Jum’at Curhat,Kapolsek Pontianak Utara Imbau Warga Tertib Lalu Lintas Dan Tidak Gunaka Knalpot Brong

- Penulis

Minggu, 2 November 2025 - 01:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalurkhusus.com]

Pontianak – Kapolsek Pontianak Utara, Kompol I Made Aris Candra Putra, S.I.K., mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan knalpot brong serta senantiasa tertib dalam berlalu lintas. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Jumat Curhat yang digelar di Jalan Parwasal, Pontianak Utara, pada Jumat (31/10).

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk dialog bersama masyarakat itu mendapat apresiasi luas dari tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para ketua RT dan RW yang hadir. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Kota Pontianak H. Mat Ruji, Camat Pontianak Utara, serta jajaran Kapolsek dan Wakapolsek Pontianak Utara.

 

Dalam sambutannya, Kompol I Made Aris Candra Putra memperkenalkan diri sebagai Kapolsek Pontianak Utara yang baru. Ia sebelumnya menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Sambas dan juga pernah bertugas di Polda Kalbar.

Baca Juga:  KPK Tetapkan Pt Loco Motardo Tersangka Korupsi Anoda Logam Antam,Kerugian Negara Capai Rp 100,7 Miliar!

 

Kapolsek menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban lalu lintas dan keselamatan di jalan.

 

> “Gunakan helm standar untuk menghindari kecelakaan fatal. Kepada orang tua, mohon agar melarang anak di bawah umur, khususnya tingkat SMP, untuk tidak mengendarai sepeda motor,” ujarnya.

 

Selain imbauan tentang keselamatan berlalu lintas, Kapolsek juga meminta dukungan para tokoh masyarakat untuk turut serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Pontianak Utara.

 

> “Apabila ada hal-hal yang mencurigakan, jangan segan-segan melapor ke Polsek atau jajaran kami,” tegasnya.

 

Kegiatan Jumat Curhat ini menjadi sarana efektif bagi kepolisian untuk mempererat komunikasi dengan masyarakat serta menampung berbagai aspirasi dan keluhan yang ada di lingkungan setempat.

Berita Terkait

Polsek Pengkadan Mediasi Kasus Perundungan Anak di Pengkadan Berakhir Damai, Diselesaikan Secara Kekeluargaan dan Adat Desa
Darurat PETI di Sungai Landak, Warga Pak Mayam Soroti Dugaan Pembiaran
LIN Minta Permasalahan 120 Miliar Insentif di Bapenda Dibuka Secara Terang Benderang, Siapa Penikmat Pajak Rakyat yang Sesungguhnya
Tim Investigasi Jejak Hukum Kalbar Siap Giring Kasus MBG SDN 71 ke Pusat, Dugaan Makanan Tak Layak Konsumsi Jadi Sorotan
Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan
Dalih “Hanya Titipan” Dipertanyakan, Toko Erajaya Bike Diduga Rutin Jual LPG Subsidi Rp28 Ribu Tanpa Plang Resmi
Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata
Sangat Menyetuh hati Ilham Yang Alami lumpuh Sejak kecil,Kini Butuh Uluran Tangan Kita semua
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:10

Polsek Pengkadan Mediasi Kasus Perundungan Anak di Pengkadan Berakhir Damai, Diselesaikan Secara Kekeluargaan dan Adat Desa

Kamis, 30 April 2026 - 06:29

Darurat PETI di Sungai Landak, Warga Pak Mayam Soroti Dugaan Pembiaran

Jumat, 24 April 2026 - 13:12

LIN Minta Permasalahan 120 Miliar Insentif di Bapenda Dibuka Secara Terang Benderang, Siapa Penikmat Pajak Rakyat yang Sesungguhnya

Selasa, 21 April 2026 - 06:04

Tim Investigasi Jejak Hukum Kalbar Siap Giring Kasus MBG SDN 71 ke Pusat, Dugaan Makanan Tak Layak Konsumsi Jadi Sorotan

Minggu, 19 April 2026 - 12:33

Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan

Senin, 13 April 2026 - 11:41

Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata

Rabu, 8 April 2026 - 16:08

Sangat Menyetuh hati Ilham Yang Alami lumpuh Sejak kecil,Kini Butuh Uluran Tangan Kita semua

Minggu, 5 April 2026 - 13:31

Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum

Berita Terbaru