Orang Tua Seleksi Calon Praja IPDN Resmi Melakukan Klarifikasi Terkait Isu Manipulasi Nilai

- Penulis

Kamis, 12 September 2024 - 05:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalimantan Barat, Jalurkhusus.com – Pada tanggal 9 September 2024, orang tua dari salah satu calon praja yaitu H.Hendri Rivai, SE, SH, MH di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) resmi memberikan klarifikasi kepada media terkait isu manipulasi nilai anak mereka yang sempat mencuat. Dalam pernyataan resminya, mereka mengungkapkan bahwa pada awalnya merasa dirugikan oleh tindakan manipulasi yang dilakukan oleh oknum tertentu. Namun, setelah melakukan investigasi lebih mendalam dan mendapatkan penjelasan lengkap, mereka kini memahami bahwa pleno IPDN telah dijalankan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dalam klarifikasinya, orang tua tersebut menegaskan bahwa insiden tersebut sepenuhnya merupakan ulah individu yang tidak bertanggung jawab, tanpa keterlibatan institusi IPDN maupun Polri. Mereka juga mencabut pernyataan sebelumnya yang mungkin telah menimbulkan kesalahpahaman mengenai kedua institusi tersebut. Lebih lanjut, mereka menegaskan rasa hormat dan kepercayaan penuh terhadap integritas IPDN dan Polri dalam menjaga proses seleksi yang adil dan transparan.

Baca Juga:  LIN Minta Kejari  Usut tuntas Aliran Dana Desa Karangasih, BUMDES dan Ketapang Diduga Jadi Bancakan

Walau demikian, mereka menegaskan bahwa proses hukum terhadap oknum yang terlibat akan tetap dilanjutkan guna memastikan keadilan ditegakkan dan integritas sistem seleksi tetap terjaga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Klarifikasi ini diharapkan dapat mengakhiri spekulasi yang berkembang dan menegaskan bahwa IPDN dan Polri tidak terlibat dalam kasus ini.

(Jhony)

Berita Terkait

LIN Minta Permasalahan 120 Miliar Insentif di Bapenda Dibuka Secara Terang Benderang, Siapa Penikmat Pajak Rakyat yang Sesungguhnya
Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum
JATAH 66 MILIAR ASN BAPENDA BIKIN PLT BUPATI BEKASI BAPER, SERAHKAN SUBTANSI AUDIENSI KE INSPEKTORAT, LIN: KITA BONGKAR SEMUANYA
Rp.66 Miliar Insentif Dispenda Bekasi Dipersoalkan, Aktivis Minta Transparansi
Desa Digital Diduga jadi Ladang Korupsi Oknum Kades,  Barang Bobrok dibeli, Perintah Siapa??
Bubarkan Inspektorat..!, Puluhan Miliar Anggaran diserap, Hasil Kerja Nihil
Maladministrasi Berkedok Birokrasi, Uang Rakyat Terkuras, Dampak Sosial Dibiarkan
Sidang Korupsi Chromebook, JPU Ungkap Pengaturan Pengadaan dan Kesepakatan Co-Investment Sebesar 30%
Berita ini 2 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:10

Polsek Pengkadan Mediasi Kasus Perundungan Anak di Pengkadan Berakhir Damai, Diselesaikan Secara Kekeluargaan dan Adat Desa

Kamis, 30 April 2026 - 06:29

Darurat PETI di Sungai Landak, Warga Pak Mayam Soroti Dugaan Pembiaran

Jumat, 24 April 2026 - 13:12

LIN Minta Permasalahan 120 Miliar Insentif di Bapenda Dibuka Secara Terang Benderang, Siapa Penikmat Pajak Rakyat yang Sesungguhnya

Selasa, 21 April 2026 - 06:04

Tim Investigasi Jejak Hukum Kalbar Siap Giring Kasus MBG SDN 71 ke Pusat, Dugaan Makanan Tak Layak Konsumsi Jadi Sorotan

Minggu, 19 April 2026 - 12:33

Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan

Senin, 13 April 2026 - 11:41

Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata

Rabu, 8 April 2026 - 16:08

Sangat Menyetuh hati Ilham Yang Alami lumpuh Sejak kecil,Kini Butuh Uluran Tangan Kita semua

Minggu, 5 April 2026 - 13:31

Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum

Berita Terbaru