Dr.H.Harisson,M.Kes.Had iri Dialog Publik Menuju Indonesia Emas 2045 yang di laksanakan Divisi Humas Polri

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pontianak–jalurkhusus.com],

Harisson ikut hadir di kegiatan yang digelar oleh Divisi Humas Polri yang bertajuk “Membangun Kesadaran Kebangsaan Generasi Muda Kalimantan Barat Menuju Indonesia Emas” Yang berlangsung di hotel Mercure Pontianak.(selasa 10/02/2026) dini hari.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan Strategis ini bertujuan untuk membentengi generasi muda dari ancaman global sekaligus memperkuat pemahaman ideologi Pancasila di tengah dinamika digitalisasi.

 

Acara tersebut juga di hadiri bapak Kapolda beserta jajaran Polda Kalimantan Barat sekaligus para kapolres/ta yang terhubung secara virtual dan segenap Tokoh Agama,para Pimpinan Organisasi Media,serta perwakilan Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Barat(Kalbar)

 

​Dalam kesempatan tersebut, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., membacakan amanat Kapolda Kalbar Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. Dalam pesannya, Kapolda menekankan bahwa Indonesia saat ini berada pada fase krusial di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dengan program Asta Cita.

 

​”Salah satu semangat Asta Cita adalah memperkuat pemahaman ideologi Pancasila, demokrasi, dan HAM, serta membangun SDM yang unggul dan berkarakter kebangsaan. Hal ini sejalan dengan upaya kita membekali generasi muda Kalbar,” ujar Bambang saat membacakan amanat tersebut.

 

​Polda Kalbar menyoroti posisi geografis Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Selain menjadi peluang ekonomi, posisi ini dinilai memiliki kerentanan terhadap ancaman lintas negara yang masuk melalui jalur digital maupun fisik.

Baca Juga:  Anggaran SILTAP Sintang tak kunjung cair: Kades Gandis hulu pertanyaaakan sebab nya?

 

​Kabid Humas memperingatkan adanya ancaman “tak kasat mata” berupa penyalahgunaan Narkoba, kejahatan siber (cyber crime), judi online, hingga penyebaran Hoaks dan Radikalisme.

 

​”Kesadaran kebangsaan bukan sekadar hafalan, melainkan sikap hidup sehari-hari. Kami meminta generasi muda waspada terhadap ancaman narkoba dan cerdas dalam menggunakan media sosial. Jangan mudah tergiur judi online atau terprovokasi hoaks yang dirancang untuk memecah belah bangsa,” tegasnya.

 

Dalam pernyataannya, Sekda Provinsi Kalbar mengungkapkan harapannya agar Indonesia bisa menjadi Indonesia Emas 2045.

 

“Harapanya adalah pada saat negara Indonesia genap berulang tahun ke 100 tahun, negara kita menjadi negara yang maju dan kuat di dalam segala bidang. ”

 

“Kita harus dapat memanfaatkan bonus Demografi dalam menuju ke tahun 2045, agar para generasi muda menguasai ilmu pengetahuan dan berakhlak yang mulia guna mencapai Indonesia Emas.” Ungkap Horison.

 

​Melalui dialog ini, diharapkan generasi muda Kalimantan Barat tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi aktor utama yang berintegritas dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 dengan tetap memegang teguh nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan.

Berita Terkait

Anggaran SILTAP Sintang tak kunjung cair: Kades Gandis hulu pertanyaaakan sebab nya?
Diam-diam ASN Khusus Dispenda Dapat Insentif Sebesar 330 Juta per-tahun, LIN: Masyarakat Bekasi Wajib tahu
Rp.66 Miliar Insentif Dispenda Bekasi Dipersoalkan, Aktivis Minta Transparansi
PTUN Pontianak Lanjutkan Sidang Sengketa Tanah yang Digugat Ahli Waris, Putusan PK MA Dipertanyakan Keasliannya
Desa Digital Diduga jadi Ladang Korupsi Oknum Kades,  Barang Bobrok dibeli, Perintah Siapa??
Bubarkan Inspektorat..!, Puluhan Miliar Anggaran diserap, Hasil Kerja Nihil
PPG dan IASH Berkolaborasi Tingkatkan Pengalaman Bagi Penumpang Pesawat di Bandara
SPBU 64.781.21 Dr Wahidin Pontianak Sampaikan Klarifikasi Resmi Bantah Isu Penyaluran Solar ke Mafia BBM
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 06:54

Anggaran SILTAP Sintang tak kunjung cair: Kades Gandis hulu pertanyaaakan sebab nya?

Rabu, 25 Februari 2026 - 02:28

Diam-diam ASN Khusus Dispenda Dapat Insentif Sebesar 330 Juta per-tahun, LIN: Masyarakat Bekasi Wajib tahu

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:35

Rp.66 Miliar Insentif Dispenda Bekasi Dipersoalkan, Aktivis Minta Transparansi

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:45

PTUN Pontianak Lanjutkan Sidang Sengketa Tanah yang Digugat Ahli Waris, Putusan PK MA Dipertanyakan Keasliannya

Senin, 23 Februari 2026 - 01:00

Desa Digital Diduga jadi Ladang Korupsi Oknum Kades,  Barang Bobrok dibeli, Perintah Siapa??

Senin, 16 Februari 2026 - 09:21

PPG dan IASH Berkolaborasi Tingkatkan Pengalaman Bagi Penumpang Pesawat di Bandara

Senin, 16 Februari 2026 - 02:19

SPBU 64.781.21 Dr Wahidin Pontianak Sampaikan Klarifikasi Resmi Bantah Isu Penyaluran Solar ke Mafia BBM

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:09

Mudik Gratis BUMN 2026 Berangkatkan Lebih dari 100 Ribu Pemudik

Berita Terbaru