Marak!! Dugaan Bisnis Oil Non legal Dan Oplosan Bermerek Mesran/Pertamina Di Wilayah Hukum Polres Kubu Raya Semakin Merajalela

- Penulis

Selasa, 18 Februari 2025 - 00:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kubu Raya | Jalurkhusus.com – Diduga sampai saat ini belum ada kejelasan terkait gudang-gudang yang menampung oli yang diduga oplosan bermerek Mesran Pertamina.

Dengan adanya dugaan tersebut bahwa memang sudah pernah di beritakan tetapi sampai saat ini belum ada tindakan dari APH kubu raya untuk menindak maraknya penampungan oli di pergudangan kubu raya.

Selain itu beberapa awak media juga mengatakan pernah ke lokasi tersebut namun malah di larang untuk mengambil dokumentasi gudang langsung di tutup lalu beberapa awak media di suruh balik kanan oleh oknum yang menelfon lewat karyawan gudang tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harapan dari awak media agar APH bisa bertindak tegas terkait gudang yang menampung oli tersebut,karena menurut salah satu awak media aktifitas ini sudah lama,namun sampai saat ini belum ada tindakan tegas terkait oli maupun izin-izin penampungan oli tersebut.

Baca Juga:  Lapor Pak Kapolri !!! Sindikat Bisnis Ilegal Logging Kayu di Kalbar Semakin Merajalela, Merugikan Negara

“Dan selanjutnya menurut pantauan beberapa awak media gudang oil di kubu raya ada dua titik yaitu di Adisucipto tepatnya di gudang lamandau 68 dan gudang lama sakura bidz

“Oleh karena itu beberapa awak media telah sepakat untuk mengomfirmasikan kepada pihak Pertamina maupun Kapolda Kalimantan Barat untuk memberikan statmen agar ini bisa segera di tindak, agar pedagang oil yang legal tidak merasa di rugikan karena adanya oil yang non Legal tersebut.

(Teja)

Berita Terkait

LIN Minta Permasalahan 120 Miliar Insentif di Bapenda Dibuka Secara Terang Benderang, Siapa Penikmat Pajak Rakyat yang Sesungguhnya
Tim Investigasi Jejak Hukum Kalbar Siap Giring Kasus MBG SDN 71 ke Pusat, Dugaan Makanan Tak Layak Konsumsi Jadi Sorotan
Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan
Dalih “Hanya Titipan” Dipertanyakan, Toko Erajaya Bike Diduga Rutin Jual LPG Subsidi Rp28 Ribu Tanpa Plang Resmi
Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata
Sangat Menyetuh hati Ilham Yang Alami lumpuh Sejak kecil,Kini Butuh Uluran Tangan Kita semua
Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum
PETI Aktif di Semerangkai Tidak Sesuai Fakta Tim Temukan Lanting Hanya Terparkir, Tidak Ada Aktivitas Penambangan
Berita ini 1 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 13:12

LIN Minta Permasalahan 120 Miliar Insentif di Bapenda Dibuka Secara Terang Benderang, Siapa Penikmat Pajak Rakyat yang Sesungguhnya

Selasa, 21 April 2026 - 06:04

Tim Investigasi Jejak Hukum Kalbar Siap Giring Kasus MBG SDN 71 ke Pusat, Dugaan Makanan Tak Layak Konsumsi Jadi Sorotan

Minggu, 19 April 2026 - 12:33

Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan

Selasa, 14 April 2026 - 05:20

Dalih “Hanya Titipan” Dipertanyakan, Toko Erajaya Bike Diduga Rutin Jual LPG Subsidi Rp28 Ribu Tanpa Plang Resmi

Senin, 13 April 2026 - 11:41

Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata

Minggu, 5 April 2026 - 13:31

Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum

Jumat, 3 April 2026 - 16:59

PETI Aktif di Semerangkai Tidak Sesuai Fakta Tim Temukan Lanting Hanya Terparkir, Tidak Ada Aktivitas Penambangan

Rabu, 1 April 2026 - 13:04

Kadis Kominfo Lambar Buka Suara Soal Isu Larangan Kendaraan Plat Luar di Area Pemda

Berita Terbaru