Ustadz Jejen, Inisiator Penanggulangan Kali Cikarang

- Penulis

Kamis, 5 September 2024 - 13:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, Jalurkhusus.com – Air adalah sumber kehidupan bagi semua mahluk hidup. Keberadaan nya sangat dibutuhkan.

Bertahun- tahun lalu, kali Cikarang yang menjadi tumpuan masyarakat Bekasi wilayah utara kurang di perhatikan. Padahal ratusan ribu hektar lahan pertanian wilayah utara menggunakan pasokan air dari sungai ini.

Patut di apresiasi sang inisiator yang bernama Ustadz Jejen bersama  masyarakat petani wilayah utara, berani membuat terobosan yang luar biasa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Saya dan masyarakat petani wilayah utara, menggagas untuk dapat menciptakan aliran sungai bekasi kembali normal, agar kedepannya masyarakat petani tidak lagi khawatir akan pasokan air bersih yang kadang ada kadang tidak ada,karna aliran nya terhambat oleh banyak nya sampah” kata Dia.

Baca Juga:  Oknum Guru SD di Duga lakukan Ini...

Terbukti dengan adanya alat berat yang diturunkan untuk merapikan Daerah Aliran Sungai (DAS) di wilayah utara kabupaten bekasi,  Bekasi bagian utara sudah dimulai terlihat lebih cantik.

” Sungai yang tadinya kotor dan bau, saat ini kita bisa saksikan keadaan terbalik dari sebelumnya,” terangnya.

Kerjasama antar lembaga negara dari Kementerian PUPR dan Dinas terkait di kabupaten bekasi di sungai Cikarang, bertujuan  untuk  menormalisasi aliran sungai yang selama ini kurang perhatian

Tahapan berikutnya menurut Ustadz Jejen, berharap kepada Dinas lingkungan hidup kabupaten bekasi untuk secepatnya melakukan pengangkatan sampah yang  terlihat menggunung disisi sungai agar terlihat lebih rapih lagi.

(Ahmadi)

Berita Terkait

LIN Minta Permasalahan 120 Miliar Insentif di Bapenda Dibuka Secara Terang Benderang, Siapa Penikmat Pajak Rakyat yang Sesungguhnya
Tim Investigasi Jejak Hukum Kalbar Siap Giring Kasus MBG SDN 71 ke Pusat, Dugaan Makanan Tak Layak Konsumsi Jadi Sorotan
Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan
Dalih “Hanya Titipan” Dipertanyakan, Toko Erajaya Bike Diduga Rutin Jual LPG Subsidi Rp28 Ribu Tanpa Plang Resmi
Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata
Sangat Menyetuh hati Ilham Yang Alami lumpuh Sejak kecil,Kini Butuh Uluran Tangan Kita semua
Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum
PETI Aktif di Semerangkai Tidak Sesuai Fakta Tim Temukan Lanting Hanya Terparkir, Tidak Ada Aktivitas Penambangan
Berita ini 18 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 13:12

LIN Minta Permasalahan 120 Miliar Insentif di Bapenda Dibuka Secara Terang Benderang, Siapa Penikmat Pajak Rakyat yang Sesungguhnya

Selasa, 21 April 2026 - 06:04

Tim Investigasi Jejak Hukum Kalbar Siap Giring Kasus MBG SDN 71 ke Pusat, Dugaan Makanan Tak Layak Konsumsi Jadi Sorotan

Minggu, 19 April 2026 - 12:33

Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan

Selasa, 14 April 2026 - 05:20

Dalih “Hanya Titipan” Dipertanyakan, Toko Erajaya Bike Diduga Rutin Jual LPG Subsidi Rp28 Ribu Tanpa Plang Resmi

Senin, 13 April 2026 - 11:41

Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata

Minggu, 5 April 2026 - 13:31

Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum

Jumat, 3 April 2026 - 16:59

PETI Aktif di Semerangkai Tidak Sesuai Fakta Tim Temukan Lanting Hanya Terparkir, Tidak Ada Aktivitas Penambangan

Rabu, 1 April 2026 - 13:04

Kadis Kominfo Lambar Buka Suara Soal Isu Larangan Kendaraan Plat Luar di Area Pemda

Berita Terbaru