Laki minta ojk terbuka kredit macet dan nakal. Bukan hanya mampu pamer kegiatan

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026 - 03:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pontianak–(kalbar),jalurkhusus.com]

Laskar Anti Korupsi Indonesia atau LAKI melihat Ojk selalu tampil dan pamer kegiatan yang belum tentu membuahkan manfaat bagi negara. Namun laki berharap ojk lebih berkwalitas kinerjanya bila mampu terbuka terhadap para penerima kredit yang macet dan bermasalah. Publik ingin tahu juga berapa Uang negara yang digunakan oleh para pengusaha melalui pinjaman melalui Bank yang macet dan nakal. Jangan hanya mampu pamer keberhasilan Bank yang telah menyalurkan pinjaman. Namun publik juga ingin tahu Bank Mana yang menyalurkan pinjaman yang bermasalah. Ini menyangkut uang negara dan ojk menjadi bagian lembaga yang ikut bertanggungjawab melalui pengawasan dan pembinaan. Begitu juga ojk punya tupoksi dalam melakukan pemantauan terhadap bank tanpa ijin yang dikenal dengan Bank Riba, Laki minta ojk terbuka kredit macet dan nakal. Bukan hanya mampu pamer kegiatan.

Baca Juga:  Ke Mana Rp632 Juta Sisa Anggaran Kecamatan Cibitung? LIN Siap Ungkap Dugaan Kejanggalan

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ojk berdasarkan uu no 21 th 2011jelas lembaga negara yang independen memiliki peran dalam jasa keuangan dengan tugas pokok mengatur, mengawasi dan menyidik pada sektor keuangan

 

Harapan publik juga ingin tahu bank mana yang menyalurkan kredit macet dan bank mana yang telah melanggar aturan. Ini kan perlu Ojk sampaikan ke publik. Jangan ojk mampu terbuka dalam pamer kegiatan namun tertutup bagi permasalahan. Ini lembaga yang belum sukses dan berhasil dalam kinerjanya. Perlu di evaluasi. Tutur Burhan Ketua Umum DPP Laki yang juga ketua kord Nasional Media Centre Indonesia.

 

Laki akan pantau kinerja Ojk . Lembaga ojk juga bagian dari lembaga yang akan mampu mencegah tindak pidana korupsi.

Berita Terkait

Tim Investigasi Jejak Hukum Kalbar Siap Giring Kasus MBG SDN 71 ke Pusat, Dugaan Makanan Tak Layak Konsumsi Jadi Sorotan
Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan
Dalih “Hanya Titipan” Dipertanyakan, Toko Erajaya Bike Diduga Rutin Jual LPG Subsidi Rp28 Ribu Tanpa Plang Resmi
Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata
Sangat Menyetuh hati Ilham Yang Alami lumpuh Sejak kecil,Kini Butuh Uluran Tangan Kita semua
Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum
PETI Aktif di Semerangkai Tidak Sesuai Fakta Tim Temukan Lanting Hanya Terparkir, Tidak Ada Aktivitas Penambangan
Kadis Kominfo Lambar Buka Suara Soal Isu Larangan Kendaraan Plat Luar di Area Pemda
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 06:04

Tim Investigasi Jejak Hukum Kalbar Siap Giring Kasus MBG SDN 71 ke Pusat, Dugaan Makanan Tak Layak Konsumsi Jadi Sorotan

Minggu, 19 April 2026 - 12:33

Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan

Selasa, 14 April 2026 - 05:20

Dalih “Hanya Titipan” Dipertanyakan, Toko Erajaya Bike Diduga Rutin Jual LPG Subsidi Rp28 Ribu Tanpa Plang Resmi

Senin, 13 April 2026 - 11:41

Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata

Rabu, 8 April 2026 - 16:08

Sangat Menyetuh hati Ilham Yang Alami lumpuh Sejak kecil,Kini Butuh Uluran Tangan Kita semua

Jumat, 3 April 2026 - 16:59

PETI Aktif di Semerangkai Tidak Sesuai Fakta Tim Temukan Lanting Hanya Terparkir, Tidak Ada Aktivitas Penambangan

Rabu, 1 April 2026 - 13:04

Kadis Kominfo Lambar Buka Suara Soal Isu Larangan Kendaraan Plat Luar di Area Pemda

Selasa, 31 Maret 2026 - 03:49

Di Tengah Banjir, Dinkes Bekasi Hadir 24 Jam Jaga Kesehatan Masyarakat

Berita Terbaru