Memalukan!! Ini dia Tampang PNS  KESBANGPOL di Bekasi yang Tega Tilep Honor Supir Ambulance dan Diduga Manipulasi LPJ

- Penulis

Kamis, 13 November 2025 - 07:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi, Jalurkhusus.com – Tanpa ada kesalahan dan pemberitahuan, Plt Kepala Desa Tanjungsari Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, tega-teganya mengambil sebagian honor supir Ambulance yang notabene sang supir hanya seorang warga sipil biasa dan tidak memiliki pekerjaan selain ini.

Ditemui didesa Tanjungsari, sang supir (Bonang) dan di saksikan seorang Institusi TNI (Babinsa) menjelaskan kepada Lembaga Investigasi Negara (LIN) saat dikonfirmasi. Alat bukti transfer honor  pun sudah diberikan sebagai penguat, jelas Ependi saat memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu ( 12/11/25) di kantor sekretariat nya.

Selain honor yang di potong setiap bulannya, ada anggaran untuk service Ambulance yang juga di Markup, jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Laporan ke negara honor supir ambulance sebesar 24 juta/ tahun,nyatanya hanya hanya 18 juta atau 1.5 juta perbulan. Bukan hanya itu, ada anggaran yang dilaporkan untuk service Ambulance sebesar 4juta/ tahun, menurut Bonar hanya diterima 300 ribu dalam tiga bulan.

Selain Ambulance, ada program Ketahanan pangan yang mana hasil investigasi LIN, ternyata program tersebut sebatas ada, dan anggaran ratusan juta dalam setiap tahunnya tidak sesuai kenyataan yang ada,” kata dia.

Baca Juga:  Bungkam Perpres Nomor 191/2014 Jo 117/2021, Mantan Kadis LH Bebas Tanpa Sanksi

Kasus pemotongan honor supir ambulance oleh seorang Plt Kepala Desa Tanjungsari, tersibak bahwa Aulia Julian Nur,adalah seorang PNS dan posisinya adalah sebagai staf di Kantor KESBANGPOL Kabupaten Bekasi.

Begitu teganya Aulia terhadap seorang supir yang notabene upahnya sebagai supir jauh dari kata cukup, tetapi masih juga di kadalin.

Apakah hal ini harus terus dibiarkan tanpa ada sanksi hukum?

Mendengar dan menelaah permasalahan demi permasalahan yang ada di Kabupaten Bekasi, Ependi dan para ahli hukumnya di Lembaga Investigasi Negara, akan segera melakukan pelaporan ke Kejaksaan Agung RI, agar pelimpahan Lapdu nya ke wilayah segera diproses. Dipastikan pantauan kinerja Kejaksaan negeri terekam oleh JAMWAS.

” Divisi hukum dari LIN akan segera melakukan pelaporan ke Kejaksaan Agung RI, agar upaya peran serta masyarakat membantu negara dalam hal meminimalisir  adanya dugaan tindak pidana korupsi dimasing-masing instansi pemerintah Kabupaten Bekasi dapat dirasakan manfaatnya”, tutupnya.

(Fadhil)

Berita Terkait

Parah!!Negosiasi Ganti Rugi Tenggelamnya KM Juwita Tak Sesuai Kerugian : Marina Express Pilih Jalur Hukum
Ada Apa?? Tiba tiba Kasus Jalan Mempawah 40 Miliyar Yang Diduga Menjerat Ria Norsan Akan Dihentikan
Polsek Pengkadan Mediasi Kasus Perundungan Anak di Pengkadan Berakhir Damai, Diselesaikan Secara Kekeluargaan dan Adat Desa
Darurat PETI di Sungai Landak, Warga Pak Mayam Soroti Dugaan Pembiaran
LIN Minta Permasalahan 120 Miliar Insentif di Bapenda Dibuka Secara Terang Benderang, Siapa Penikmat Pajak Rakyat yang Sesungguhnya
Tim Investigasi Jejak Hukum Kalbar Siap Giring Kasus MBG SDN 71 ke Pusat, Dugaan Makanan Tak Layak Konsumsi Jadi Sorotan
Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan
Dalih “Hanya Titipan” Dipertanyakan, Toko Erajaya Bike Diduga Rutin Jual LPG Subsidi Rp28 Ribu Tanpa Plang Resmi
Berita ini 168 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:08

Parah!!Negosiasi Ganti Rugi Tenggelamnya KM Juwita Tak Sesuai Kerugian : Marina Express Pilih Jalur Hukum

Rabu, 6 Mei 2026 - 04:38

Ada Apa?? Tiba tiba Kasus Jalan Mempawah 40 Miliyar Yang Diduga Menjerat Ria Norsan Akan Dihentikan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:10

Polsek Pengkadan Mediasi Kasus Perundungan Anak di Pengkadan Berakhir Damai, Diselesaikan Secara Kekeluargaan dan Adat Desa

Kamis, 30 April 2026 - 06:29

Darurat PETI di Sungai Landak, Warga Pak Mayam Soroti Dugaan Pembiaran

Jumat, 24 April 2026 - 13:12

LIN Minta Permasalahan 120 Miliar Insentif di Bapenda Dibuka Secara Terang Benderang, Siapa Penikmat Pajak Rakyat yang Sesungguhnya

Minggu, 19 April 2026 - 12:33

Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan

Selasa, 14 April 2026 - 05:20

Dalih “Hanya Titipan” Dipertanyakan, Toko Erajaya Bike Diduga Rutin Jual LPG Subsidi Rp28 Ribu Tanpa Plang Resmi

Senin, 13 April 2026 - 11:41

Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata

Berita Terbaru