Notaris Desia Megawati Bantah Keluarkan PPJB Atas Nama Nancy

- Penulis

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMI, Jalurkhusus.com – Notaris Desia Megawati bantah tuduhan Nancy Fidelia Fatimah terkait adanya dugaan pelanggaran kode etik yang dilaporkan ke Majelis Pengawas Daerah (MPD) Sukabumi, lantaran berdasarkankan pengakuan nancy yang mengaku dirinya tidak pernah menerima Akta Perjanjian Pengikat Jual Beli (PPJB) pedahal dirinya sudah melakukan tanda tangan dan membayar berdasarkan invoice No-18/Kwitansi/ NOT-PPAT/III/2025.

“Saya sudah menjelaskan di depan MPD Sukabumi bahwa invoice No-18/Kwitansi/ NOT-PPAT/III/2025 pada tanggal 07 Maret 2025 bukanlah pembayaran untuk Akta PPJB melainkan hanya Akta Kuasa Jual. Jelas ya jangan asal klaim saja, apalagi sampai dibawa ke MPD Sukabumi”,

Desia menegaskan dirinya tidak mungkin mengeluarkan PPJB sebelum adanya pembatalan terlebih dahulu dari pihak sebelumnya. Ia menjelaskan, justru apabila Notarisnya mengeluarkan Akta PPBJ seperti yang diminta oleh terlapor tanpa adanya ‘pembatalan’ itu jelas merupakan pelanggaran kode etik.

“Ya justru kalau pelapor meminta PPJB tanpa adanya pembatalan terlebih dahulu jelas dia tidak mengerti mengenai kode etik yang dimaksud dan terkesan ada niat tidak baik terhadap Notaris Desia Megawari atau lebih jauh asetnya”-tegas Desia Megawati,

Desia Megawati memaparkan kekhwatiran terhadap invoice dari pihak Notarisnya dipalsukan atau disalahgunakan kembali oleh Nancy Fidelia Fatima. Desia Megawati mengaku invoice nya pernah dipalsukan oleh Nancy Fidelia Fatima (red. 2025), dengan menganti nomor rekening pembayaran kepada supirnya.

“Saya masih simpan loh pemalsuan invoice yang anda lakukan tempo kemarin, dengan menganti rekening pembayaran ke supir anda”, ucap Desiamegawati

Ia menegaskan, akan menempuh jalur hukum apabila ada dugaan pemalusan lagi yang dibuat oleh Nancy Fidelia Fatima. “Saya pastikan akan melaporkan apabila ada upaya dengan sengaja memalukan pemalsuan dari Nancy untuk kedua kalinya”,-tegasnya. (Ahmadi)

Berita Terkait

Polsek Pengkadan Mediasi Kasus Perundungan Anak di Pengkadan Berakhir Damai, Diselesaikan Secara Kekeluargaan dan Adat Desa
Darurat PETI di Sungai Landak, Warga Pak Mayam Soroti Dugaan Pembiaran
LIN Minta Permasalahan 120 Miliar Insentif di Bapenda Dibuka Secara Terang Benderang, Siapa Penikmat Pajak Rakyat yang Sesungguhnya
Tim Investigasi Jejak Hukum Kalbar Siap Giring Kasus MBG SDN 71 ke Pusat, Dugaan Makanan Tak Layak Konsumsi Jadi Sorotan
Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan
Dalih “Hanya Titipan” Dipertanyakan, Toko Erajaya Bike Diduga Rutin Jual LPG Subsidi Rp28 Ribu Tanpa Plang Resmi
Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata
Sangat Menyetuh hati Ilham Yang Alami lumpuh Sejak kecil,Kini Butuh Uluran Tangan Kita semua
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:10

Polsek Pengkadan Mediasi Kasus Perundungan Anak di Pengkadan Berakhir Damai, Diselesaikan Secara Kekeluargaan dan Adat Desa

Kamis, 30 April 2026 - 06:29

Darurat PETI di Sungai Landak, Warga Pak Mayam Soroti Dugaan Pembiaran

Jumat, 24 April 2026 - 13:12

LIN Minta Permasalahan 120 Miliar Insentif di Bapenda Dibuka Secara Terang Benderang, Siapa Penikmat Pajak Rakyat yang Sesungguhnya

Selasa, 21 April 2026 - 06:04

Tim Investigasi Jejak Hukum Kalbar Siap Giring Kasus MBG SDN 71 ke Pusat, Dugaan Makanan Tak Layak Konsumsi Jadi Sorotan

Minggu, 19 April 2026 - 12:33

Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan

Senin, 13 April 2026 - 11:41

Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata

Rabu, 8 April 2026 - 16:08

Sangat Menyetuh hati Ilham Yang Alami lumpuh Sejak kecil,Kini Butuh Uluran Tangan Kita semua

Minggu, 5 April 2026 - 13:31

Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum

Berita Terbaru