fakta Pelanggaran Berat: KMP Lapor KPK
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 06:31

Kinerja Penindakan Tipikor Meningkat, Kejati Kalbar Umumkan Capaian Besar di Momentum Hakordia 2025

Senin, 8 Desember 2025 - 03:09

LAKI Gelar Peringatan Hari Antikorupsi: Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi

Senin, 1 Desember 2025 - 12:25

Demi Mempertahankan Jabatan, Aspri Sekda Kabupaten Bekasi Diduga Menutup Akses Klarifikasi

Sabtu, 29 November 2025 - 12:02

Klarifikasi SPBU Sintang: Antrean Kendaraan Murni Akibat Tingginya Kebutuhan Masyarakat

Sabtu, 29 November 2025 - 11:52

Melayani Sepenuh Hati, Jasa Raharja Perkuat Edukasi Keselamatan Dari Lingkungan Korban

Senin, 24 November 2025 - 08:31

Dugaan Penggelapan Dana Desa Lemah Makmur oleh Kades, LIN: Laporan Ke Kejati Segera di Proses 

Kamis, 20 November 2025 - 13:48

71,7 Miliar DBHP 2016–2018 di Purwakarta, Fakta Pelanggaran Berat: KMP Lapor KPK

Kamis, 20 November 2025 - 12:48

Dorong Tata Kelola Perusahaan yang Baik, Jasa Raharja Lakukan Pembinaan dan Evaluasi GCG di Kanwil NT

Berita Terbaru