Diduga Asal Jadi Dan Tidak Sesuai Spesifikasi, Jembatan Jalan Dharma Putra kecamatan Pontianak Utara Menuai Sorotan Publik

- Penulis

Kamis, 25 Desember 2025 - 11:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalurkhusus.com]

Pontianak, 25 Desember 2025 –

Syamsul Jahidin, yang dikenal sebagai tokoh pemuda Pontianak Utara, melayangkan protes keras terhadap pekerjaan penggantian jembatan di Jalan Dharma Putra 2, Kecamatan Pontianak Utara. Proyek jalan kabupaten/kota tersebut dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Pontianak Tahun Anggaran 2025 dengan nilai anggaran sebesar Rp796.666.000,00 yang bersumber dari APBD Kota Pontianak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Syamsul menilai hasil pekerjaan jembatan tersebut tidak sesuai dengan kondisi awal maupun perencanaan yang seharusnya. Menurutnya, jembatan sebelumnya dapat dilalui dua mobil secara bersamaan, namun setelah dilakukan penggantian, lebar jembatan justru berkurang sekitar 2,5 meter.

 

“Seharusnya pekerjaan jembatan ini dibuat persis seperti kondisi awal yang bisa diakses dua mobil. Faktanya di lapangan, jembatan jadi lebih sempit. Sudah saya ukur sendiri, ketebalan beton aman, tapi lebarnya sangat kurang,” ujar Syamsul kepada faktakalbar.

 

Selain itu, Syamsul juga menyoroti metode pengerjaan permukaan jembatan. Ia menyayangkan jembatan tersebut hanya dicor beton tanpa dilapisi aspal, sementara ruas jalan yang terhubung dengan jembatan justru sudah diaspal.

Baca Juga:  Bongkar Mafia Pasca Panen di BBPP Bojong Picung, Petani Jadi Alat Komersial Terselubung

 

“Ini terlihat janggal. Jalan diaspal, tapi jembatannya hanya dicor semen. Kesan yang muncul seolah pekerjaan ini asal jadi,” tegasnya.

 

Atas kondisi tersebut, Syamsul mendesak Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dan Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan untuk turun langsung ke lapangan guna melihat secara langsung hasil pekerjaan jembatan tersebut dan menilai kelayakannya bagi masyarakat, khususnya pengguna kendaraan roda empat yang setiap hari melintas di lokasi itu.

 

Lebih lanjut, Syamsul mempertanyakan alasan berkurangnya lebar jembatan setelah dilakukan perbaikan. “Sebelum diperbaiki bisa dilalui dua mobil, kenapa setelah diperbaiki justru menyempit hingga berkurang 2,5 meter,” katanya.

 

Syamsul Jahidin juga menegaskan akan mengambil langkah hukum. Ia mengancam akan melaporkan pihak-pihak yang terlibat, terutama kontraktor pelaksana, ke Kejaksaan dan Polda Kalimantan Barat apabila dugaan pekerjaan tidak sesuai spesifikasi ini tidak segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.

Berita Terkait

Nurjali Ucapkan Selamat kepada Rahmadani “Perbedaan Pilihan Berakhir, Saatnya Bersatu Membangun Desa”
Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang
Terbakarnya Tempat Parkir Truk Di jalan Khatulistiwa Tidak Memakan Korban
Sungai Pawan Keruh , Publik Pertanyakan Efektivitas Pengawasan Penegakan Hukum di Sandai !!!
Jangan Tunda Lagi! Kecamatan Kumpai Raya Harus Menjadi Kado Istimewa Hari Kemerdekaan RI
INVESTIGASI | Kantor Desa Kenyauk Bergembok Saat Jam Kerja, Warga: Kades Diduga Lebih Sibuk Urus Lanting Jek (Alat Sedot Emas Ilegal) di Sungai
Subaidi dan Nurjali Desak Pemda Bongkar Penyebab Mandeknya Operasional Kecamatan Kumpai Raya
Ketua DPRD Terima Berkas Hasil Audit BPK dari LIN, Lanjut Untuk Perbaiki atau Diam Bekasi Tambah Rusak!!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:01

Nurjali Ucapkan Selamat kepada Rahmadani “Perbedaan Pilihan Berakhir, Saatnya Bersatu Membangun Desa”

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:01

Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:06

Terbakarnya Tempat Parkir Truk Di jalan Khatulistiwa Tidak Memakan Korban

Senin, 20 Juli 2026 - 07:09

Sungai Pawan Keruh , Publik Pertanyakan Efektivitas Pengawasan Penegakan Hukum di Sandai !!!

Senin, 20 Juli 2026 - 02:24

Jangan Tunda Lagi! Kecamatan Kumpai Raya Harus Menjadi Kado Istimewa Hari Kemerdekaan RI

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:29

Subaidi dan Nurjali Desak Pemda Bongkar Penyebab Mandeknya Operasional Kecamatan Kumpai Raya

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:45

Ketua DPRD Terima Berkas Hasil Audit BPK dari LIN, Lanjut Untuk Perbaiki atau Diam Bekasi Tambah Rusak!!

Sabtu, 11 Juli 2026 - 02:02

Harisson Sekda Ajak Masyarakat Wujudkan Lingkungan Bersih Melalui Gerakan Indonesia Asri

Berita Terbaru