Bupati Termuda Bekasi, di Tangkap KPK. Bekasi Kembali di Sorot (Rawan Korupsi) ?

- Penulis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 01:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, Jaluekhusus.com – Kabupaten Bekasi kembali diguncang skandal besar. Untuk kedua kalinya, Bupati yang memimpin daerah penyangga ibu kota itu ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT). Seperti diketahui, Neneng Hasanah Yasin pada 2018, terkait gratifikasi kawasan perizinan Mega proyek kondominium Meikarta, kini giliran Ade Kuswara Kunang, Bupati Bekasi periode 2024–2029, yang telah diamankan pada, Kamis (18/12/2025).

Penangkapan Ade Kuswara mengejutkan publik karena ia dikenal sebagai Bupati termuda sepanjang sejarah Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat tersebut. Politikus PDI Perjuangan itu diduga ditangkap bersama sembilan orang lainnya dalam operasi senyap KPK di wilayah Kabupaten Bekasi. Sejumlah ruangan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi langsung disegel penyidik.

“Benar, salah satunya Bupati Bekasi. Yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan di KPK,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Jumat (19/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

KPK menegaskan status hukum para pihak yang diamankan akan ditentukan dalam waktu 1×24 jam, dan publik sudah memahami selalu “Jum’at Keramat” pasti pejabat akan jadi tersangka dan tidak akan bisa pulang.

Ade Kuswara merupakan hasil Pilkada 2024 dan berpasangan dengan Asep Surya Atmaja. Lahir pada 15 Agustus 1993, ia memulai karier politik dari DPRD Kabupaten Bekasi sejak 2019 sebelum akhirnya menduduki kursi kepala daerah, yakni Bupati. Ia juga dikenal sebagai lulusan President University dan figur muda yang sempat diharapkan membawa perubahan di Kabupaten Bekasi.

Baca Juga:  Bupati Sambas Sulit Ditemui, Awak Media Gagal Minta Tanggapan Soal Dugaan Pungli di Imigrasi

OTT ini mengingatkan publik pada kasus _Neneng Hasanah Yasin,_ Bupati perempuan pertama di Bekasi yang ditangkap KPK pada 2018. Neneng saat itu terjerat kasus suap perizinan proyek, sekaligus menjadi pukulan telak bagi citra pemerintahan daerah.

Pada Jum’at dini hari, Bupati Bekasi Ade Kuswara diketahui telah berada di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Ironisnya, Ia masuk tanpa melalui pintu utama sehingga luput dari pantauan awak media. KPK juga membenarkan operasi dilakukan di sejumlah kantor dinas di lingkungan Pemkab Bekasi.

Dua bupati, dua periode berbeda, namun berakhir dengan kasus serupa. Rentetan OTT (Operasi Tangkap Tangan) KPK ini kembali mencoreng nama Kabupaten Bekasi dan menjadi peringatan keras bahwa kekuasaan, meski dipegang figur muda, tetap rawan disalahgunakan tanpa integritas dan pengawasan ketat. Bahkan tanpa adanya kontrol publik Tata kelola pemerintahan oleh media. (red)

Berita Terkait

LIN Minta Permasalahan 120 Miliar Insentif di Bapenda Dibuka Secara Terang Benderang, Siapa Penikmat Pajak Rakyat yang Sesungguhnya
Tim Investigasi Jejak Hukum Kalbar Siap Giring Kasus MBG SDN 71 ke Pusat, Dugaan Makanan Tak Layak Konsumsi Jadi Sorotan
Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan
Dalih “Hanya Titipan” Dipertanyakan, Toko Erajaya Bike Diduga Rutin Jual LPG Subsidi Rp28 Ribu Tanpa Plang Resmi
Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata
Sangat Menyetuh hati Ilham Yang Alami lumpuh Sejak kecil,Kini Butuh Uluran Tangan Kita semua
Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum
PETI Aktif di Semerangkai Tidak Sesuai Fakta Tim Temukan Lanting Hanya Terparkir, Tidak Ada Aktivitas Penambangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 13:12

LIN Minta Permasalahan 120 Miliar Insentif di Bapenda Dibuka Secara Terang Benderang, Siapa Penikmat Pajak Rakyat yang Sesungguhnya

Selasa, 21 April 2026 - 06:04

Tim Investigasi Jejak Hukum Kalbar Siap Giring Kasus MBG SDN 71 ke Pusat, Dugaan Makanan Tak Layak Konsumsi Jadi Sorotan

Minggu, 19 April 2026 - 12:33

Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan

Selasa, 14 April 2026 - 05:20

Dalih “Hanya Titipan” Dipertanyakan, Toko Erajaya Bike Diduga Rutin Jual LPG Subsidi Rp28 Ribu Tanpa Plang Resmi

Senin, 13 April 2026 - 11:41

Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata

Minggu, 5 April 2026 - 13:31

Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum

Jumat, 3 April 2026 - 16:59

PETI Aktif di Semerangkai Tidak Sesuai Fakta Tim Temukan Lanting Hanya Terparkir, Tidak Ada Aktivitas Penambangan

Rabu, 1 April 2026 - 13:04

Kadis Kominfo Lambar Buka Suara Soal Isu Larangan Kendaraan Plat Luar di Area Pemda

Berita Terbaru