90 Juta Anggaran Bumdes di Duga Masuk Kantong Kepala Desa Panyingkiran

- Penulis

Sabtu, 14 September 2024 - 04:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Jalurkhusus.com– Hasil investigasi tim Jalurkhusus.com sepertinya membuahkan hasil. Praduga tentang anggaran Bumdes senilai 90 juta lebih dalam 2 tahun kebelakang, tidak terlihat Pisiknya.

Dari belasan program yang masuk dalam kategori utama menjadi perhatian serius yakni Ketahanan Pangan yang meliputi diantaranya:

– Rumah Dongfleng Rp, 17.145.000

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

– Alat Produksi Pertanian Rp,60 juta

– P Kambing Pedaging Rp, 51.960.000

– BUMDES Rp, 90.496.000

– Peternakan Domba Rp, 50 juta

– Peternakan Sapi Rp. 80 juta

Menurut masyarakat, Bumdes dari awal dibangun pada tahun 2021, hingga saat ini belum pernah ada kegiatannya.

Hal ini menambah daftar buruk pengolahan anggaran negara oleh kepala Desa.

Sebut saja (YM), seorang warga yang kediamannya tak jauh dari rumah Kepala Desa, mengatakan dengan jelas kalau dirinya tidak pernah tau yang namanya Bumdes. Ketika rapat mingguan yang diadakan di desanya (YM) tidak pernah mendengar ada pembahasan soal Bumdes.

Baca Juga:  Lanting Jek PETI di Kecamatan Suhaid Masih Beroperasi, Diduga Dibawah Koordinasi H. RS

“Selama saya mengikuti rapat minggon di Desa,gak pernah ada Kepala Desa memberikan informasi seputar Bumdes,” jelasnya kepada media Selasa (10/9/24).

Dilain tempat pada Jum’at,(13/09/24), seorang Sekdes ketika di Konfirmasi tentang Dana Desa,mengatakan bahwa Desanya aman saja, karena Inspektorat selama dua tahun terakhir tidak pernah ada memeriksa Desanya, kecuali kalau ada target jelas (Sa) kepada media.

Menelaah permasalahan program Ketahanan pangan dan Bumdes Desa Panyingkiran, diragukan kinerja Inspektorat dalam hal ini.

Peran penting otoritas pemeriksa keuangan negara dalam hal ini Inspektorat, seharusnya dapat bekerja dengan sebaik-baiknya. Jika hal ini terus dibiarkan, dikawatirkan kerusakan mental para pemegang jabatan semakin menjadi dan susah diobati.

(Red)

Berita Terkait

LIN Minta Permasalahan 120 Miliar Insentif di Bapenda Dibuka Secara Terang Benderang, Siapa Penikmat Pajak Rakyat yang Sesungguhnya
Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum
JATAH 66 MILIAR ASN BAPENDA BIKIN PLT BUPATI BEKASI BAPER, SERAHKAN SUBTANSI AUDIENSI KE INSPEKTORAT, LIN: KITA BONGKAR SEMUANYA
Rp.66 Miliar Insentif Dispenda Bekasi Dipersoalkan, Aktivis Minta Transparansi
Desa Digital Diduga jadi Ladang Korupsi Oknum Kades,  Barang Bobrok dibeli, Perintah Siapa??
Bubarkan Inspektorat..!, Puluhan Miliar Anggaran diserap, Hasil Kerja Nihil
Maladministrasi Berkedok Birokrasi, Uang Rakyat Terkuras, Dampak Sosial Dibiarkan
Sidang Korupsi Chromebook, JPU Ungkap Pengaturan Pengadaan dan Kesepakatan Co-Investment Sebesar 30%
Berita ini 1 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:10

Polsek Pengkadan Mediasi Kasus Perundungan Anak di Pengkadan Berakhir Damai, Diselesaikan Secara Kekeluargaan dan Adat Desa

Kamis, 30 April 2026 - 06:29

Darurat PETI di Sungai Landak, Warga Pak Mayam Soroti Dugaan Pembiaran

Jumat, 24 April 2026 - 13:12

LIN Minta Permasalahan 120 Miliar Insentif di Bapenda Dibuka Secara Terang Benderang, Siapa Penikmat Pajak Rakyat yang Sesungguhnya

Selasa, 21 April 2026 - 06:04

Tim Investigasi Jejak Hukum Kalbar Siap Giring Kasus MBG SDN 71 ke Pusat, Dugaan Makanan Tak Layak Konsumsi Jadi Sorotan

Minggu, 19 April 2026 - 12:33

Puluhan Miliar Menguap, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan, LIN Usul Inspektorat Dibubarkan

Senin, 13 April 2026 - 11:41

Dugaan Keterlibatan Kapolsek dalam Aktivitas PETI di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres tutup Mata

Rabu, 8 April 2026 - 16:08

Sangat Menyetuh hati Ilham Yang Alami lumpuh Sejak kecil,Kini Butuh Uluran Tangan Kita semua

Minggu, 5 April 2026 - 13:31

Di Tengah Kasus Emas Ilegal Bengkayang, Sosok AP Diduga Kebal Hukum

Berita Terbaru